Konten dari Pengguna

Desil 6-10 Artinya Apa? Ini Penjelasan dan Cara Ceknya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bansos. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bansos. Foto: Unsplash

Istilah "Desil" semakin sering ditemukan ketika masyarakat mengecek status kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Di DTSEN, istilah "Desil" ini pun tidak berdiri sendiri, namun juga dibarengi dengan angka 1 sampai 10. Lantas, Desil 6-10 artinya apa? Simak uraian ini untuk mengetahui penjelasan lengkapnya.

Desil 6-10 Artinya Apa?

Ilustrasi bansos. Foto: Unsplash

Merujuk artikel resmi Pemerintah Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, sistem desil membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Dalam klasifikasi tersebut, Desil 6 hingga Desil 10 termasuk kelompok menengah ke atas yang dinilai relatif lebih mandiri secara ekonomi.

Sejalan dengan itu, artikel resmi Kemenag Kabupaten Pasangkayu menjelaskan bahwa Desil 1–4 merupakan 40 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah yang dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Program Sembako, sedangkan Desil 5 dapat diusulkan untuk PBI-JK.

Dengan demikian, keluarga yang berada pada Desil 6–10 tidak termasuk kelompok prioritas utama untuk program bansos reguler tersebut. Secara posisi relatif, pembagiannya adalah:

  • Desil 6: Kelompok 50–60 persen

  • Desil 7: Kelompok 60–70 persen

  • Desil 8: Kelompok 70–80 persen

  • Desil 9: Kelompok 80–90 persen

  • Desil 10: kelompok 90–100 persen atau 10 persen dengan tingkat kesejahteraan tertinggi

BPS menegaskan bahwa desil menunjukkan posisi relatif tingkat kesejahteraan, bukan nominal pendapatan tertentu. Karena itu, status Desil 6 tidak berarti sebuah keluarga memiliki penghasilan dalam jumlah tertentu, melainkan menunjukkan posisinya dibandingkan keluarga lain berdasarkan variabel sosial ekonomi dalam DTSEN.

Cara Cek Desil di Cek Bansos

Ilustrasi cek desil. Foto: Unsplash

Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan layanan Cek Bansos melalui website dan aplikasi resmi untuk membantu masyarakat mengetahui status penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 3. Pengecekan dapat dilakukan secara mandiri dengan menyiapkan data sesuai KTP.

Lewat Website Cek Bansos

  1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser.

  2. Pilih wilayah sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.

  3. Masukkan nama penerima manfaat sesuai KTP.

  4. Ketik kode verifikasi yang muncul.

  5. Klik “Cari Data”.

  6. Sistem akan menampilkan status penerima beserta jenis bantuan sosial yang terdaftar.

Lewat Aplikasi Cek Bansos

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store atau App Store.

  2. Daftar akun baru atau masuk menggunakan akun yang sudah dimiliki.

  3. Pilih menu “Cek Bansos”.

  4. Isi data wilayah sesuai KTP.

  5. Masukkan nama lengkap penerima manfaat.

  6. Selesaikan proses verifikasi.

  7. Tekan “Cari Data” untuk melihat hasilnya.

Saat melakukan pengecekan, pastikan hanya menggunakan kanal resmi Kemensos. Jangan memberikan NIK, PIN KKS, kode OTP, atau informasi rekening kepada akun media sosial maupun pihak yang tidak dikenal dan mengaku dapat membantu pencairan bansos.

Baca juga: Kapan Bansos BPNT Tahap 3 Cair 2026? Ini Jadwal dan Cara Ceknya

(NDA)