Daftar Harga Solar Industri Periode 1-14 November 2022

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Industri pertambangan menjadi salah satu sektor yang turut merasakan dampak kenaikan harga solar industri, meskipun efeknya bergantung pada stripping ratio dan jarak angkut. Irwandy Arief, Staf Khusus Menteri ESDM mencatatkan efek lonjakan harga solar Industri pada kenaikan harga pokok produksi di industri pertambangan mencapai 4-15 persen.
Di Indonesia, solar industri termasuk dalam salah satu produk dari Pertamina selaku perusahan milik negara yang mengelola produksi bahan bakar nasional.
Jenis solar industri yang disediakan oleh Pertamina terbagi menjadi dua jenis, yaitu High Speed Diesel (HSD) dan Marine Fuel Oil (MFO). Kedua jenis solar ini memiliki harga yang berbeda.
Daftar Harga Solar Industri
Perlu diketahui, harga solar industri di setiap wilayah berbeda-beda. Namun, harga di setiap daerahnya tidak memiliki perbedaan yang mencolok. Mengutip dari situs infohargabbm.com, berikut daftar harga solar industri periode 1-14 November 2022 berdasarkan jenisnya:
HSD (High Speed Diesel)
Mengutip laman resmi Pertamina, High Speed Diesel (HSD) merupakan solar industri yang menjadi bahan bakar untuk berbagai mesin di perusahaan seperti genset, alat berat, mesin kapal laut, mesin kereta api, dan mesin industri lainnya. HSD juga digunakan untuk jenis mesin diesel dengan kecepatan tinggi di atas 1000 RPM.
Selain digunakan pada mesin kecepatan tinggi, HSD juga dimanfaatkan untuk jenis mesin dengan tungku pembakaran khusus seperti furnace burner, mesin pemanas atau pengering (dryers), serta jenis mesin pemanas ketel uap atau boiler.
Adapun harga solar industri jenis HSD periode 1-14 November 2022 di berbagai wilayah Indonesia adalah sebagai berikut:
Harga Dasar Solar Industri di Wilayah 1: Rp 24.450
Harga Dasar Solar Industri di Wilayah 2: Rp 24.450
Harga Dasar Solar Industri di Wilayah 3: Rp 24.550
Harga Dasar Solar Industri di Wilayah 4: Rp 24.700
MFO (Marine Fuel Oil)
Marine Fuel Oil atau MFO merupakan bahan bakar yang digunakan untuk pembakaran langsung pada sektor industri. Bahan bakar ini bukan termasuk jenis distillate, melainkan residue yang lebih kental pada suhu ruang serta berwarna hitam legam.
Selain itu, Bahan Bakar MFO hanya dapat dipompa setelah melalui pemanasan terlebih dahulu sehingga terdapat sifat-sifat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan mutu Bahan bakar MFO terbaik.
Adapun harga solar industri jenis MFO periode 1-14 November 2022 di berbagai wilayah Indonesia adalah sebagai berikut:
Harga Dasar Solar Industri di Wilayah 1: Rp 19.500
Harga Dasar Solar Industri di Wilayah 2: Rp 19.500
Harga Dasar Solar Industri di Wilayah 3: Rp 19.500
Harga Dasar Solar Industri di Wilayah 4: Rp 19.500
Wilayah-wilayah di atas memiliki cakupannya masing-masing. Adapun untuk wilayah atau area satu di antaranya meliputi Sumatera, Jawa, Bali dan Madura. Sementara untuk wilayah dua meliputi Pulau Kalimantan.
Sementara untuk wilayah tiga, terdiri atas Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat. Dan yang terakhir, yakni wilayah empat memiliki cakupan Maluku, Nusa Tenggara Timur dan Irian Jaya.
Menurut informasi yang dituliskan dalam situs resmi Pertamina, pihak Pertamina mengatakan bahwa penetapan harga terkait produk BBM solar industri disesuaikan berdasarkan kesepakatan B2B antara PT Pertamina Patra Niaga SH C&T dengan mitra bisnis sesuai dengan kontrak yang disepakati.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan solar HSD?

Apa yang dimaksud dengan solar HSD?
High Speed Diesel (HSD) merupakan solar industri yang menjadi bahan bakar untuk berbagai mesin di perusahaan seperti genset, alat berat, mesin kapal laut, mesin kereta api, dan mesin industri lainnya.
Apa itu minyak MFO?

Apa itu minyak MFO?
Marine Fuel Oil atau MFO merupakan bahan bakar yang digunakan untuk pembakaran langsung pada sektor industri. Bahan bakar ini bukan termasuk jenis distillate, melainkan residue yang lebih kental pada suhu ruang serta berwarna hitam legam.
Harga solar industri ditetapkan berdasarkan apa?

Harga solar industri ditetapkan berdasarkan apa?
Pihak Pertamina mengatakan bahwa penetapan harga terkait produk BBM solar industri disesuaikan berdasarkan kesepakatan B2B antara PT Pertamina Patra Niaga SH C&T dengan mitra bisnis sesuai dengan kontrak yang disepakati.
