Konten dari Pengguna

Contoh Persamaan Dasar Akuntansi Bisnis

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Akuntansi. Dok: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Akuntansi. Dok: Pexels

Keuangan bisnis perusahaan erat kaitannya dengan akuntansi. Akuntansi merupakan kegiatan mencatat, mengklasifikasi, dan mengikhtisarkan transaksi-transaksi yang terjadi dan bersifat keuangan dengan cara menginterpretasikan hasil-hasilnya. Ilmu akuntansi sudah banyak diterapkan di seluruh negara dan sistemnya sebagian besar didasarkan pada persamaan akuntansi dasar.

Persamaan dasar akuntansi merupakan apa yang mendasari perhitungan neraca akuntansi maupun laporan keuangan dan semacamnya. Hampir setiap transaksi yang tergambar dalam akuntansi sebuah bisnis dicatat dalam bentuk persamaan ini.

Pengertian dan Konsep Persamaan Dasar Akuntansi

Menyadur buku Dasar-Dasar Akuntansi yang ditulis oleh Kartomo dan La Sudarman, dalam akuntansi dikenal istilah persamaan akuntansi. Kekayaan, utang, dan modal yang dimiliki suatu perusahaan dapat tercermin dalam persamaan akuntansi. Setiap transaksi yang terjadi dianalisis dalam persamaan dasar akuntansi.

Persamaan dasar akuntansi bisa dibilang merupakan sebuah konsep, rumus, dan alat yang berguna dalam menganalisis transaksi sebuah bisnis dan pencatatan dalam proses penyusunan laporan laba-rugi (laporan keuangan). Persamaan ini memiliki satu kesatuan antara kekayaan atau harta dengan utang dan modal yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

Ilustrasi persamaan dasar akuntansi. Sumber: Pixabay

Dalam konsep persamaan dasar akuntansi terdapat rumus sederhana berikut.

Aktiva = Utang/Kewajiban + Modal/Ekuitas

1. Aktiva

Aktiva atau bisa disebut juga aset/harta merupakan kekayaan atau sumber daya yang dimiliki oleh suatu perusahaan yang diperoleh dari peristiwa masa lalu dan manfaat ekonomi dari sumber tersebut akan digunakan untuk masa depan perusahaan ke depannya.

2. Utang

Utang atau liabilitas merupakan tanggung jawab perusahaan yang timbul akibat dari peristiwa masa lalu. Biasanya perusahaan berutang untuk membangun atau menjalankan bisnisnya. Setelah bisnis tersebut sudah mulai berjalan baik dan menghasilkan profit, perusahaan tersebut akan menyisihkan sebagian keuntungannya untuk membayar utang yang ada.

3. Modal

Modal atau ekuitas adalah sisa kepentingan dalam aset suatu perusahaan setelah dikurangi pembayaran kewajiban atau liabilitas. Modal biasanya akan digunakan kembali untuk menjalankan kegiatan operasional dalam perusahaan.

Contoh Persamaan Dasar Akuntansi

Misalkan ada seorang pengusaha yang ingin memulai sebuah perusahaan baju. Dia membentuk CV Baju dan menginvestasikan dana sebesar Rp100.000.000 kepada perusahaan barunya. Setelah pembentukan perusahaannya, ia membeli beberapa baju yang kemudian akan dijual kembali dengan total Rp80.000.000.

Ia kemudian membeli gedung seharga Rp500.000.000 dengan membayar Rp10.000.000 tunai dan meminjam kepada bank sebesar sisanya Rp490.000.000. Transaksi bisnis ini menurunkan kas sebesar Rp10.000.000, meningkatkan aset berupa gedung Rp500.000.000 dan meningkatkan kewajiban dengan pinjaman bank Rp490.000.000.

Maka persamaan dasar akuntansinya dirumuskan sebagai berikut

Aktiva = Kewajiban + Ekuitas

Kas + Persediaan + Gedung = Pinjaman Bank = Modal Pemilik

10.000.000 + 80.000.000 + 500.000.000 = 490.000.000 + 100.000.000

Seperti yang dilihat, nilai aktiva selalu seimbang dengan jumlah kewajiban dan ekuitas.

(AMP)