Fungsi Wirausaha, Definisi, dan Jenis-jenis Kewirausahaannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi wirausaha dapat dilihat dari dua pendekatan, yakni mikro dan makro. Pada pendekatan mikro, wirausaha memiliki fungsi sebagai innovator dan planner.
Sementara, secara marko wirausaha memiliki salah satu fungsi untuk menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat guna meningkatkan perekonomian negara atau daerah sekitar.
Untuk mengetahui fungsi wirausaha lebih lanjut, simak juga pengertian dan jenis kewirausahaan yang dilakukan oleh wirausaha di artikel Berita Bisnis berikut ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Wirausaha
Mengutip investopedia.com, wirausaha adalah individu yang menciptakan bisnis baru, menanggung sebagian besar risiko, dan menikmati sebagian besar hasilnya. Proses mendirikan bisnis dikenal sebagai kewirausahaan.
Wirausaha memainkan peran kunci dalam ekonomi apa pun, menggunakan keterampilan dan inisiatif yang diperlukan untuk mengantisipasi kebutuhan dan membawa ide-ide baru ke pasar.
Wirausaha menggabungkan sumber daya alam yang ada, tenaga kerja, dan modal untuk menghasilkan produk berupa barang atau jasa. Sebelum melakukan produksi, wirausaha biasanya memiliki rencana bisnis sebagai panduan untuk mencapai tujuannya.
Baca Juga: Mengenal 6 M dalam Wirausaha guna Mencapai Tujuan Berbisnis
Fungsi Wirausaha
Merujuk skripsi Perbedaan Karakteristik Wirausaha Etnis Cina dengan Wirausaha Pribumi dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi di Pasar Kecamatan Sumber Rejo Kabupaten Tanggamus) oleh Syafak, fungsi wirausaha terbagi menjadi dua, yakni secara mikro dan makro. Secara mikro, wirausaha memiliki dua fungsi, yakni:
1. Inovator
Ini berarti seorang wirausaha menemukan dan menciptakan sesuatu yang baru, seperti produk, teknologi, cara, ide, organisasi, dan sebagainya.
2. Perencana (Planner)
Dalam fungsi ini, wirausaha berperan merancang tindakan dan usaha baru, merencanakan strategi usaha yang baru, merencanakan ide-ide dan peluang dalam meraih sukses, menciptakan struktur perusahaan yang baru, dan sebagainya.
Secara makro, wirausaha memiliki beberapa fungsi, yakni:
Menciptakan kemakmuran untuk lingkungan sekitar maupun negara.
Pemerataan kekayaan masyarakat, sehingga tak terjadi kesenjangan ekonomi.
Kesempatan kerja yang berfungsi sebagai mesin pertumbuhan perekonomian suatu negara.
Jenis Kewirausahaan yang Dilakukan Wirausaha
Mengutip byjus.com, sendpulse.com, dan masslight.com, kewirausahaan diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis seperti berikut ini:
1. Kewirausahaan Bisnis Kecil
Bisnis ini dibuat wirausaha biasa dan didanai pribadi. Mereka tumbuh dengan kecepatan sendiri. Contoh bisnis kewirausahaan ini adalah toko kelontong, penata rambut, pembuat roti, dan agen perjalanan.
2. Kewirausahaan yang Dapat Diskalakan
Perusahaan di industri teknologi sering kali termasuk dalam jenis ini karena mereka cenderung memiliki potensi besar dan dapat mengakses pasar global.
Bisnis ini dapat dengan mudah menerima dukungan finansial dari investor dan tumbuh menjadi perusahaan internasional. Contoh kewirausahaan jenis ini adalah Google, Uber, Facebook, dan Twitter.
Perusahaan-perusahaan rintisan ini mempekerjakan pekerja terbaik dan mencari investor untuk mendorong pengembangan ide dan skala mereka.
3. Kewirausahaan Perusahaan Besar
Kewirausahaan perusahaan besar adalah perusahaan besar yang memulai dari kecil dan berkembang dengan menawarkan produk dan layanan baru untuk konsumen.
Contoh dari kewirausahaan jenis ini adalah Apple. Perusahaan berlogo apel itu memulai bisnisnya dengan menjual komputer secara eksklusif. Namun sekarang Apple menawarkan berbagai macam produk dan layanan, seperti iPad, Apple Music, Apple TV, iCloud, dan Apple Card.
Perusahaan besar memiliki umur terbatas karena preferensi pelanggan, teknologi, dan pesaing berubah seiring waktu. Untuk itu, mereka dituntut selalu adaptif dan merancang produk inovatif yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan modern.
4. Kewirausahaan Sosial
Jenis kewirausahaan ini berfokus pada produksi produk dan layanan yang menyelesaikan kebutuhan dan masalah sosial. Satu-satunya moto dan tujuan mereka adalah bekerja untuk masyarakat.
(MQ)
