Contoh Keterampilan dalam CV dan 4 Tips Menulisnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Agar riwayat hidup menarik perhatian HRD, kamu dapat mengetahui beberapa tips menuliskan dan contoh keterampilan dalam CV untuk ditonjolkan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki pelamar.
Biasanya perusahaan akan mengabaikan calon kandidat yang tidak memiliki kualifikasi tertentu. Sehingga menuliskan keterampilan dan keahlian yang dimiliki menjadi suatu hal yang harus diperhatikan karena memiliki peranan penting untuk dapat memilih kandidat yang berkompeten.
Nurzan Suadi dan Eva Sativa Nilawati dalam buku Gunakan 7 Jurus Sakti Melamar Kerja Anda Langsung Diterima, memaparkan bahwa CV yang baik tidak hanya berisi riwayat hidup pelamar, tetapi juga keterampilan-keterampilan yang berhubungan dengan posisi yang dilamar.
Untuk lebih jelas mengenai contoh keterampilan dalam CV yang bisa dicantumkan, kamu bisa memasukkan beberapa keahlian berikut agar tampilan semakin menarik perhatian recruiter dan lolos seleksi screening CV.
Contoh Keterampilan dalam CV: Hard Skills dan Soft Skills
Keterampilan atau keahlian terbagi atas dua jenis. Menurut penelitian dari Harvard, 85 persen kesuksesan seseorang berasal dari soft skills yang mampu untuk berinteraksi dengan orang lain, sedangkan 15 persen lainnya berasal dari pengetahuan dan keterampilan teknis (hard skills).
A. Hard Skills
Hard skills adalah kemampuan yang dapat dimiliki, dipelajari, dan ditingkatkan melalui pendidikan, pelatihan, serta kemampuan dalam mengoperasikan tools tertentu.
1. Analisis data
Mampu menganalisis data adalah contoh kemampuan seseorang untuk meneliti, mengamati, dan memahami berbagai jenis data untuk menemukan solusi bagi permasalahan.
2. Marketing
Keterampilan satu ini mencakup pengetahuan tentang penjualan, periklanan, riset konsumen, dan pemasaran yang banyak dicari perusahaan. Kamu bisa memasukkan keahlian seperti social media marketing, campaign management, ads, copywriting, SEO, dan SEM.
3. Desain
Apabila ingin melamar kerja di bidang kreatif desain, kamu bisa mencantumkan tools yang biasa dipakai seperti Adobe, Corel Draw, UX/UI design, Figma, Canva, dan lainnya.
4. Komputer
Mampu mengoperasikan komputer merupakan keahlian dasar yang wajib dimiliki, setidaknya seorang karyawan dapat mengoperasikan Microsoft Office.
5. Bahasa asing
Dengan mencantumkan kemampuan berbahasa asing, seorang kandidat akan memiliki plus di mata HRD. Apalagi jika perusahaan yang dilamar adalah perusahaan multinasional yang sering bekerja sama dengan perusahaan asing. Kamu bisa mencantumkan nilai TOEFL, IELTS, atau sertifikat course bahasa lainnya.
B. Soft Skills
Soft skills adalah kemampuan seseorang yang berkaitan dengan karakter, kepribadian, serta atribut dan memengaruhi cara bekerja sekaligus berinteraksi dengan orang lain yang sifatnya secara alami tumbuh di tiap individu.
Berikut beberapa soft skill yang bisa kamu masukkan dalam CV yang dikutip dari laman penyedia lowongan kerja kitalulus.com
1. Komunikasi
Kemampuan komunikasi yang baik seperti mampu berbicara, negosiasi, menyampaikan ide, dan pendengar yang baik.
2. Kepemimpinan
Kepemimpinan atau leadership dapat menentukan jiwa seorang pemimpin seperti mampu memberikan inspirasi, memengaruhi orang lain, mengambil keputusan, dan menggerakkan seseorang untuk kesuksesan bersama.
3. Kerja sama
Mampu bekerja sama dengan tim atau teamwork merupakan keterampilan yang sangat penting karena akan bekerja sama untuk mencapai satu tujuan seperti mampu memberikan masukan atau ide, mampu menjalin komunikasi yang baik dengan rekan kerja.
4. Manajemen waktu
Mampu menyelesaikan tugas sesuai deadline yang diberikan dengan manajemen waktu yang baik untuk menghasilkan pekerjaan berkualitas.
5. Perhatian terhadap detail
Memiliki kemampuan untuk mengecek kembali pekerjaan sebelum diserahkan untuk menghindari kesalahan sekecil apa pun.
6. Adaptasi dan fleksibel
Kemampuan untuk menerima tugas dan tantangan baru yang diberikan dengan menunjukkan kemauan, optimis, dan dapat menerima perubahan.
7. Inisiatif
Mampu mengidentifikasi masalah dan mencari solusi sendiri tidak harus selalu menunggu perintah atasan. Pekerja seperti ini dinilai lebih efisien dalam bekerja.
Tips Menulis Keterampilan dalam CV
Menulis keterampilan di CV merupakan komponen terpenting lainnya saat mengirimkan riwayat hidup calon pelamar, lho. Berikut beberapa tips yang bisa diikuti untuk menuliskan apa sajakah kelebihan potensial yang dimiliki jobseekers.
Tulis menggunakan bullet point untuk tiap-tiap keahlian yang dimiliki. Sedikit saran, sebaiknya jangan menggunakan penilaian menggunakan skala ukur karena metode tersebut bersifat tidak objektif.
Jangan pula hanya menuliskan keahlian, akan lebih baik jika dilengkapi dengan keterangan sesuai dengan pengalaman atau pencapaian tertentu yang relevan dengan skills yang dicantumkan.
Untuk merangkai keterampilan dalam satu kalimat, kamu bisa menggunakan kata-kata seperti mengelola, mengatur, mengembangkan, mencapai, memimpin, membangun, meningkatkan, mengoperasikan.
Gunakan kata kunci atau keyword yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan seperti creative mindset, copywriting, UI UX design, dan lainnya.
Frequently Asked Question Section
Apa pentingnya keterampilan dalam CV?

Apa pentingnya keterampilan dalam CV?
Biasanya perusahaan akan mengabaikan calon kandidat yang tidak memiliki kualifikasi tertentu.
Bagaimana CV yang baik?

Bagaimana CV yang baik?
Nurzan Suadi dan Eva Sativa Nilawati dalam buku Gunakan 7 Jurus Sakti Melamar Kerja Anda Langsung Diterima, memaparkan bahwa CV yang baik tidak hanya berisi riwayat hidup pelamar, tetapi juga keterampilan-keterampilan yang berhubungan dengan posisi yang dilamar.
Apa itu hard skills?

Apa itu hard skills?
Hard skills adalah kemampuan yang dapat dimiliki, dipelajari, dan ditingkatkan melalui pendidikan, pelatihan, serta kemampuan dalam mengoperasikan tools tertentu.
(SRS)
