Faktor Produksi Turunan: Arti, Contoh, dan Fungsinya dalam Perekonomian

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Faktor produksi turunan adalah elemen-elemen yang tidak langsung terlibat dalam pembuatan produk, tetapi tetap berkontribusi signifikan terhadap hasil akhir.
Pada praktiknya, faktor produksi turunan lebih berfokus pada aspek pendukung yang memperlancar proses produksi. Contohnya meliputi infrastruktur, teknologi, logistik, dan layanan keuangan.
Faktor-faktor tersebut tidak secara langsung menghasilkan barang atau jasa, tetapi keberadaannya sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Contoh Faktor Produksi Turunan
Telah disinggung sebelumnya, contoh faktor produksi turunan adalah infrastruktur, teknologi, logistik, dan layanan keuangan. Berikut penjelasannya masing-masing yang dikutip dari buku Explore Ilmu Pengetahuan Sosial Jilid 1 untuk SMP/MTs Kelas VII oleh Mulya, dkk.
1. Infrastruktur
Infrastruktur seperti jalan raya, pelabuhan, dan jaringan listrik adalah contoh nyata faktor produksi turunan. Tanpa infrastruktur yang memadai, distribusi barang dan jasa akan terhambat.
2. Teknologi
Teknologi berperan dalam meningkatkan efisiensi produksi. Contohnya, penggunaan mesin otomatis di pabrik atau perangkat lunak yang membantu manajemen produksi.
3. Logistik dan Transportasi
Sistem logistik yang efisien memastikan barang dapat sampai ke konsumen tepat waktu. Ini termasuk transportasi, pergudangan, dan pengelolaan rantai pasok.
4. Layanan Keuangan
Akses ke layanan keuangan seperti perbankan, pinjaman, dan asuransi juga merupakan faktor produksi turunan. Modal yang disediakan oleh lembaga keuangan memungkinkan perusahaan untuk berinvestasi dalam produksi.
Baca Juga: Faktor Produksi Asli dan Contohnya untuk Hasilkan Produk
Fungsi Faktor Produksi Turunan dalam Perekonomian
Faktor produksi turunan tak hanya menjadi pendukung proses produksi, tetapi juga memiliki fungsi strategis untuk menjadi pendorong keberhasilan suatu bisnis dan perekonomian.
Oleh karena itu, investasi dalam faktor produksi turunan harus menjadi prioritas untuk menciptakan ekosistem produksi yang lebih efisien dan kompetitif.
Menurut Nurul Anwar dalam bukunya yang berjudul Buku Pintar Ekonomi Mikro, berikut fungsi utama faktor produksi turunan dalam perekonomian:
1. Meningkatkan Produktivitas
Dengan adanya teknologi dan infrastruktur yang memadai, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam proses produksi.
2. Mempercepat Distribusi
Logistik yang baik memastikan barang dan jasa dapat didistribusikan dengan cepat dan efisien, sehingga memenuhi kebutuhan pasar secara tepat waktu.
3. Mendukung Inovasi
Teknologi sebagai faktor produksi turunan memungkinkan perusahaan untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk baru yang lebih kompetitif.
4. Mengurangi Biaya Produksi
Infrastruktur dan teknologi yang baik dapat membantu perusahaan mengurangi biaya produksi, sehingga menghasilkan harga jual yang lebih kompetitif.
(NDA)
