Konten dari Pengguna

Crowdfunding Indonesia: Jenis, Cara Kerja, dan Situs yang Terdaftar di OJK

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Crowdfunding Indonesia. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Crowdfunding Indonesia. Foto: Pexels

Tahukah kamu apa itu crowdfunding? Mungkin beberapa orang atau pelaku bisnis sudah akrab dengan salah satu cara pengumpulan modal ini.

Crowdfunding berasal dari kata "crowd" yang memiliki arti sejumlah besar orang, dan "funding" yaitu pengumpulan dana. Itu berarti, crowdfunding merupakan proses pengumpulan dana dari sejumlah besar orang untuk suatu proyek atau bisnis.

Dalam bahasa Indonesia sendiri, crowdfunding disebut dengan urun dana. Dikutip dari KBBI, crowdfunding adalah pendanaan suatu usaha, proyek, dan sebagainya yang melibatkan masyarakat, biasanya melalui jejaring internet.

Istilah Crowdfunding mulai terkenal di Indonesia sejak situs Kitabisa.com hadir. Ya, Kita Bisa merupakan salah satu jenis crowdfunding yang cukup sukses dan terkenal di Indonesia karena berbasis donasi.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai sistem pendanaan satu ini, berikut jenis, cara kerja, serta daftar situs crowdfunding yang sudah terdaftar di OJK.

Jenis Crowdfunding di Indonesia

Terdapat 3 jenis crowdfunding yang bisa dilakukan, tergantung dari bisnis yang akan dijalankan. Berikut uraiannya.

  • Berbasis Donasi

Crowdfunding jenis ini umumnya berbentuk sebuah kampanye penggalangan dana untuk isu-isu kemanusiaan, seperti bantuan pendidikan, korban bencana alam, biaya medis, dan sebagainya yang bersifat amal.

Pada crowdfunding ini para pemilik modal tidak akan mendapat pengembalian dari dana yang sudah didonasikan. Situs Kitabisa.com adalah salah satu yang menyediakan crowdfunding jenis ini.

  • Berbasis Hadiah

Pada jenis ini, para pemiliki modal atau investor yang telah menanamkan modal pada bisnis yang menjalankan crowdfunding akan mendapat imbalan berupa hadiah dalam bentuk produk atau jasa yang dimiliki perusahaan.

  • Berbasis Ekuitas

Berbeda dengan dua jenis sebelumnya, crowdfunding ini menjanjikan pengembalian modal dalam bentuk finansial melalui saham ekuitas. Para pemilik modal nantinya dapat menjadi pemilik bagian dari suatu perusahaan dan memperoleh keuntungan atas investasi yang telah dilakukan.

Cara Kerja Crowdfunding

Crowdfunding memiliki dua pilar, yaitu adanya website atau situs dan pemilik modal.

  1. Daftarkan bisnis milikmu ke salah satu situs crowdfunding Indonesia yang telah terdaftar di OJK.

  2. Investor dapat langsung menanamkan dana ke dalam bisnis milikmu.

Situs Crowdfunding Indonesia dengan Ekuitas yang Aman

Terdapat empat platform equity crowdfunding yang telah mendapatkan izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan), dua di antaranya telah mendapatkan izin sejak November 2019 lalu.

"Sehubungan dengan POJK Nomor 37/POJK.04/2018 tentang Layanan Urun Dana Melalui Penawaran Saham Berbasis Teknologi Informasi (Equity Crowdfunding), OJK menyampaikan list Fintech Equity Crowdfunding (ECF) yang berizin per 30 November 2019. Terdapat 2 perusahaan penyelenggara yang sudah mendapat izin OJK," seperti dikutip dalam laman situs ojk.go.id.

Berikut adalah daftar platform crowdfunding ekuitas yang telah mengantongi izin OJK.

  1. Santara (https://santara.co.id/)

  2. Bizhare (https://www.bizhare.id/)

  3. CrowdDana (https://crowddana.id/#/)

  4. LandX (https://landx.id/)

(AAG)