Ini Penyebab Kartu ATM BRI Disable dan Cara Mengaktifkannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai bank yang menjamin keamanan nasabahnya, BRI menerapkan sistem disable pada setiap kartu ATM. Keadaan tersebut bisa membuat nasabah tak bisa melakukan berbagai jenis transaksi perbankan, termasuk tarik tunai di mesin ATM.
Salah satu tujuan diberlakukannya sistem tersebut adalah agar nasabah terhindar dari penyalahgunaan kartu ATM atau skimming. Lalu, apa saja penyebab kartu ATM BRI disable? Dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut penjelasan selengkapnya.
Penyebab Kartu ATM BRI Disable
Kartu ATM BRI yang berstatus disable tidak akan bisa digunakan untuk melakukan transaksi apa pun di mesin ATM. Tidak hanya itu, kamu juga tidak bisa melakukan pembayaran di merchant seperti restoran maupun tempat belanja.
Penyebab kartu ATM BRI disable juga sangat beragam, di antaranya adalah sebagai berikut:
Nasabah melakukan transaksi yang mencurigakan.
Kartu ATM BRI hilang, biasanya pemilik kartu melapor ke CS dan meminta kartu ATM tersebut dinonaktifkan.
Adanya indikasi melakukan skimming.
Setelah mengubah status kartu ATM dari enable menjadi disable, BRI akan mengirim pemberitahuan ke nasabah lewat SMS. Bagi nasabah yang sering melakukan transaksi perbankan tentu ingin cepat-cepat mengaktifkan kembali kartu ATM tersebut.
Lantas bagaimana cara mengaktifkannya kembali? Berikut empat metode mengaktifkan kembali Kartu ATM BRI yang disable secara praktis.
Cara Mengaktifkan Kembali Kartu ATM BRI yang Disable
Terdapat empat cara untuk mengaktifkan kembali (enable) kartu ATM BRI yang berstatus disable. Melansir laman bri.co.id, cara tersebut bisa dilakukan melalui aplikasi BRImo, Internet Banking, Call Center BRI, dan Customer Service BRI.
Cara Mengaktifkan Kartu ATM BRI yang Disable Melalui BRImo
Berikut langkah-langkah mengaktifkan kartu ATM BRI yang disable lewat BRImo selengkapnya:
Buka aplikasi BRImo di HP.
Klik menu Rekening dan pilih menu di pojok kanan atas.
Klik Non Aktifkan Kartu, kemudian geser Toggle Switch untuk Enable atau mengaktifkan kartu ATM BRI.
Selanjutnya klik OK dan selesai.
Cara Mengaktifkan Kartu ATM BRI yang Disable Melalui Internet Banking
Berikut langkah-langkah mengaktifkan kartu ATM BRI yang disable lewat Internet Banking selengkapnya:
Buka peramban lalu kunjungi https://ib.bri.co.id.
Lakukan login pada Internet Banking BRI.
Setelah masuk, pada tampilan utama klik Layanan dan klik lagi Layanan Lain.
Klik opsi Disable/ Enable Kartu.
Selesai, kamu berhasil mengaktifkan kembali kartu ATM BRI yang berstatus disable.
Cara Mengaktifkan Kartu ATM BRI yang Disable Melalui Kantor Cabang BRI
Bagi yang tidak menggunakan Mobile Banking atau Internet Banking, kamu bisa mengaktifkan kartu di kantor cabang BRI terdekat. Perlu diketahui nasabah akan dikenakan biaya jika mengganti kartu ATM baru, biasanya sebesar Rp10.000 hingga Rp15.000.
Biaya ini juga bisa langsung dipotong dari saldo yang ada di rekening kamu. Cara mengaktifkan kartu ATM BRI yang disable lewat kantor cabang BRI sangat mudah, berikut rinciannya:
Kunjungi kantor cabang BRI terdekat, pastikan kamu membawa dokumen yang dibutuhkan seperti KTP, buku tabungan, dan kartu ATM jika tidak hilang.
Datang ke bagian CS/teller lalu katakan maksud dan tujuan kamu.
Petugas CS akan meminta kamu untuk menyerahkan semua dokumen persyaratan.
Tunggu hingga selesai, permintaan kamu akan segera diproses.
Cara Mengaktifkan Kartu ATM BRI yang Disable Melalui Call Center BRI
Cara terakhir untuk mengaktifkan kartu ATM BRI yang disable adalah lewat call center BRI. Kamu cukup melakukan panggilan telepon ke nomor (14017) atau (1500017).
Jangan lupa untuk menyiapkan beberapa dokumen pendukung seperti nomor rekening dan nama ibu kandung. Kamu juga akan dimintai untuk menjawab beberapa pertanyaan dari petugas dengan jelas.
Demikianlah penjelasan mengenai penyebab kartu ATM BRI disable dan empat cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!
(ZHR)
