Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang di Bank dan Fungsinya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh surat kuasa pengambilan uang di bank seringkali dibutuhkan nasabah yang ingin mengambil uangnya melalui perwakilan orang lain. Melalui surat tersebut, pihak penerima kuasa berwenang untuk mengambil uang di rekening bank sang pemberi kuasa.
Surat kuasa pengambilan uang di bank umumnya terdiri dari data pribadi pihak yang memberi kuasa, data pribadi pihak yang diberi kuasa, dan bentuk wewenang yang diberikan serta batasnya.
Selain itu, surat kuasa pengambilan uang di bank juga harus menggunakan meterai agar memiliki kekuatan hukum. Meterai tersebut dapat diposisikan pada pemberi kuasa.
Kemudian, surat kuasa tersebut harus ditandatangani kedua pihak, yaitu penerima dan pemberi kuasa. Penandatangannya pun dilakukan dengan bertemunya kedua pihak secara langsung.
Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang di Bank
Berikut contoh surat kuasa pengambilan uang di bank yang bisa dijadikan sebagai referensi, sebagaimana dikutip dari buku Kumpulan Contoh Surat Perjanjian Bisnis: Untuk Pribadi dan Pengusaha karya Sylvia Rakhmi Dwi Iswari S.H.
Surat Kuasa Pengambilan Uang di Bank
Yang bertanda tangan di bawah ini.
Nama : ……………..
Pekerjaan : ……………..
No. KTP : ……………..
Alamat : ……………..
Memberikan kuasa kepada.
Nama : ……………..
Pekerjaan : ……………..
No. KTP : ……………..
Alamat : ……………..
Untuk mengambil uang di Bank …… dengan cabang di daerah …….. untuk pembayaran listrik yang memberi kuasa yakni dengan kriteria sebagai berikut.
Besarnya uang : ……………..
No. Rekening : ……………..
Demikianlah surat kuasa ini saya buat untuk dipergunakan sebagaimana semestinya.
(tempat), (tanggal), (bulan). (tahun)
Pemberi Kuasa Penerima Kuasa
Materai
(.………………) (.………………)
Baca juga: Surat Kuasa Pengambilan Gaji Jika Berhalangan ke Kantor
Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pembuatan Surat Kuasa
Selain mengetahui contohnya, seseorang juga perlu memperhatikan hal-hal tertentu dalam pembuatan surat ini agar proses pengambilan uang di bank dapat berjalan dengan lancar. Berikut beberapa di antaranya:
Surat kuasa harus ditulis dengan bahasa Indonesia yang resmi dan mudah dipahami
Meterai harus digunakan dalam surat kuasa beserta tanda tangan dan nama agar surat tersebut sah menurut hukum yang berlaku
Surat kuasa memiliki judul sehingga orang lain tahu tujuan dari dibuatnya surat tersebut.
Surat kuasa harus diberikan kepada orang yang tepercaya agar tidak disalahgunakan
Segala pelimpahan kuasa terhadap penerima harus ditulis dengan jelas.
(NDA)
