Konten dari Pengguna

FOB Shipping Point: Definisi, Akibat, dan Contohnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kirim barang dengan FOB shipping point. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kirim barang dengan FOB shipping point. Foto: Pixabay

Free on Board atau FOB shipping point adalah salah satu syarat pengiriman barang yang dipakai oleh perusahaan dagang. Syarat ini berlaku untuk pengiriman barang yang menggunakan kapal laut.

Menurut buku Akuntansi Perpajakan oleh Ahmad Faisal dan Setiadi, FOB shipping point merupakan biaya angkut dibayar oleh pembeli dan kepemilikan barang dagang berpindah pada saat barang sampai di pelabuhan atau barang sampai di perusahaan pengangkut.

Sementara menurut situs Blog Universitas Brawijaya, FOB shipping point (franco gudang penjual) artinya beban angkut barang sejak dari gudang penjualan sampai dengan gudang pembelian menjadi tanggungjawab pembeli.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa FOB shipping point adalah pengalihan hak barang dari penjual ke pembeli pada saat barang diserahkan kepada perusahaan pengangkutan yang ditunjuk.

Akibat Pengiriman Barang dengan FOB Shipping Point dan Contohnya

Ilustrasi kirim barang dengan FOB shipping point. Foto: Pixabay

FOB shipping point disebut juga dengan syarat penyerahan loko gudang penjual. Berikut beberapa akibat dari pengiriman barang dengan FOB shipping point yang dikutip dari buku Ekonomi ;- Jilid 3 karya Alam S:

  • Biaya pengangkutan barang menjadi tanggungan pembeli sejak barang itu diserahkan di gudang penjual;

  • Risiko atas barang (misalnya rusak atau hilang) sejak diserahkan di gudang penjual menjadi tanggungan pembeli; dan

  • Transaksi dianggap telah terjadi dan dapat dibukukan sejak sat barang diserahkan di gudang penjual.

Sebagai contoh, perusahaan XYZ di Indonesia membeli perangkat elektronik dari pemasoknya di Cina dengan kontrak FOB shipping point. Apabila pengangkut yang ditunjuk merusak barang selama pengiriman, maka perusahaan XYZ yang bertanggung jawab penuh atas kerusakan tersebut.

Perusahaan XYZ juga tidak dapat meminta kepada pemasok untuk mengganti kerugian atas kerusakan tersebut. Sebab, tanggung jawab pemasok hanya sampai pada saat perangkat elektronik tersebut dimuat ke pengangkut.

Perbedaan FOB Shipping Point dengan FOB Destination Point

Ilustrasi kirim barang dengan FOB shipping point. Foto: Pixabay

Berbeda dengan FOB shipping point, FOB destination point berarti bahwa kepemilikan barang baru akan berpindah dari penjual ke pembeli saat barang dikirim atau sampai ke lokasi yang ditentukan pembeli.

Dengan kata lain, sepanjang perjalanan barang tersebut masih menjadi milik penjual. Selain itu, penjual juga harus bertanggung jawab secara penuh atas barang selama proses pengiriman berlangsung.

Misalnya, perusahaan ABC di Amerika Serikat membeli komputer dari pemasok di Cina dengan kontrak FOB destination point. Namun ternyata, komputer tidak berhasil terkirim ke tujuan, maka pemasok harus mengganti uang perusahaan ABC atau mengirim ulang komputer tersebut.

Alam S menerangkan dalam bukunya yang berjudul Ekonomi ;- Jilid 3, syarat penyerahan barang FOB destination point menyebutkan bahwa barang dagang diserahkan penjual di gudang pembeli. Syarat ini berakibat:

  • Biaya pengangkutan barang sampai barang diserahkan di gudang pembeli menjadi tanggungan penjual jika barang diasuransikan selama pengiriman, biaya asuransi juga menjadi tanggungan penjual;

  • Risiko atas barang selama dalam pengiriman menjadi tanggungan penjual; dan

  • Transaksi dianggap sah jika barang telah diserahkan oleh penjual di gudang pembeli.

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan FOB shipping point?

chevron-down

FOB shipping point adalah pengalihan hak barang dari penjual ke pembeli pada saat barang diserahkan kepada perusahaan pengangkutan yang ditunjuk.

Bagaimana kepemilikan barang berdasarkan perjanjian FOB Shipping Point?

chevron-down

Hak kepemilikan barang dengan syarat FOB shipping point akan berpindah pada pembeli ketika barang-barang telah diserahkan oleh penjual pada pihak pengangkut.

Apa perbedaan antara FOB shipping point dan FOB destination point?

chevron-down

Dengan FOB shipping point, kepemilikan akan langsung berpindah ke pembeli setelah penjual menyerahkan barang ke pihak pengangkut. Namun pada FOB destination point, kepemilikan baru akan berpindah dari penjual ke pembeli apabila barang telah sampai di tempat pembeli.