Konten dari Pengguna

Contoh Surat Hibah Tanah dari Orang Tua ke Anak

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh surat hibah tanah dari orang tua ke anak. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh surat hibah tanah dari orang tua ke anak. Foto: Pexels

Hibah tanah merupakan perbuatan hukum berupa pemberian hak kepemilikan atas tanah kepada pihak lain tanpa adanya imbalan. Pengalihan tersebut dilakukan ketika pemberi hibah masih hidup, salah satu contohnya adalah hibah tanah dari orang tua kepada anak.

Hibah tanah umumnya dilakukan ketika orang tua ingin memberikan tanah atau bangunan kepada anak semasa hidup tanpa harus menunggu proses pembagian warisan. Proses ini biasanya diawali dengan pembuatan surat pernyataan hibah sebagai dokumen pendukung sebelum dilanjutkan dengan pembuatan Akta Hibah oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Bagi orang tua yang berencana menghibahkan tanah kepada anak, berikut contoh surat hibah tanah yang dapat dijadikan referensi dalam penyusunan dokumennya.

Apa Itu Surat Hibah Tanah?

Ilustrasi contoh surat hibah tanah dari orang tua ke anak. Foto: Pexels

Surat hibah tanah merupakan dokumen yang memuat pernyataan pemberian tanah atau bangunan dari pemberi hibah kepada penerima hibah tanpa imbalan atau pembayaran. Dokumen ini dapat digunakan sebagai bukti tertulis adanya kesepakatan pemberian hibah antara kedua belah pihak.

Namun, surat pernyataan hibah yang dibuat sendiri oleh para pihak belum cukup untuk mengalihkan hak atas tanah secara resmi. Dalam buku Panduan Notaris dan PPAT oleh Dr. Dewi Tjandraningsih disebutkan pengalihan hak atas tanah melalui hibah perlu dituangkan dalam Akta Hibah yang dibuat oleh PPAT dan selanjutnya didaftarkan pada Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Adapun dalam penyusunan surat atau dokumen hibah, terdapat beberapa informasi penting yang perlu dicantumkan, antara lain:

  • Kepala surat: Memuat judul dokumen, misalnya "Surat Pernyataan Hibah Tanah".

  • Identitas para pihak: Berisi identitas lengkap pemberi dan penerima hibah, meliputi nama, NIK, alamat, dan pekerjaan.

  • Rincian objek hibah: Memuat keterangan lengkap mengenai tanah yang dihibahkan, seperti lokasi, luas, nomor sertifikat, serta batas-batas tanah.

  • Isi pernyataan hibah: Menjelaskan maksud pemberian hibah, identitas objek yang dihibahkan, serta pernyataan bahwa pemberian dilakukan secara sukarela dan tanpa imbalan.

  • Penutup dan tanda tangan: Memuat pernyataan penutup serta tanda tangan pemberi hibah, penerima hibah, dan saksi apabila diperlukan.

Contoh Surat Hibah Tanah dari Orang Tua ke Anak

Berikut contoh surat hibah tanah dari orang tua kepada anak yang dapat dijadikan gambaran dalam menyusun dokumen hibah.

Contoh 1

SURAT HIBAH TANAH

Dengan ini menyatakan bahwa pihak yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Hasan Mubarak

NIK: 3109xxxxxxxxxxx

Pekerjaan: Wiraswasta

Alamat: Jalan Melati, No, 15, Menteng, Jakarta Pusat

Disebut sebagai Pihak Pertama yang menghibahkan.

Nama: Aurelia Putri

NIK: 3109xxxxxxxxxxx

Pekerjaan: Wiraswasta

Alamat: Jalan Merdeka, No. 7 Blok C, Menteng, Jakarta Pusat

Disebut sebagai Pihak Kedua yang menghibahkan.

Pihak Pertama telah menghibahkan tanah kepada Pihak Kedua yang memiliki luas tanah 150 m² yang berlokasi di Jalan Rambutan, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.

Surat hibah ini dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa adanya paksaan dari pihak manapun, dibuat dengan keadaan sehat jasmani dan rohani serta dapat digunakan dengan sebaik-baiknya.

Jakarta, 30 Oktober 2026

Pihak Pertama Pihak Kedua

(Tanda tangan dan meterai) (Tanda tangan dan meterai)

Hasan Mubarak Aurelia Putri

Contoh 2

SURAT HIBAH TANAH

Dengan ini menyatakan bahwa pihak yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Ahmad Yani

NIK: 3109xxxxxxxxxxx

Pekerjaan: Pegawai Negeri Sipil

Alamat: Jalan Benteng, No. 1, Surakarta

Untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama.

Nama: Bagas Saputra

NIK: 3109xxxxxxxxxxx

Pekerjaan: Pegawai Swasta

Alamat: Jalan Meranti, Surakarta

Untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.

Dengan surat ini bahwa pada tanggal 30 Oktober 2026, Pihak Pertama menghibahkan sebidang tanah dengan luas 500 m² kepada Pihak Kedua, yang mana tanah tersebut atas nama Ahmad Yani dengan bukti sertifikat Hak Milik Nomor..........

Adapun batas-batas tanah tersebut adalah sebagai berikut:

1. Sebelah utara berbatasan dengan lahan kebun milik Nurdin.

2. Sebelah selatan berbatasan dengan jalan desa.

3. Sebelah timur berbatasan dengan lapangan sepak bola.

4. Sebelah barat berbatasan dengan jalan desa.

Yang mana tanah tersebut selama dimiliki oleh Pihak Pertama tidak pernah sekalipun menjadi sengketa ataupun digugat oleh pihak manapun. Maka dari itu mulai dari tanggal surat Hibah ini di tanda tanganankan sepenuhnya menjadi hak dari Pihak Kedua.

Demikian surat hibah ini saya buat sebenar-benarnya serta dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, serta tidak ada paksaan dari pihak manapun. Semoga surat ini dapat dipergunan sebagai mestinya.

Surakarta, 30 Oktober 2026

Pihak Pertama Pihak Kedua

(Tanda tangan dan meterai) (Tanda tangan dan meterai)

Ahmad Yani Bagas Saputra

Baca Juga: 10 Contoh Surat Kuasa Pengambilan Paspor dan Formatnya

(SA)