Golden Cross: Pengertian dan Cara Mengidentifikasinya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di dunia trading saham, ada berbagai istilah dan teknik yang perlu dipahami guna melancarkan proses analisis pergerakan harga saham. Salah satu di dalamnya termasuk golden cross. Secara umum, golden cross adalah pola harga yang berkaitan dengan moving average.
Apa Itu Golden Cross?
Dilansir dari Investopedia, golden cross adalah sebuah pola harga saat moving average jangka pendek tengah melintas di atas moving average jangka panjang.
Setiap pelaku saham perlu memperhatikan pergerakan harga saham saat melakukan analisis teknikal. Sebab, hal itu akan mempermudah trader maupun investor ketika menjual maupun membeli saham.
Lalu, apa itu moving average? Moving average merupakan indikator yang mengacu pada price action sebelumnya. Tujuan adanya moving average tak lain untuk mengetahui pergerakan harga dalam jangka waktu tertentu dengan batasan support-resistance suatu aset.
Umumnya, moving average jangka pendek pada golden cross berkisar selama 50 hari. Sementara itu, jangka panjang moving average, yakni 200 hari.
Dihimpun dari berbagai sumber, waktu tersebut tak sepenuhnya dapat dijadikan acuan. Sebab, pada satu kondisi saat moving average jangka pendek melintasi moving average jangka panjang, itu dapat disebut dengan golden cross.
Namun, jika kondisi berbalik seperti saat moving average jangka pendek melintasi moving average jangka panjang, itu disebut dengan death cross. Sebab, death cross membentuk pola grafik saat moving average jangka pendek memotong moving average jangka panjang.
Singkatnya, saat pola golden cross muncul, maka pasar sedang dalam kondisi bullish atau menguat. Sedangkan saat death cross terbentuk, hal itu mengindikasikan bahwa pasar sedang dalam kondisi bearish atau melemah atau menurun.
Cara Mengidentifikasi Golden Cross
Dilansir dari sumber yang sama, setidaknya terdapat tiga tahap yang dapat dijadikan acuan untuk mengidentifikasi golden cross, yaitu:
Moving average jangka pendek berada di posisi bawah moving average jangka panjang saat pasar menunjukkan tren bearish atau menurun.
Moving average jangka pendek memotong moving average jangka panjang dan tren menjadi berbalik.
Tren naik akan muncul saat moving average jangka pendek tetap pada posisi di atas moving average jangka panjang.
Sementara itu, untuk mengidentifikasi munculnya pola death cross, caranya cukup membalik kondisi di atas.
Perlu dicatat pula, bahwa saat berinvestasi, rentang waktu dari moving average perlu diperhatikan oleh trader. Sebab, hal itu memengaruhi lamanya berinvestasi.
Dilansir dari laman Ajaib, umumnya, moving average pada pola golden cross yang kerap digunakan oleh trader, yakni selama 200 hari dan 50 hari. Akan tetapi, untuk investasi jangka pendek, moving average pada pola ini hanya berlangsung selama 5 hari hingga 15 hari.
Itulah penjelasan singkat mengenai pola golden cross sebagai salah satu metode analisis teknikal dalam mengetahui pergerakan harga saham.
Pola ini merupakan salah satu opsi yang dapat dipelajari. Sebab, ada metode lain yang dapat digunakan untuk menganalisis pergerakan harga saham di pasaran. Semoga bermanfaat!
(ANM)
