Contoh Globalisasi di Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Globalisasi merupakan hal yang telah terjadi selama berpuluh tahun lalu. Globalisasi mempermudah masyarakat untuk memperoleh kemudahan dalam menjalani kehidupan. Di samping itu, globalisasi juga dapat memberikan dampak negatif bagi masyarakat itu sendiri.
Globalisasi berasal dari istilah "globalization". "Global" berarti dunia, sementara "lization" dapat diartikan sebagai suatu proses. Jadi, dapat dilihat bahwa pengertian globalisasi adalah sebuah proses yang terjadi secara global dan membuat manusia menjadi lebih bergantung terhadap satu sama lain tanpa adanya batasan yang mengikat.
Globalisasi menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat, misalnya bidang ekonomi, sosial, dan budaya.
Contoh Globalisasi di Bidang Ekonomi
Contoh globalisasi di bidang ekonomi dapat dilihat dalam aktivitas perdagangan yang bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan antarnegara seperti:
Aktivitas Ekspor-Impor
Ekspor-impor dapat meningkatkan devisa suatu negara dan memenuhi kebutuhan di dalam negeri.
Kemunculan E-Commerce
Dengan berkembangnya teknologi informasi, saat ini transaksi jual beli antar negara bukanlah hal yang eksklusif lagi. Ditambah lagi dengan banyaknya bisnis e-commerce yang bermunculan di berbagai negara, termasuk di Indonesia.
Contoh Globalisasi di Bidang Sosial
Untuk contoh globalisasi di bidang sosial dapat dilihat dari perilaku masyarakat dalam bersosialisasi antar sesamanya, misalnya:
Masyarakat Lebih Heterogen
Dalam kehidupan bermasyarakat sudah jarang terlihat adanya dominasi oleh suku tertentu dalam suatu wilayah. Misalnya di daerah Bali masyarakat sudah hidup secara heterogen dan telah bercampur dengan suku lainnya.
Cenderung Individualistik
Globalisasi dapat membuat membuat tingkah perilaku seseorang dalam kelompok masyarakat menjadi individual, misalnya meningkatnya persaingan dalam masyarakat.
Terkikisnya Budaya Tradisional
Indonesia terkenal dengan budaya gotong royongnya. Namun, semakin kontrasnya globalisasi suatu kelompok masyarakat, terutama di daerah perkotaan cenderung kehilangan tradisi tersebut.
Contoh Globalisasi di Bidang Budaya
Globalisasi di bidang budaya dapat terlihat dari pengaruhnya terhadap gaya berbusana masyarakat juga kian beragamnya budaya negara lain yang digemari.
Masuknya gaya busana dari negara lain ke suatu masyarakat dapat memengaruhi cara berpakaian kelompok masyarakat tersebut. Sekarang ini model-model pakaian yang sedang tren di luar negeri dapat dengan mudah didapatkan berkat adanya globalisasi, misalnya tren baju Korea, Jepang, dan masih banyak lagi.
Selain dari segi gaya berbusana, suatu budaya negara lain juga dapat mengubah konsumsi suatu masyarakat negara lainnya yang terdampak globalisasi dalam segi makanan, musik, bahkan bahasa.
Contoh Dampak Negatif dari Globalisasi
Timbulnya ketergantungan negara berkembang kepada negara maju
Bisa memperburuk pertumbuhan ekonomi dalam negeri
Melimpahnya produk impor yang bisa membuat hasil potensi lokal menjadi kalah bersaing
Menimbulkan konsumerisme atau gaya hidup yang boros di kalangan masyarakat
Banyaknya tenaga kerja asing yang masuk ke dalam negeri, sehingga persaingan mencari pekerjaan menjadi lebih ketat
Menimbulkan potensi terjadinya ketidakstabilan sektor keuangan akibat dana yang mengucur ke luar negeri lebih tinggi
Timbulnya kesenjangan sosial di kehidupan masyarakat.
(AMP)
