Foreman: Pengertian, Tugas, dan Tanggung Jawab

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foreman adalah salah satu istilah pekerjaan yang bertugas sebagai pengawas lapangan. Umumnya kita biasa mengenal Foreman dengan sebutan Supervisor.
Seorang Foreman biasanya memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengawasi staf atau karyawan dalam suatu perusahaan. Selain itu, apa saja tugas dan tanggung jawab Foreman? Simak penjelasannya di bawah ini.
Pengertian Foreman
Foreman adalah jabatan produksi yang mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dalam lingkup tertentu di perusahaan.
Menurut jurnal Analisis Peran dan Fungsi Supervisor terhadap Disiplin Kerja Pegawai pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kab. Gowa oleh Mila Nurjannah, Supervisor atau Foreman adalah seseorang yang melakukan aktivitas supervisi.
Jabatan ini sering kali diartikan sebagai jabatan pengawas atau penyelia yang berada di atas karyawan biasa (staf atau operator). Meski berada di atas karyawan biasa, secara kedudukan Foreman berada di bawah seorang manajer.
Lebih lanjut dalam jurnal Peranan Supervisor Pendiidkan dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN 14 Allu Kabupaten Banteang oleh Nurbaya dijelaskan juga pengertian Foreman atau Supervisor.
Foreman adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki manajemen pengelolaan dan meningkatkan kinerja staf dalam menjalankan tugas, fungsi, dan kewajibannya di suatu perusahaan atau tempat kerja.
Adapun cara yang dapat dilakukan seorang Foreman untuk mewujudkan hal itu ialah dengan memberi bantuan, dorongan, pembinaan, bimbingan, dan memberikan kesempatan bagi para staf untuk memperbaiki kinerjanya.
Tugas dan Tanggung Jawab Foreman
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, seorang Foreman memiliki pekerjaan yang tak mudah. Sebab ia harus mampu mengawasi tim yang berada di bawahnya supaya dapat bekerja sesuai standar dan arahan yang ditetapkan oleh perusahaan.
Berikut tugas dan tanggung jawab seorang Foreman dalam perusahaan yang dikutip dari jurnal karya Mila Nurjannah:
1. Penelitian
Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh seorang Foreman adalah melakukan penelitian mengenai situasi perusahaan dan karyawan-karyawan yang berada di bawahnya. Kegiatannya dapat merumuskan permasalahan di suatu perusahaan melalui data yang ada.
Foreman harus memiliki kompetensi mengumpulkan berbagai fakta dan opini sebagai bahan analisis dalam mengambil keputusan. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan berbagai teknik, misalnya, observasi dan wawancara.
2. Penilaian
Selain meneliti, aktivitas lainnya adalah melakukan evaluasi atau penilaian secara kooperatif dengan karyawan yang ada di bawahnya. Kegiatan evaluasi tersebut antara lain:
Mencari aspek-aspek positif yang telah dicapai.
Meninjau aspek-aspek negatif yang masih menjadi penghalang atau hambatan pencapaian kinerja.
Menganalisis penyebab terjadinya hambatan pencapaian kinerja yang dialami.
3. Perbaikan
Pada tahap ini aktivitas Foreman berikutnya adalah memperbaiki dan meningkatkan performa kerja secara berkesinambungan agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik kedepannya.
Adapun tahap peningkatan yang menjadi tugas Foreman mencakup:
Mencari solusi-solusi terbaik untuk mengatasi hambatan yang dialami.
Mempertahankan proses yang sudah baik dan meningkatkannya agar lebih baik lagi.
3. Pembimbing
Seorang Foreman memiliki kewajiban untuk memberikan bimbingan, arahan, dan penyuluhan ke bawahannya. Aktivitas Supervisor yang satu ini mencakup:
Mengoptimalkan karyawan untuk perbaikan.
Memberi bimbingan dan penyuluhan.
4. Kerja sama
Salah satu kegiatan Foreman adalah menciptakan iklim kerja sama dan gotong-royong secara kekeluargaan dengan karyawan. Kegiatan ini bertujuan untuk membawa Foreman ke arah yang lebih baik.
Pada aktivitas ini seorang Foreman akan menjadi pemimpin dalam tim untuk menciptakan kolaborasi bersama guna mencapai kesuksesan tim.
(FNS)
