Contoh Koperasi Simpan Pinjam dan Fungsinya secara Umum

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu jenis koperasi yang ada di masyarakat adalah koperasi simpan pinjam. Koperasi ini memperbaiki ekonomi masyarakat dengan cara memberikan pinjaman dengan bunga ringan.
Tak hanya bertujuan untuk memperoleh laba, koperasi simpan pinjam juga harus berupaya meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. Koperasi simpan pinjam dapat ditemui baik di perdesaan maupun perkotaan dengan beragam layanan yang ditawarkan.
Pengertiab Koperasi Simpan Pinjam?=
Koperasi simpan pinjam (KSP) biasanya juga dikenal dengan koperasi kredit. Sesuai dengan namanya, koperasi ini bergerak dalam bisnis menyediakan pinjaman uang dan sebagai tempat menyimpan uang.
Uang pinjaman diperoleh dari dana yang dikumpulkan secara bersama-sama oleh para anggotanya. Koperasi ini biasanya menawarkan bunga yang lebih rendah dibanding lembaga keuangan lainnya dan memprioritaskan kesejahteraan anggotanya.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, koperasi simpan pinjam menghimpun dana dari anggota, memberikan pinjaman ke anggota, dan menempatkan dana pada koperasi simpan pinjam sekundernya.
Baca Juga: Simpanan Sukarela: Pengertian, Karakteristik, dan Manfaatnya dalam Koperasi
Fungsi Koperasi Simpan Pinjam
Dalam pelaksanaannya koperasi ini memiliki beberapa peran dan fungsi bagi anggotanya. Mengutip buku Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya oleh Nunung Nurhayati, dkk, berikut fungsi koperasi simpan pinjam.
1. Menyediakan Fasilitas Pinjaman
Koperasi simpan pinjam memberikan fasilitas pinjaman uang ke anggotanya yang membutuhkan dana untuk keperluan produktif maupun konsumtif.
Dengan suku bunga pinjaman yang rendah dan pembagian sisa hasil usaha, koperasi membantu meningkatkan pendapatan dan membantu mengentaskan kemiskinan.
2. Menghimpun Dana Anggotanya
Anggota koperasi dapat menyimpan uangnya di koperasi dengan aman dan terjamin. Uang simpanan di koperasi bisa menjadi investasi untuk masa tua karena besarannya akan terus bertambah.
Contoh Koperasi Simpan Pinjam
Dalam buku Ekonomi Koperasi karya Rika Yanuarty, S.E, M.M, disebutkan bahwa beberapa contoh koperasi simpan pinjam antara lain sebagai berikut.
1. Koperasi Unit Desa (KUD)
KUD adalah koperasi yang anggotanya terdiri dari masyarakat perdesaan dan menganut nilai kebersamaan. KUD biasanya melakukan kegiatan usaha di bidang ekonomi khususnya yang berkaitan dengan pertanian atau perikanan. Tujuan utama KUD adalah untuk memenuhi keperluan dan melayani simpan pinjam bagi anggotanya.
2. Koperasi Serba Usaha (KSU)
Jenis koperasi ini dapat ditemui di perdesaan maupun perkotaan. KSU adalah jenis koperasi yang di dalamnya terdapat berbagai macam bentuk usaha.
Bentuk usaha yang dilakukan bisa berupa gabungan antara koperasi produksi dan koperasi konsumsi atau antara koperasi produksi dan koperasi simpan pinjam.
KSU melayani simpanan dan pinjaman lunak bagi para anggotanya. Selain itu, KSU juga membantu membeli kebutuhan para anggotanya secara kredit, misalnya, kredit kendaraan bermotor.
3. Koperasi Pasar (KPS)
Koperasi pasar umumnya ada di pasar dengan anggota yang terdiri dari pedagang pasar. Tujuan koperasi pasar adalah untuk membantu anggotanya dalam hal simpan pinjam modal dan hasil usaha serta menyediakan keperluan para anggotanya.
4. Koperasi Jasa
Koperasi jasa adalah koperasi yang melakukan kegiatan pelayanan jasa yang dibutuhkan oleh anggotanya. Misalnya, jasa simpan pinjam atau asuransi yang pemilik seluruh aset usaha koperasi dan pengguna layanan jasanya adalah anggota koperasi itu sendiri.
(SA)
