Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang di Bank BRI hingga BNI

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mencermati contoh surat kuasa pengambilan uang di bank perlu dilakukan oleh nasabah yang terkendala melakukan transaksi secara langsung. Hal ini penting untuk memastikan bahwa dokumen yang dibuat telah memenuhi standar administrasi yang ditetapkan oleh pihak perbankan.
Selain itu, penulisan identitas hingga rincian wewenang yang jelas dapat mencegah terjadinya penolakan berkas saat verifikasi. Dengan penyusunan surat yang tepat, pemberian wewenang keuangan dapat berjalan aman dan terhindar dari potensi penyalahgunaan.
Daftar Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang di Bank
Format penulisan surat kuasa pengambilan uang umumnya dapat bervariasi tergantung pada kebijakan dan standar operasional masing-masing bank. Perbedaan tersebut biasanya mencakup susunan klausul pelimpahan wewenang hingga kelengkapan berkas pendukung.
Oleh karena itu, nasabah disarankan untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak bank terkait format resmi yang berlaku agar dokumen dapat diproses. Berikut beberapa contoh surat kuasa penarikan dana di sejumlah Himpunan Bank Milik Negara (Himbara):
1. Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang di BRI
Berdasarkan template surat kuasa yang diunduh dari laman PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, surat kuasa nasabah BRI memuat poin-poin berikut:
Judul surat kuasa.
Identitas pemberi dan penerima kuasa, meliputi nama, alamat, nomor identitas, dan jenis identitas. Jenis identitas yang dimaksud adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap).
Hal-hal yang dikuasakan, seperti melakukan pendaftaran rekening BRI, memperoleh informasi atas rekening, dan melakukan transaksi.
Pernyataan kesediaan penerima kuasa untuk memberikan keterangan kepada Bank BRI.
Pernyataan tanggung jawab pemberi kuasa atas penerbitan surat kuasa.
Batas waktu berlaku surat kuasa.
Tempat dan tanggal surat dibuat.
Tanda tangan pemberi kuasa di atas meterai dan nama jelas.
Tanda tangan penerima kuasa dan nama jelas.
SURAT KUASA
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama: Hari Budi Setiawan
Alamat: Jalan Damai Nomor 50, Bandung
Nomor Identitas: 3045682930001
Jenis Identitas: KTP
yang dalam hal ini bertindak dalam kapasitasnya selaku pemilik rekening BRI nomor 3456789300001 dari dan oleh karena itu berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama sendiri (selanjutnya disebut ”Pemberi Kuasa”).
Pemberi Kuasa dengan ini memberikan kuasa tanpa subtitusi kepada:
Nama: Dewi Andriani
Alamat: Jalan Cendana Nomor 10, Bandung
Nomor Identitas: 345267193840001
Jenis Identitas : KTP
yang dalam hal ini bertindak dalam kapasitasnya selaku Sekretaris PT Alam Semesta dan oleh karena itu berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama serta sah mewakili PT Alam Semesta (selanjutnya disebut ”Penerima Kuasa”).
-------------------------------------------KHUSUS------------------------------------
untuk dan atas nama Pemberi Kuasa selaku pemilik rekening di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (selanjutnya disebut ”BRI”) melakukan perbuatan-perbuatan sebagai berikut:
1. Melakukan pendaftaran rekening BRI nomor 3045682930001 milik Pemberi Kuasa kedalam Cash Management System BRI (CMS BRI) a.n. PT Alam Semesta.
2. Memperoleh informasi atas rekening tersebut diatas (inquiry dan reporting) melalui CMS BRI.
3. Melakukan transaksi terhadap rekening tersebut diatas melalui CMS BRI.
Untuk keperluan tersebut di atas Penerima Kuasa berhak untuk menghadap pejabat BRI, memberikan keterangan kepada BRI dan menerima keterangan dari BRI, memberikan instruksi kepada BRI, menandatangani segala dokumen dan melakukan tindakan-tindakan lainnya yang diperlukan untuk pelaksanaan Surat Kuasa ini, tanpa ada yang dikecualikan.
Pemberi Kuasa dengan ini menyatakan bertanggungjawab sepenuhnya atas segala akibat yang timbul sehubungan dengan pemberian kuasa ini dan dengan ini membebaskan BRI dari segala tanggungjawab, tuntutan, gugatan, dan atau tindakan hukum lainnya dalam bentuk apa pun dan dari pihak mana pun termasuk Pemberi Kuasa sendiri.
Surat kuasa ini berlaku sejak tanggal ditandatangani dan akan terus berlaku sampai BRI menerima pencabutan Surat Kuasa ini secara tertulis dari Pemberi Kuasa atau sampai diakhirinya penggunaan CMS BRI oleh Penerima Kuasa, yang mana yang lebih dahulu terjadi.
Demikian Surat Kuasa ini dibuat dan ditandatangani sepenuhnya atas kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Bandung, 19 Agustus 2026
Pemberi Kuasa,
[Materai Rp 6.000]
[Hari Budi Setiawan]
Penerima Kuasa,
[Dewi Andriani]
[Sekretaris PT Alam Semesta]
2. Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang di QLola BRI
QLola merupakan platform perbankan digital yang diluncurkan BRI untuk memudahkan nasabah bisnis, korporasi, maupun pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengelola transaksi keuangan.
Nasabah BRI yang menggunakan fasilitas internet banking QLola dapat menyerahkan surat kuasa ketika ingin melakukan transaksi keuangan. Adapun template contoh surat kuasa QLola internet banking mencakup informasi berikut:
Judul surat kuasa.
Identitas pemberi dan penerima kuasa, meliputi nama, alamat, nomor identitas, jenis identitas, dan nomor telepon atau alamat surel (email). Jenis identitas yang dimaksud adalah KTP, SIM, Kitas, atau Kitap.
Hal-hal yang dikuasakan, seperti melakukan pendaftaran rekening BRI, memperoleh informasi atas rekening, dan melakukan transaksi.
Pernyataan kesediaan penerima kuasa untuk memberikan keterangan kepada BRI.
Pernyataan tanggung jawab pemberi kuasa atas penerbitan surat kuasa.
Batas waktu berlaku surat kuasa.
Tempat dan tanggal surat dibuat.
Tanda tangan pemberi kuasa di atas meterai dan nama jelas.
Tanda tangan penerima kuasa dan nama jelas.
3. Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang di BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyediakan template surat kuasa bagi nasabah BNI Simponi. BNI Simponi sendiri merupakan produk simpanan pensiun berjangka yang diadakan oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BNI.
Bagi nasabah BNI Simponi yang ingin melakukan pendebetan dapat memberikan kuasa melalui surat yang berisi:
Identitas peserta atau ahli waris, meliputi nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), alamat, nomor telepon atau ponsel, dan tanggal lahir.
Pemberian kuasa kepada DPLK BNI dan alamat kantor.
Pemberian kuasa pendebetan rekening seluruhnya, dana 20 persen, dana 80 persen, atau akumulasi iuran peserta.
Data nomor rekening dan nama nasabah.
Data penerima dana ke rekening giro atau tabungan, meliputi nama, nomor rekening, dan nama bank.
Pernyataan surat kuasa dibuat dengan tanggung jawab.
Tanda tangan pemberi kuasa di atas meterai dan nama jelas.
Baca Juga: 15 Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang di Bank dan Formatnya
(MDP)
