Gaji Mekanik Tambang dan Kualifikasi Umumnya di Indonesia

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mekanik tambang adalah orang yang menyelesaikan permasalahan pada alat berat yang digunakan untuk menambang seperti bulldozer, front-end loader, traktor, mesin bor, forklift, crane, hoist, dan lain sebagainya.
Para mekanik tambang melakukan hal tersebut guna memastikan bahwa peralatan aman untuk dioperasikan dan dijalankan dengan baik. Karenanya, mereka dituntut untuk bisa menganalisis malfungsi, memperbaiki, membangun kembali, dan memelihara peralatan.
Walau tugasnya tidak berbeda dengan para mekanik di industri lain, gaji mekanik tambang bisa dibilang cukup besar. Bagi yang penasaran dengan gaji mekanik di industri pertambangan Indonesia, simak informasi lengkapnya dalam uraian di bawah ini.
Gaji Mekanik Tambang di Indonesia
Besaran gaji mekanik tambang sebenarnya bergantung pada jabatan yang diembannya. Semakin tinggi jabatan seorang mekanik tambang, semakin besar pula penghasilan atau gaji yang akan diterimanya.
Merujuk data Indonesia Salary Guide 2023, besaran gaji terendah yang didapatkan seorang mekanik dalam sektor pertambangan adalah sebesar Rp 20 juta per bulan dengan posisi Superintendent Mining Engineering.
Sementara untuk posisi Manager Mining Engineering akan mendapat gaji sebesar Rp 45 juta per bulan. Apabila mekanik tambang naik tingkat menjadi General Manager, ia akan menerima penghasilan Rp 90 juta per bulan.
Adapun posisi tertinggi di industri pertambangan dipegang oleh Director dengan gaji mencapai Rp 230 juta per bulan. Untuk dapat menjadi Director, seseorang perlu memiliki pengalaman dan keahlian yang mumpuni karena tanggung jawabnya sangatlah besar.
Baca juga: Gaji Pertambangan di Kalimantan dan Prospek Kerjanya
Kualifikasi Mekanik Tambang di Indonesia
Untuk dapat melamar pekerjaan sebagai mekanik tambang, seseorang harus memenuhi kualifikasi umum yang dikutip dari laman Indeed berikut ini:
Memahami berbagai hal terkait mesin, terutama mesin-mesin yang akan ditangani di dalam pekerjaannya.
Memahami karakteristik setiap jenis mesin dan juga berbagai komponen yang terdapat di dalam mesin itu sendiri.
Memiliki keahlian dalam mengoperasikan berbagai peralatan maupun instrumen yang akan dipakai untuk melakukan perawatan maupun perbaikan terhadap mesin.
Memahami dan mengenal berbagai spare part cadang maupun komponen yang akan digunakan sebagai pengganti, jika sewaktu-waktu mesin mengalami kerusakan dan membutuhkan penggantian spare part.
Memiliki kemampuan yang baik dalam membuat diagnosa terhadap mesin yang sedang dikerjakan, serta memiliki kemampuan dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada mesin tersebut, sehingga bisa melakukan perbaikan yang diperlukan.
Mengikuti dengan baik perkembangan di bidang teknologi mesin, sehingga memiliki kemampuan yang baik dalam mengatasi berbagai kendala yang terjadi pada mesin, termasuk mesin-mesin yang baru.
Memiliki kemampuan untuk melakukan perawatan pada mesin, baik itu perawatan rutin yang dijadwalkan secara berkala maupun perawatan mendadak dalam kondisi tertentu, jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Memahami prosedur pengoperasian mesin, termasuk sistem kerja yang diterapkan di dalam mesin itu sendiri.
(NDA)
