Hambatan Komunikasi Bisnis: Semantik, Psikologis, Personal

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam komunikasi bisnis, terdapat hambatan yang mengakibatkan informasi yang disampaikan tak diterima secara tepat. Hambatan ini bisa berasal dari pesan itu sendiri ataupun kondisi emosional penerima dan pengirim.
Sebagai contoh, pemasaran produk yang dilakukan door to door untuk penduduk di Jawa Timur akan berbeda dari penduduk di Jakarta. Pemakaian bahasa Indonesia yang baku dapat membuat pesan tak diterima jelas oleh penduduk Jawa Timur.
Untuk mengetahui hambatan komunikasi bisnis lainnya, simak pembahasan selengkapnya di artikel Berita Bisnis berikut ini.
Hambatan Komunikasi Bisnis
Hambatan komunikasi bisnis adalah sesuatu yang menghentikan atau menghalangi komunikator untuk menyampaikan pesan pada orang yang tepat dan di waktu yang tepat dalam lingkup bisnis.
Mengutip leverageedu.com, berikut hambatan komunikasi bisnis dalam lingkungan perusahaan:
1. Hambatan Semantik
Hambatan semantik adalah tantangan yang muncul saat penyandian dan penguraian pesan. Penyebab paling umum dari hambatan tersebut termasuk kata-kata yang salah, penerjemahan yang tak tepat, dan lain sebagainya.
Berikut beberapa contoh hambatan semantik:
Penggunaan kata-kata yang salah, penghapusan frasa yang diperlukan, dan faktor-faktor lain, sehingga pesan yang diterima penerima terdistorsi dan berbeda dari versi aslinya.
Adanya simbol-simbol dengan berbagai interpretasi. Ini membuat pesan yang dimaksud tak dapat dipahami secara akurat oleh penerima.
Penerjemah bahasa yang tak mahir menguasai kedua bahasa dalam penyampaian informasi. Ini berisiko pesan tersebut dapat disalahartikan.
Gerakan tubuh dan isyarat komunikasi berperan penting. Jika kata-kata yang diucapkan dan bahasa tubuh tak sinkron, informasi dapat disalahartikan.
Baca Juga: Faktor Apa Saja yang menjadi Kepuasan Para Pelanggan? Ini Detailnya
2. Hambatan Psikologis
Hambatan psikologi adalah hambatan yang disebabkan oleh kondisi emosional penerima dan pengirim, seperti kemarahan, keprihatinan, dan kesedihan. Berikut contoh hambatan psikologis yang paling umum:
Membuat kesimpulan terlalu dini untuk suatu informasi. Hal ini dapat menyebabkan miskomunikasi yang merupakan penghalang bagi kesuksesan komunikasi.
Kegagalan penerima untuk mendengarkan pesan karena kurangnya perhatian terhadap pengirim pesan.
Ketidakpercayaan mengakibatkan penerima dan pengirim tak dapat menafsirkan komunikasi dalam bentuk aslinya.
Dalam komunikasi lisan, jika seseorang memperoleh informasi dari banyak lapisan, sebagian atau seluruh informasi penting yang disertakan dalam pesan akan hilang.
3. Hambatan Pribadi
Karakteristik pribadi pengirim dan penerima memiliki pengaruh signifikan terhadap aliran komunikasi bisnis. Berikut contoh hambatan pribadi:
Seorang atasan mungkin menyembunyikan komunikasi yang dia yakini dapat membahayakan otoritasnya.
Sejumlah orang mungkin enggan berkomunikasi, ini terjadi karena takut akan penolakan atau konsekuensi negatif lainnya. Karena itu, mereka memilih untuk menyimpan informasi itu sendiri.
Karyawan mungkin enggan memberikan rekomendasi yang berguna jika mereka tak diberi penghargaan atau dihargai.
(MQ)
