Konten dari Pengguna

Contoh Invoice Pembayaran yang Benar untuk Bantu Pencatatan Bisnismu

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menulis invoice pembayaran. Foto: Scorr Graham-Unsplash.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menulis invoice pembayaran. Foto: Scorr Graham-Unsplash.com.

Invoice merupakan daftar barang kiriman yang dilengkapi dengan keterangan nama, jumlah, harga yang harus dibayar oleh pembeli, sebagaimana dideskripsikan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Biasanya invoice digunakan juga untuk bukti pembayaran yang sah.

Apabila ingin melihat contoh invoice pembayaran yang bisa membantu pencatatan bisnis, sebenarnya saat ini semakin mudah. Anda bisa mencari berbagai macam contoh di kolom pencarian Google dan membuatnya menggunakan Microsoft Word maupun Microsoft Excel.

Terdapat juga cara yang praktis dan mudah untuk membuat invoice. Salah satunya adalah melalui situs invoice-generator.com. Di sana, Anda dapat membuat invoice instan dengan cara memasukkan data-data di kolom pengisian yang tertera.

Selain melalui situs tersebut, Anda juga bisa menggunakan aplikasi invoice financing yang bisa didapat di Google Play Store maupun App Store. Nah, untuk membuat invoice pembayaran yang baik dan benar, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini.

Contoh Invoice Pembayaran yang Baik dan Benar Perhatikan Hal Penting Berikut Ini.

1. Mudah Dimengerti

Buatlah struktur atau format invoice yang mudah dipahami barang/jasa apa saja yang akan tertera. Atur lah data-data mulai dari nama barang, kuantitas barang, bahan barang, ukuran barang, harga barang per item, dan lain-lain dengan rapi.

2. Terdapat Logo Perusahaan/Usaha

Hal ini terbilang penting dan jangan sampai terlewat. Mencantumkan logo perusahaan dapat mempermudah pelanggan mengingat invoice dapat menjadi pengenal dari mana invoice tersebut.

3. Tetapkan Jangka Waktu Pembayaran Lebih Cepat

Jika Anda ingin menentukan pembayaran maksimal dilakukan satu bulan, sebaiknya Anda tulis jangka waktu invoice tagihan 2 atau 3 minggu. Hindari menulis sesuai dengan waktu yang direncanakan. Hal ini untuk mengantisipasi apabila terjadi keterlambatan dalam pembayaran.

4. Spesifik

Apabila pembeli yang memesan barang/jasa adalah instansi atau organisasi, maka sebaiknya tulis invoice secara spesifik siapa penerima dan jabatan atau di bagian apa dia bekerja.

5. Tawarkan Metode Pembayaran yang Fleksibel

Keterlambatan pembeli atau customer dalam melakukan pembayaran invoice bisa disebabkan karena sulitnya melakukan pembayaran. Untuk mengantisipasi hal tersebut, buatlah opsi metode pembayaran yang fleksibel, sehingga customer akan lebih mudah dalam melakukan pembayaran dan tidak memperlambat pemasukan Anda.

(AMP)