Contoh Surat Jalan Barang yang Bisa Jadi Referensi

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat mengirim barang, pihak pengirim membutuhkan surat jalan barang yang akan ditunjukkan ke penerima. Dokumen tersebut biasanya dibutuhkan dalam bidang bisnis retail atau bisnis jual beli dalam skala besar.
Dikutip dari buku yang berjudul In Sales Distribution terbitan Elex Media Komputindo, dokumen surat jalan barang biasanya dicetak oleh bagian pengiriman (shipping) sesuai dengan barang yang dikirim ke konsumen.
Surat jalan merupakan dokumen bukti sah bahwa petugas pengirim memang benar mewakili penjual untuk mengantarkan barang yang telah dipesan oleh pembeli.
Tujuan pengiriman barang bisa bermacam-macam, bisa ke konsumen langsung, ke mitra usaha, atau distributor yang berhubungan dengan perusahaan.
Dijelaskan dalam buku Pengelolaan Bisnis Ritel SMK/MAK Kelas XII oleh Aris Purwantinah bahwa surat jalan barang juga berfungsi sebagai tanda terima barang yang valid. Sebab, surat jalan juga membutuhkan tanda tangan dan nama penerima barang.
Oleh karena itu, surat jalan minimal harus dibuat rangkap dua. Satu untuk penerima barang dan yang lainnya untuk perusahaan pengirim sebagai arsip dan perhitungan oleh perusahaan.
Lantas apa saja hal-hal yang harus tercantum di dalam surat jalan barang tersebut? Mari ketahui jawabannya pada penjelasan berikut.
Hal-hal yang Harus Tercantum dalam Surat Jalan Barang
Aris Purwantinah dalam buku Pengelolaan Bisnis Ritel SMK/MAK Kelas XII menyebutkan bahwa beberapa aspek yang harus tercantum dalam surat jalan barang adalah sebagai berikut:
Alamat tujuan barang.
Siapa nama penerimanya.
Jumlah barang.
Kualitas barang.
Jika barang adalah barang yang dibeli konsumen harus dicantumkan:
Harga per jumlah (kuantitas).
Nomor faktur atau nota.
Nomor kendaraan.
Lampiran faktur atau nota pembelian barang tersebut.
Contoh Surat Jalan Barang
Setelah mengetahui ketentuan apa saja yang harus ada dalam surat jalan barang, kamu juga perlu memahami contoh bentuk surat jalan barang yang benar.
Dirangkum dari buku Aplikasi Kasus Siklus Transaksi Bisnis oleh Weli, berikut contoh surat jalan barang yang bisa jadi referensi:
UD. RESTU IBU
Jl. Kamboja Km10, Gang Kanthil, Bantul, Yogyakarta, telp 345678
Kepada Bantul, 15 Mei 2019
PT. Bina Mulia
Jl. Parangtritis KM.11 Sabdodadi, Bantul
NO. PO: 23/BM/5/2019 Ekspedisi: Colt Box
No. Nota: 125/RI/NT/2019 No.Kend: AB 4980 NT
Penerima Barang Pengirim
(______________) (_________)
Itulah contoh surat jalan yang bisa dijadikan referensi. Perlu diketahui bahwa surat jalan merupakan dokumen yang harus dibawa dan ditaati oleh sopir kendaraan. Pasalnya surat tersebut dapat menjadi dokumen legal dan dipertanggungjawabkan.
Menggunakan format surat jalan yang baik dan benar serta mencantumkan informasi lengkap mengenai detail pengiriman, akan membuat transaksi pengantaran barang semakin mudah dan lancar.
Demikian penjelasan tentang surat barang lengkap dengan contoh formatnya. Semoga informasi di atas bermanfaat.
(IPT)
