Konten dari Pengguna

Etika Profesi: Pengertian, Prinsip, Fungsi, dan Contohnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Etika Profesi. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Etika Profesi. Foto: Pexels

Apa itu etika profesi? Seorang pekerja tidak hanya dituntut untuk menyelesaikan tugas-tugas, tapi juga harus menjunjung etika profesi dalam segala aktivitasnya. Etika yang dimaksud adalah nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok masyarakat dalam mengatur perilakunya.

Pengertian Etika Profesi

Beberapa ahli mengemukakan pendapatnya mengenai definisi etika profesi. Menurut Muchtar (2016), etika profesi merupakan aturan perilaku yang memiliki kekuatan mengikat bagi setiap pemegang profesi.

Sementara itu, Lubis (1994) berpendapat etika profesi merupakan sikap hidup berupa kesediaan untuk memberikan pelayanan profesional terhadap masyarakat dengan keterlibatan penuh dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas.

Dari penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa etika profesi bertujuan agar setiap orang tetap berada dalam nilai-nilai profesional, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi profesi yang dipegangnya.

Ilustrasi Etika Profesi. Foto: Pexels

Prinsip-prinsip Etika Profesi

Terdapat empat prinsip utama yang melandasi pelaksanaan etika profesi, yaitu:

1. Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan, baik yang disengaja atau tidak disengaja. Semua tenaga kerja profesional harus bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pekerjaan dan hasilnya.

Sikap tanggung jawab ini dapat ditunjukkan dengan upaya untuk menyelesaikan tugas sebaik mungkin agar meraih hasil yang maksimal. Contohnya yakni seorang dokter memberikan pelayanan sesuai dengan standar prosedur operasional dan kebutuhan medis pasien.

2. Keadilan

Adil artinya tidak berat sebelah, berpihak kepada yang benar, dan tidak sewenang-wenang. Seorang profesional harus selalu mengedepankan nilai ini dalam pekerjaannya.

Semua yang dilakukan harus adil dan pelayanan diberikan pada siapa pun yang berhak menerimanya. Apalagi jika profesinya menyangkut pelayanan masyarakat seperti polisi, petugas kesehatan, dan lain-lain.

3. Otonomi

Profesional dalam dunia kerja memiliki wewenang dan kebebasan yang dijalankan sesuai kode etik yang berlaku. Dengan cara ini setiap tugas akan dapat diselesaikan dengan baik.

4. Integritas Moral

Integritas moral adalah kualitas kejujuran serta prinsip moral dalam diri seseorang yang harus dilakukan secara konsisten dalam menjalankan profesinya. Sebagai profesional, seseorang harus senantiasa menjaga kepentingan profesi, diri sendiri, serta memikirkan kepentingan masyarakat.

Fungsi Etika Profesi

  • Etika profesi penting dalam organisasi karena memiliki berbagai fungsi. Fungsi-fungsi etika profesi yaitu:

  • Sebagai pedoman bagi semua anggota profesi mengenai prinsip profesionalitas yang ditetapkan.

  • Sebagai alat kontrol sosial bagi masyarakat umum terhadap profesi tertentu.

  • Sebagai sarana untuk mencegah campur tangan dari pihak lain di luar organisasi, terkait hubungan etika dalam keanggotaan suatu profesi.

Contoh Etika Profesi

Etika profesi tentu ada dalam setiap bidang profesi. Sebagai contoh seorang dokter tentu memiliki etika profesi yang harus diterapkan dan dijadikan pedoman untuk menjaga profesionalitas mereka. Berikut merupakan contoh etika profesi seorang dokter.

Kewajiban Dokter

  • Harus memberikan pelayanan medis yang sesuai dengan standar prosedur operasional dan sesuai dengan kebutuhan medis pasien.

  • Harus memberikan rujukan bagi pasien rumah sakit ke rumah sakit lain di mana rumah sakit lain itu lebih ahli dalam bidangnya jika memang diperlukan.

  • Selalu menjaga rahasia sang pasien bahkan itu jika pasien tersebut meninggal dunia.

  • Memberikan pertolongan darurat dengan dasar sikap kemanusiaan kecuali ada pihak lain yang bertugas dan mampu melakukan tugas tersebut.

  • Mau meningkatkan ilmu pengetahuan di bidang kedokteran.

Larangan Dokter

Setelah mengetahui kewajiban seorang dokter selanjutnya yaitu larangan yang tidak boleh dilakukan seorang dokter. Menjadi dokter tidak berarti ia bisa melakukan apa saja kepada pasiennya. Untuk itu, berikut larangan seorang dokter dalam bekerja:

  • Memuji kemampuan dan keahlian diri sendiri.

  • Tidak boleh mengucapkan atau melakukan tindakan yang dapat melemahkan daya tahan pasien.

  • Sangat melarang dokter untuk melakukan teknik kedokteran yang belum diuji kebenarannya.

  • Melepaskan kemandirian profesinya karena pengaruh tertentu.

  • Tidak boleh berani mengambil alih tindakan untuk pasien tanpa adanya persetujuan dari keluarga pasien.

  • Tidak boleh menetapkan imbalan atas jasanya dengan tidak wajar.

  • Dokter tidak boleh melakukan diskriminasi dalam melakukan pelayanan.

  • Dokter tidak boleh melakukan kolusi dengan perusahaan farmasi mana pun.

  • Sebaiknya dokter tidak mengabaikan kesehatannya sendiri.

  • Dokter sangat dilarang mengeluarkan surat keterangan palsu walau atas dasar permintaan pasien.

  • Dokter tidak boleh melakukan pelecehan seksual terhadap pasiennya.

  • Tidak boleh membocorkan rahasia pasien kepada orang lain.

Frequently Asked Question Section

Apa saja prinsip etika profesi?

chevron-down

1. Tanggung jawab 2. Keadilan 3. Otonomi 4. Integritas moral

Apa tujuan etika profesi?

chevron-down

Etika profesi bertujuan agar setiap orang tetap berada dalam nilai-nilai profesional, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi profesi yang dipegangnya.

Apa itu integritas moral dalam etika profesi?

chevron-down

Integritas moral adalah kualitas kejujuran serta prinsip moral dalam diri seseorang yang harus dilakukan secara konsisten dalam menjalankan profesinya. Sebagai profesional, seseorang harus senantiasa menjaga kepentingan profesi, diri sendiri, serta memikirkan kepentingan masyarakat.

(AAG)