Gaji Arsitek per Bulan, Bisa Mencapai Rp 50 Juta!

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah benar arsitek merupakan pekerjaan yang menjanjikan karena banyak yang beranggapan bahwa gaji arsitek cukup besar? Yuk intip daftar gaji arsitek melalui artikel berikut ini.
Dalam KBBI, arsitektur adalah seni dan ilmu merancang serta membuat konstruksi bangunan, jembatan, dan sebagainya; ilmu bangunan. Di sini kita mendapati bahwa bidang ini dapat merancang berbagai bangunan lain selain rumah atau gedung (bangunan yang dapat di huni). Sedangkan orang yang mengerjakan bidang ini dinamakan arsitek.
Arsitek adalah orang yang bertugas merancang struktur seperti gedung perkantoran, bisnis, stadion, sekolah, mal, dan tugas arsitek lainnya. Arsitek juga bekerja untuk mendesain ruang luar ruangan. Soerang arsitek mengumpulkan banyak informasi sebagai bahan pertimbangan dalam memilih lokasi, regulasi wilayah, kode bangunan, dan akses ke bangunan.
Jika ingin menjadi arsitek, kamu harus melewati perjalanan yang cukup panjang. Akan tetapi perjalanan panjang tersebut cukup menjanjikan. Bahkan bisa meraup gaji hingga ratusan juta dari tiap proyek yang dipegangnya.
Untuk menjadi seorang arsitek, kamu diharuskan memiliki lisensi dengan mengikuti program studi Sarjana (S1) selama empat tahun, program profesi arsitek selama satu tahun, magang dua tahun, hingga mengikuti ujian lisensi arsitek.
Kamu tertarik menjadi seorang arsitek? Yuk intip daftar gaji arsitek di Indonesia di bawah ini.
Daftar Gaji Arsitek di Indonesia
Sebenarnya gaji seorang arsitek tidak menentu karena banyak faktor yang mempengaruhi besaran nominalnya. Komponen tersebut di antaranya pendidikan, pengalaman, proyek yang pernah ditangani, portofolio, dan perusahaannya.
Mengutip dari riset Indonesia Salary Guide 2020 yang dibuat oleh konsultan Kelly Service. Gaji seorang arsitek dengan kualifikasi S1 dengan pengalaman kerja 5-8 tahun bisa berkisar antara Rp10 juta hingga Rp18,5 juta per bulan.
Berikut standar gaji seorang arsitek di Indonesia sebagai berikut.
Gaji arsitek pemula atau seorang fresh graduate memiliki standar gaji sebesar UMR atau sekitar Rp 4,3 Juta.
Sementara karyawan arsitek entry level atau memiliki pengalaman di pekerjaan bidang ini selama satu hingga dua tahun, umumnya bisa mendapatkan gaji hingga Rp7 juta.
Untuk arsitek kelas manajer dan direktur, standar gaji yang bisa didapatkan adalah berkisar Rp15 juta hingga Rp50 juta per bulannya.
Macam-macam Profesi Arsitek
1. Arsitek Rumah
Profesi ini seorang arsitek difokuskan untuk melakukan desain rumah atau hunian tempat tinggal.
2. Arsitek Perumahan
Seorang arsitek perumahan bertanggung jawab mencakup tata letak untuk lebih dari satu rumah dan rencana yang mempertimbangkan kesehatan masyarakat, sirkulasi yang efisien, dan kebutuhan masyarakat di perumahan tersebut.
3. Arsitek Komersial
Seorang arsitek dapat dikatakan sebagai arsitek komersial karena ia mengkhususkan diri dalam merancang struktur non-hunian atau publik seperti gedung perkantoran atau pusat perbelanjaan. Proyek-proyek ini dirancang untuk masyarakat umum dan berpusat pada pengguna. Proyek komersial biasanya berskala besar dan melibatkan tim arsitek dan konsultan yang lebih besar.
4. Arsitek Industri
Peran utama seorang arsitek industri adalah untuk memahami fungsi struktur yang ditugaskan dan merancang proses input dan output yang terjadi dalam industri.
Semoga ulasan gaji arsitek kali ini bermanfaat ya!
(SRS)
