Konten dari Pengguna

Faktor yang Mempengaruhi Skala Ekonomis dan Jenis-jenisnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Faktor yang Mempengaruhi Skala Ekonomis. Foto: Pexels.com/mali maeder
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Faktor yang Mempengaruhi Skala Ekonomis. Foto: Pexels.com/mali maeder

Salah satu faktor yang mempengaruhi skala ekonomis adalah biaya tetap dalam produksi. Biaya tetap ini dapat mencakup mesin, infrastruktur, dan lainnya.

Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi skala ekonomi lebih lanjut, simak terlebih dahulu pengertian skala ekonomi dan jenis-jenisnya di artikel Berita Bisnis berikut.

Daftar isi

Pengertian Skala Ekonomis

Ilustrasi Faktor yang Mempengaruhi Skala Ekonomis. Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Mengutip investopedia.com, skala ekonomi adalah keuntungan biaya yang diperoleh perusahaan ketika produksi menjadi efisien dengan meningkatkan produksi dan menurunkan biaya.

Hal ini terjadi karena biaya tersebar ke sejumlah besar barang. Biaya sendiri dapat berupa biaya tetap dan biaya variabel.

Skala ekonomi adalah konsep penting untuk bisnis apa pun di industri apa pun. Skala tersebut juga mewakili penghematan biaya dan keunggulan kompetitif dari bisnis yang lebih besar daripada bisnis yang lebih kecil.

Merujuk corporatefinanceinstitute.com, keuntungan skala ekonomi muncul karena hubungan terbalik antara biaya tetap per unit dan kuantitas yang diproduksi. Semakin besar kuantitas output yang dihasilkan, semakin rendah biaya tetap per unit.

Faktor yang Mempengaruhi Skala Ekonomis

Ilustrasi Faktor yang Mempengaruhi Skala Ekonomis. Foto: Pexels.com/Lina Kivaka

Mengutip skripsi Analisis Efisiensi, Skala Produksi, dan Elastisitas Produksi pada Industri Besar dan Sedang di Jawa Barat oleh Muslim, berikut faktor-faktor yang mempengaruhi skala ekonomi:

  1. Pengurangan harga barang mentah dan kebutuhan produksi lain.

  2. Spesialisasi biaya produksi ataupun biaya tetap dalam proses produksi, misalnya, biaya pembelian gedung, mesin, maupun infrastruktur produksi.

  3. Produk sampingan (by products) diproduksi.

  4. Mendorong perkembangan usaha lain.

Biaya tetap dalam produksi, seperti biaya mesin atau infrastruktur produksi, pembelian gedung, dan sebagainya merupakan faktor utama skala ekonomi.

Jenis-jenis Skala Ekonomis

Ilustrasi Faktor yang Mempengaruhi Skala Ekonomis. Foto: Pexels.com/Anna Shvets

Merujuk investopedia.com, skala ekonomi dapat bersifat internal dan eksternal. Skala ekonomi internal didasarkan pada keputusan manajemen, sedangkan skala ekonomi eksternal berkaitan dengan faktor luar.

Berikut pembahasan lebih lanjut mengenai jenis skala ekonomi yang dikutip laman corporatefinanceinstitute.com:

1. Skala Ekonomi Internal

Skala ekonomi internal mengacu pada skala ekonomi yang unik untuk sebuah perusahaan.

Misalnya, sebuah perusahaan dapat memegang hak paten atas mesin produksi massal yang memungkinkan perusahaan menurunkan biaya produksi rata-rata lebih rendah daripada perusahaan lain di industri yang sama.

2. Skala Ekonomi Eksternal

Skala ekonomi eksternal mengacu pada skala ekonomi yang dinikmati seluruh industri. Sebagai contoh, pemerintah ingin meningkatkan produksi baja. Untuk melakukannya, pemerintah mengumumkan bahwa semua produsen baja yang mempekerjakan lebih dari 10.000 pekerja akan diberi keringanan pajak 20%.

Dengan demikian, perusahaan yang mempekerjakan kurang dari 10.000 pekerja berpotensi menurunkan biaya produksi rata-rata dengan mempekerjakan lebih banyak pekerja.

(MQ)

Frequently Asked Question Section

Apa biaya yang terlibat dalam proses produksi?
chevron-down

Biaya tetap dan biaya variabel.

Bagaimana hubungan kuantitas output dengan biaya tetap dalam skala ekonomi?
chevron-down

Semakin besar kuantitas output yang dihasilkan, semakin rendah biaya tetap per unit.

Apa faktor utama yang mempengaruhi skala ekonomi?
chevron-down

Biaya-biaya tetap dalam produksi, seperti biaya mesin atau infrastruktur produksi, pembelian gedung, dan lainnya.