Konten dari Pengguna

Definisi Perdagangan Internasional, Ciri-ciri, Faktor Pendorong, dan Manfaatnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perdagangan internasional. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perdagangan internasional. Foto: Pixabay

Perdagangan internasional adalah suatu proses jual beli barang maupun jasa antar dua negara atau lebih. Dalam perdagangan internasional, kegiatan jual beli tersebut dikenal dengan istilah ekspor dan impor.

Pasar perdagangan internasional saat ini semakin terbuka akibat terbentuknya organisasi-organisasi perdagangan bebas di berbagai kawasan. Misalnya, Asean Free Trade Area (AFTA) atau kawasan perdagangan bebas di Asia Tenggara.

Selain itu, ada juga Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) atau kerjasama ekonomi negara-negara di Asia dan Pasifik, dan World Trade Organization (WTO) atau organisasi perdagangan dunia dengan tugas mengatur dan mengawasi perdagangan bebas dunia.

Daftar isi

Ciri-ciri Perdagangan Internasional

Ilustrasi perdagangan internasional. Foto: Pixabay

Merujuk buku Perdagangan Internasional oleh I Nyoman Sutamaya, berikut ciri-ciri perdagangan internasional yang membedakannya dengan jenis perdagangan lainnya:

  1. Menggunakan mata uang asing yang disepakati.

  2. Memiliki lingkup yang lebih luas dan tidak mengenal batas negara.

  3. Perselisihan perdagangan akan diselesaikan dengan hukum internasional.

  4. Memiliki standar mutu khusus yang harus dipenuhi, seperti ISO 4000, ISO 9000, dan lain-lain.

  5. Barang yang diperdagangkan akan disesuaikan dengan keadaan alam, selera, dan preferensi negara tujuan.

  6. Umumnya, pembeli dan penjual tidak bertatap muka langsung.

  7. Memiliki sistem distribusi tidak langsung.

  8. Tingkat persaingan lebih ketat karena bersaing dengan berbagai negara.

  9. Biaya jangkauan cenderung lebih mahal

Baca juga: Mengenal Organisasi Kerjasama Internasional Bidang Perdagangan dan Tujuannya

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Ilustrasi perdagangan internasional. Foto: Pixabay

Ada beberapa faktor pendorong terjadinya perdagangan internasional. Menurut Nana Supriatna, Mamat Ruhimat, Kosim dalam buku IPS Terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah), faktor tersebut di antaranya adalah:

  1. Perbedaan kebutuhan dan keunggulan komparatif: Setiap negara memiliki kebutuhan yang berbeda, dan masing-masing memiliki keunggulan komparatif dalam produksi barang atau jasa tertentu.

  2. Liberalisasi perdagangan: Penghapusan atau pengurangan hambatan perdagangan seperti tarif dan kuota dapat mendorong perdagangan internasional dan meningkatkan volume perdagangan antara negara-negara.

  3. Kemajuan teknologi dan transportasi: Kemajuan teknologi dan transportasi memudahkan perusahaan untuk memasarkan produk mereka ke pasar global, membuat perdagangan internasional lebih efisien dan murah.

  4. Perjanjian perdagangan bebas: Perjanjian perdagangan bebas antara dua atau lebih negara dapat mendorong perdagangan internasional dengan menghapus atau mengurangi hambatan perdagangan.

Manfaat Perdagangan Internasional

Ilustrasi perdagangan internasional. Foto: Pexels

Perdagangan internasional memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dunia. Berikut beberapa manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan perdagangan internasional, seperti dikutip dari buku EKONOMI : - Jilid 2 oleh Alam S.

1. Memperoleh Devisa

Jika melakukan ekspor suatu komoditas, maka nantinya akan mendapat mata uang asing seperti dolar Amerika, yen, atau jenis mata uang lainnya. Mata uang asing ini biasa disebut devisa. Devisa dapat digunakan untuk, misalnya, mengimpor barang modal dan konsumsi.

2. Memperluas Kesempatan Kerja

Perdagangan internasional, terutama kegiatan ekspor, memberi kesempatan untuk memperluas kesempatan kerja. Dianggap demikian karena untuk menghasilkan barang ekspor, tentunya dibutuhkan tenaga kerja.

3. Menstabilkan Harga-Harga

Jika harga suatu jenis barang dalam negeri mahal atau jumlahnya kurang dan tidak memenuhi permintaan pasar, maka barang tersebut harus diimpor. Dengan adanya impor, harga barang jenis tersebut akan stabil dan permintaan pun dapat terpenuhi.

4. Meningkatkan Kualitas Konsumsi

Melalui perdagangan internasional, penduduk dapat membeli barang-barang yang belum dapat dihasilkan di dalam negeri atau mutunya belum sebaik produk luar negeri.

Perdagangan internasional dapat memacu industri dalam negeri untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan agar dapat bersaing di pasar internasional. Di Indonesia, barang seperti itu beragam, antara lain televisi, pakaian, sepatu, dan perabot.

5. Mempercepat Alih Teknologi

Untuk menggunakan barang-barang yang diimpor dari luar negeri, dibutuhkan pengetahuan atau keterampilan tertentu. Oleh karena itu, pihak penjual perlu mengadakan bimbingan atau pelatihan untuk menggunakannya.

Hal seperti itu akan mempercepat alih teknologi. Alih teknologi memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih modern.

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Kegiatan jualan beli dalam perdagangan internasional disebut apa?
chevron-down

Dalam perdagangan internasional, kegiatan jual beli dikenal dengan istilah ekspor dan impor.

Apa contoh organisasi perdagangan bebas internasional?
chevron-down

Asean Free Trade Area (AFTA), Asia Pacific Economic Cooperation (APEC), dan World Trade Organization (WTO).

Mengapa perdagangan internasional bisa memperluas kesempatan kerja?
chevron-down

Perdagangan internasional, terutama kegiatan ekspor, memberi kesempatan untuk memperluas kesempatan kerja. Dianggap demikian karena untuk menghasilkan barang ekspor, tentunya dibutuhkan tenaga kerja.