Gaji Tukang Parkir Pesawat per Bulan di Indonesia

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah kamu tahu tentang tukang parkir pesawat? Ternyata gaji tukang parkir pesawat atau yang disebut marshaller ini cukup menjanjikan untuk setiap bulannya.
Dilansir Time Out, marshaller bertugas untuk memberikan komando kepada pilot saat hendak memarkirkan pesawat ketika mendarat di landasan pacu bandara. Oleh karena itu, marshaller dituntut memiliki kecepatan serta ketepatan dalam memberi arahan, dan karena itu pula pekerjaan tukang parkir pesawat ini disebut sebagai salah satu profesi yang menantang dalam dunia penerbangan.
Diberitakan kumparan, dalam berkomunikasi dengan pilot pesawat, marshaller menggunakan sinyal tubuh universal untuk memberikan petunjuk saat pesawat berada di landasan. Marshallers juga perlu menjaga taxiway dan tempat parkir pesawat bebas dari benda asing seperti kantong plastik dan sekrup kecil.
Berapa Gaji Tukang Parkir Pesawat?
Berdasarkan beberapa sumber, pekerjaan tukang parkir pesawat di negara-negara maju dapat memperoleh gaji kurang lebih sebesar 500 juta hingga 1 miliar rupiah per tahunnya. Jumlah gaji tukang parkir pesawat juga bergantung pada pihak maskapainya.
Di Indonesia, gaji tukang parkir pesawat kebanyakan mengikuti UMP atau upah minimum daerah masing-masing. Rata-rata gaji tukang parkir pesawat di Indonesia berkisar di angka Rp 4-6 juta rupiah per bulannya. Walaupun begitu, besaran gaji pekerjaan ini juga disesuaikan dengan keahlian dan lama sang tukang parkir tersebut bekerja.
Peran Penting Tukang Parkir Pesawat
Di samping pekerjaannya yang terbilang menantang, profesi tukang parkir pesawat memiliki peran yang sangat penting bagi penerbangan, antara lain sebagai berikut ini.
Sebagai Perpanjangan Mata Pilot
Tukang parkir pesawat sangat penting bagi pilot. Sebab, mereka menjadi perpanjangan mata pilot dalam mengemudikan pesawat. Marshaller bertugas memandu pesawat mulai dari lepas landas, pendaratan, hingga saat akan parkir di hanggar.
Sebagai Jalur Koordinasi
Karena tugasnya berkaitan dengan lepas landas dan pendaratan pesawat, profesi ini menjadi salah satu jalur koordinasi yang sangat penting. Ketika pesawat hendak mendarat, pilot akan berkomunikasi dengan pengendali di bandara. Kemudian pilot juga berkomunikasi dengan teknisi perawatan yang akan memberikan informasi parkir kepada marshaller.
Hal yang Dibutuhkan untuk Menjadi Tukang Parkir Pesawat
Untuk menjadi seorang tukang parkir pesawat diperlukan syarat akademik dan lisensi yang telah ditentukan. Di Indonesia, syarat menjadi marshaller adalah harus menempuh pendidikan minimal SMA atau sederajat.
Kemudian, untuk menjadi seorang marshaller juga pertama-tama perlu mengikuti pelatihan khusus terkait profesi ini. Nantinya, Kementerian Perhubungan akan mengeluarkan lisensi beserta peringkat seorang marshaller yang telah mengikuti pelatihan.
Lisensi yang diperoleh juga memiliki masa berlaku, yaitu hanya selama dua tahun. Setelahnya wajib diperpanjang jika masa aktifnya telah habis.
Seorang marshaller perlu mematuhi banyak aturan khusus yang ketat. Seorang marshaller hanya boleh memarkirkan lima pesawat untuk setiap harinya. Biasanya, mereka bekerja sebanyak 13 jam sehari atau dibagi berdasarkan shift.
(AAG)
