Konten dari Pengguna

Contoh Surat Penagihan Utang dalam Bisnis

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi surat penagihan utang. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi surat penagihan utang. Foto: Pexels

Surat penagihan utang adalah surat yang digunakan untuk menagih utang pihak lain yang telah jatuh tempo. Surat ini biasanya dibuat oleh penjual karena pihak pembeli belum melunasi uang pembayaran sesuai kesepakatan bersama.

Penulisan surat tagihan harus tetap memperhatikan kaidah yang baik, yaitu dengan menggunakan bahasa sederhana, sopan, dan penuh hormat. Supaya bisa dijadikan gambaran, berikut contoh surat penagihan utang yang bisa diikuti.

Apa Itu Surat Penagihan Utang?

Ilustrasi surat penagihan utang. Foto: Pexels

Surat penagihan utang umum digunakan dalam dunia bisnis. Surat penagihan merupakan surat yang dibuat penjual (kreditur) ke pembeli (debitur). Isinya berupa peringatan untuk segera membayar uang atas barang-barang yang dibelinya.

Ada banyak kemungkinan yang membuat debitur atau pihak berutang tak dapat membayar utangnya. Misalnya, karena lupa atau lalai, tidak memiliki uang kontan dalam jumlah cukup, perusahaannya sedang terlilit banyak masalah keuangan, atau dalam proses kebangkrutan.

Sebelum membuat surat tagihan, hendaknya penjual memperhatikan hal-hal yang berkaitan surat tagihan, seperti pencatatan secara teratur dan tersusun setiap terjadi transaksi.

Kemudian periksa semua catatan keuangan untuk mengetahui pelanggan yang belum membayar dan membuat surat tagihan tepat pada tanggal penagihan yang telah ditentukan.

Mengutip dari buku Keterampilan Menulis Surat bagi Pendidik dan Umum karya Sri Dinanta Beru Ginting dan Bambang Nur Alamsyah Lubis, hal yang perlu dimuat dalam surat tagihan di antaranya:

  • Memberitahukan dan mengingatkan mengenai pernyataan waktu pembayaran.

  • Menginformasikan pembayaran yang harus segera dibayar atau utang yang harus dibayar.

  • Menunjukkan tanggal, nomor surat, dan faktur pembelian.

  • Menyampaikan cara pelunasan yang harus dilakukan.

Baca Juga: Letter of Intent: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Contoh Surat Penagihan Utang

Ilustrasi surat penagihan utang. Foto: Pexels

Berikut contoh penulisan surat penagihan utang yang bisa dijadikan referensi bagi penjual maupun kreditur.

PT ALMAMATER TIGA

Jalan Puspasari Nomor 10 Telp. 7305529 Bandung

No: 007/AL/KI/I/2024 22 November 2024

Hal: Pembayaran Faktur No.23/X/2024

Yth. Toko Sinar Terang

Jalan Jeruk Bali Nomor 80

Jakarta Timur

Dengan hormat.

Berdasarkan catatan di bagian pembukuan perusahaan kami, Saudara masih memiliki tunggakan faktur Nomor 23 tanggal 28 Oktober 2024 sebesar Rp2.750.000,00 (dua juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Pelunasan tunggakan tersebut harus diselesaikan pada 4 Desember 2024 sesuai dengan kesepakatan.

Mengingat waktu pembayaran telah lewat sepuluh hari, kami meminta Saudara untuk segera membayar faktur tersebut melalui bank sesuai dengan yang tercantum dalam surat perjanjian jual beli.

Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

PT. ALMAMATER TIGA

Deni Hamdani, S.E.

Direktur

(SA)