Contoh Kegiatan Distribusi Secara Langsung

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegiatan distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Untuk pencapaian distribusi yang efektif, produsen dapat memilih bentuk distribusi langsung atau distribusi tidak langsung.
Jika produsen langsung berhubungan langsung dengan konsumen, maka hal ini disebut sebagai distribusi langsung. Contoh kegiatan distribusi secara langsung sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk mengetahui apa saja bentuknya, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Apa Itu Distribusi Langsung?
Distribusi langsung adalah ketika produsen menangani sendiri proses distribusinya kepada konsumen.
Mengutip dari buku Buku Siswa Prakarya dan Kewirausahaan SMA/MA Kelas 10 (2021) karya Arif Kurniawan, S.Si. distribusi langsung yakni suatu penyampaian barang ke tangan konsumen akhir yang dilakukan sendiri secara menyeluruh oleh wirausaha atau produsen penghasil barang tersebut, tanpa melalui pihak lain sebagai perantara.
Produsen skala kecil biasanya menangani distribusi langsung karena mereka memiliki sistem yang mudah. Namun, produsen besar juga terlibat dalam distribusi langsung berkat kemajuan teknologi.
Beberapa alasan mengapa banyak produsen memilih melakukan penjualan langsung antara lain:
Sifat barang yang dihasilkan mudah rusak dan tidak tahan lama, seperti makanan segar dan roti yang daya tahannya hanya satu atau dua hari saja.
Keinginan untuk dekat dengan konsumen akhir sehingga sellau mengetahui apa yang mereka inginkan secara langsung.
Keinginan untuk memengaruhi pasar, misalnya untuk produk-produk baru yang belum dikenal pasar.
Baca Juga: Contoh Strategi Pemasaran Produk Makanan yang bisa Dilakukan
Contoh Kegiatan Distribusi Secara Langsung
Distribusi langsung merupakan proses penyaluran barang dari produsen langsung kepada konsumen tanpa melalui perantara. Adapun contoh dari kegiatan distribusi langsung antara lain:
1. Petani menjual hasil panennya langsung kepada para konsumen di pasar
Kegiatan distribusi langsung dapat ditemui ketika petani sayur menjual hasl sayurannya secara langsung kepada konsumen di pasar. Hal ini karena petani tidak menggunakan perantara untuk menjual hasil taninya melainkan menyalurkan langsung kepada pembeli atau konsumen.
Contoh serupa juga berlaku pada peternak telur yang menjual langsung telur kepada konsumen. Mereka mendistribusikan telur tersebut ke pembeli tanpa melalui pihak lain.
2. Pembelian melalui e-commerce
Kegiatan belanja online juga termasuk sebagai contoh kegiatan distribusi langsung. Pedagang menggunakan e-commerce sebagai alat untuk memasarkan dan mempromosikan produknya kepada konsumen.
Apabila barang yang dijual merupakan hasil produksinya sendiri maka kegiatan ini dapat dikatakan sebagai distribusi langsung. Namun, jika pedagang tersebut hanya berperan sebagai reseller maka kegiatan ini terfolong sebagai distribusi secara tidak langsung.
3. Restoran dengan layanan pengantaran makanan sendiri
Terdapat berbagai restoran atau tempat makan yang menyediakan layanan pengantaran makanannya sendiri. Hal ini juga tergolong sebagai distribusi secara langsung. Karena restoran mengendalikan seluruh proses pengantaran dan interaksi dengan pelanggan.
(SA)
