Dua Jenis Proses Produksi berdasarkan Arus Produksinya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dua jenis proses produksi dapat dibedakan menurut arus produksinya yang berupa produksi terus-menerus dan terputus-putus. Mengutip jurnal Analisis Pengendalian Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas Porduk pada CV. Cok Konfeksi di Denpasar oleh Budiartami dan Wijaya, produksi merupakan kegiatan mentransformasikan input menjadi output
Pengertian lain dari produksi ialah kegiatan menghasilkan barang atau jasa, dan kegiatan lain yang menunjang usaha untuk menghasilkan produk tersebut.
Agar lebih jelas, berikut Berita Bisnis jabarkan dua jenis proses produksi yang telah sedikit disinggung sebelumnya.
Dua Jenis Proses Produksi
Jenis proses produksi dibagi menjadi dua, yakni proses produksi terus menerus dan proses produksi teputus. Berikut penjelasannya masing-masing
1. Proses Produksi Terus Menerus
Mengutip skripsi Penyeimbangan Lini Proses Produksi Seat Cover Menggunakan Metode RPW dan Simulasi Arena oleh Sulun, proses produksi terus menerus atau proses produksi continuous adalah proses produksi yang memiliki pola atau urutan proses yang tidak berubah-ubah dalam kegiatannya.
Pola proses produksi ini akan selalu sama dari waktu ke waktu dan umumnya barang yang dihasilkan adalah produk standar. Maksud dari produk standar adalah variasi produknya relatif lebih kecil dibanding hasil produksinya.
Ciri ciri Proses Produksi Terus Menerus
Merujuk skripsi Analisis Pengendalian Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas Produk pada Perusahaan PT. Batik dan Liris Sukoharjo oleh Setiawati dan Djalal, produksi continuous memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Produksi yang dihasilkan dalam jumlah besar
Cara penyusunan peralatan berdasarkan urutan pengerjaan dari produk yang dihasilkan
Mesin yang dipakai dalam proses produksi adalah mesin-mesin khusus (special purpose machines)
Karyawan tidak perlu memiliki keahlian tinggi karena penggunaan special purpose machines
Seluruh proses produksi akan terhenti bila ada kerusakan pada mesin
Jumlah tenaga relatif sedikit karena penggunaan special purpose machines
Persediaan bahan mentah dan bahan lainnya lebih sedikit
Bahan-bahan dipindahkan dengan mesin
2. Proses Produksi Terputus
Mengutip skripsi Penyeimbangan Lini Proses Produksi Seat Cover Menggunakan Metode RPW dan Simulasi Arena oleh Sulun, proses produksi terputus-putus atau proses produksi intermiten adalah proses produksi yang memiliki beberapa pola atau urutan proses produksi.
Pola proses produksi yang digunakan biasanya tidak selalu sama atau berubah-ubah. Variasi produk yang dihasilkan relatif lebih besar atau banyak dibanding jumlah produksi yang dihasilkan.
Ciri-ciri Proses Produksi Berjeda
Merujuk skripsi Analisis Pengendalian Proses Produksi untuk Meningkatkan Kualitas Produk pada Perusahaan PT. Batik dan Liris Sukoharjo oleh Setiawati dan Djalal, berikut ciri-ciri dari proses produksi intermiten:
Produk yang dihasilkan dalam jumlah kecil karena disesuaikan dengan pesanan
Mesin yang digunakan bersifat umum dan dapat digunakan mengolah bermacam-macam produk
Cara penyusunan peralatan berdasarkan atas fungsi dalam proses produksi
Karyawan memiliki keahlian khusus
Proses produksi tidak mudah terhenti walau ada kerusakan di salah satu mesin
Banyaknya ketersediaan bahan mentah
Bahan-bahan dipindahkan dengan tenaga manusia
Demikian dua jenis proses produksi yang dibagi berdasarkan proses produksi terus-menurusa dan berjeda atau intermiten. Semoga bermanfaat.
(MQ)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud proses produksi?

Apa yang dimaksud proses produksi?
Proses produksi merupakan kegiatan mentransformasikan input menjadi output, kegiatan yang menghasilkan barang atau jasa, serta kegiatan lain yang menunjang usaha untuk menghasilkan produk.
Apa kenggulan proses produksi terus menerus?

Apa kenggulan proses produksi terus menerus?
Jenis proses produksi continuous atau terus menerus memiliki hasil produksi yang lebih banyak dibanding jenis proses produksi intermiten atau berjeda.
Apa kelemahan dari proses produksi continuous?

Apa kelemahan dari proses produksi continuous?
Salah satunya jika ada kerusakan pada salah satu mesin, proses produksi akan terhenti.
