Contoh Invoice Penjualan yang Bisa Kamu Jadikan Referensi

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mungkin kamu sudah tak asing lagi dengan istilah invoice. Invoice merupakan salah satu dokumen penting dalam kegiatan jual-beli, baik produk, maupun jasa.
Dikutip dari buku English Business Correspondence karya Sugeng Hariyanto, invoice merupakan suatu catatan yang menggambarkan barang–barang yang dikirimkan kepada pembeli beserta harganya. Catatan ini dibuat oleh penjual dan biasanya dikirimkan kepada pembeli untuk meminta pembayaran atau hanya untuk menginformasikan tagihan apabila pembayaran akan dilakukan dengan dasar kredit (jika pembeli memiliki open account dengan pemasok barang).
Format Pembuatan Invoice
Sebetulnya, tidak ada format baku dalam pembuatan invoice, akan tetapi ada beberapa hal yang harus kamu cantumkan di dalam sebuah invoice.
Nomor urut invoice.
Nomor order (Purchase order).
Kode nomor transaksi.
Rincian barang.
Subtotal barang dan harga.
Potongan harga atau diskon.
Biaya pengiriman.
Pajak.
Total biaya.
Berbagai Cara Membuat Invoice
Terdapat beberapa cara yang praktis, gratis, dan mudah untuk membuat invoice. Salah satunya adalah melalui situs invoice-generator.com, dan situs paper.id. Di sana, kamu dapat membuat invoice instan dengan cara memasukkan data-data di kolom pengisian yang tertera.
Selain melalui situs tersebut, kamu juga bisa menggunakan aplikasi Invoice Financing yang bisa didapat di Google Play Store maupun App Store. Cara membuatnya juga sama, kamu hanya perlu memasukkan data-data yang diperlukan.
Contoh Invoice Penjualan
Semoga informasi mengenai invoice penjualan tersebut berguna bagi kamu yang baru masuk ke dalam dunia bisnis. Jangan lupa untuk memberikan kuitansi sebagai bukti pelunasan setelah pembayaran dilakukan oleh pelanggan!
(AAG)
