Hukum Penawaran dan Permintaan dalam Ilmu Ekonomi

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam setiap transaksi perdagangan, baik itu di pasar dan sebagainya, ada yang disebut dengan hukum penawaran dan ada juga yang disebut dengan hukum permintaan.
Keduanya memiliki pengaruh terhadap pasar, misalnya dalam kegiatan jual beli dan semacamnya. Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan berikut ini.
Pengertian dan Hukum Penawaran
Penawaran adalah keseluruhan jumlah barang yang tersedia untuk ditawarkan pada berbagai tingkat harga tertentu dan waktu tertentu.
Tingkat penawaran dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
Harga barang itu sendiri
Pada kondisi riil di masyarakat, terdapat persaingan antar barang yang sejenis (pengganti), yaitu antara satu produk dengan produk yang lain dalam memenuhi kebutuhan. Hal ini akan berdampak pada persaingan di dalam penawaran suatu barang. Produsen atau perusahaan akan menawarkan lebih banyak barang jika harga naik, begitupun sebaliknya.
Sebagai contoh, kenaikan biaya produksi susu di luar negeri akan membawa akibat pada kenaikan harga susu yang diimpor menjadi lebih mahal, sehingga konsumen susu di dalam negeri akan cenderung untuk mengalihkan konsumsi susu pada susu yang berasal dari dalam negeri.
Kenaikan konsumsi susu yang berasal dari dalam negeri ini akan mendorong produsen dalam negeri untuk meningkatkan atau menaikkan produksi dan penawaran susu.
Biaya produksi
Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh faktor produksi merupakan pengeluaran yang sangat penting dalam proses produksi. Pengeluaran tersebut mempunyai peranan yang sangat besar dalam menentukan biaya produksi.
Kemajuan teknologi
Tingkat teknologi memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan jumlah penawaran. Kenaikan produksi dan perkembangan ekonomi yang meningkat pada umumnya dipengaruhi oleh teknologi yang semakin modern.
Kemajuan teknologi bahkan mampu untuk mengurangi biaya produksi, mempertinggi produktivitas, meningkatkan mutu, serta menciptakan barang baru.
Pajak
Pajak bisa menjadi beban penjual (penambah harga yang ditawarkan) dan mengurangi laba. Maka semakin besar pajak, jumlah barang yang ditawarkan akan menurun, begitu pula sebaliknya.
Perkiraan harga di masa depan
Sebagai contoh, jika produsen meramalkan akan terjadi kenaikan harga beras bulan depan. Maka, pada saat ini produsen akan mengurangi stok penjualannya dan menunggu hingga bulan depan untuk mengeksploitasi keuntungan yang mungkin akan diperoleh akibat naiknya harga.
Bunyi dari hukum penawaran kurang lebih sebagai berikut:
"Semakin tinggi harga barang, semakin banyak jumlah barang yang akan ditawarkan. Semakin rendah harga barang, semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan".
Pengertian dan Hukum Permintaan
Permintaan adalah keinginan yang disertai oleh kemampuan untuk membeli barang dan jasa pada tingkat harga dan ketentuan. Permintaan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
Harga barang itu sendiri.
Harga barang pengganti atau substitusi.
Harga barang pelengkap atau komplementer.
Selera konsumen.
Perkiraan harga di masa depan.
Hukum permintaan kurang lebih berbunyi seperti berikut ini:
"Jika harga naik maka jumlah barang yang diminta akan menurun, sedangkan jika harga turun maka jumlah barang yang diminta akan naik".
Frequently Asked Question Section
Apa pengertian hukum penawaran?

Apa pengertian hukum penawaran?
Penawaran adalah keseluruhan jumlah barang yang tersedia untuk ditawarkan pada berbagai tingkat harga tertentu dan waktu tertentu.
Apa saja faktor yang mempengaruhi penawaran?

Apa saja faktor yang mempengaruhi penawaran?
1. Harga barang itu sendiri 2. Biaya produksi 3. Kemajuan teknologi 4. Pajak 5. Perkiraan harga di masa.
Bagaimana bunyi dari hukum penawaran?

Bagaimana bunyi dari hukum penawaran?
"Semakin tinggi harga barang, semakin banyak jumlah barang yang akan ditawarkan. Semakin rendah harga barang, semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan".
(AMP)
