Jadwal Dividen Gudang Garam, Cek Cum Date dan Besarannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Informasi mengenai jadwal dividen Gudang Garam menjadi salah satu pengumuman yang paling dinantikan oleh para investor. Kepastian mengenai tanggal dan nominal per sahamnya diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa, 23 Juni 2026 lalu.
Bagi para pemburu imbal dividen, informasi ini sering kali dimanfaatkan untuk mengatur ulang strategi portofolio. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk terus memantau keterbukaan informasi resmi agar tidak tertinggal jadwal pembagian keuntungan tersebut.
Jadwal Dividen Gudang Garam
Berdasarkan keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Gudang Garam Tbk (GGRM) akan membagikan dividen dengan total mencapai Rp1.539.270.400.000 atau Rp1,5 triliun. Setiap pemegang saham yang sah akan memperoleh imbal hasil sebesar Rp800 per lembar saham.
Dividen tersebut akan ditransfer langsung ke rekening penanam modal pada Kamis, 23 Juli 2026 mendatang. Momen ini tepat sebulan setelah RUPST GGRM tahun buku 2025 dilaksanakan.
Selain jadwal pembayaran dividen, produsen rokok ini juga telah menetapkan batas waktu pembelian saham agar investor dapat menerima pembagian dividen, atau dikenal dengan istilah cumulative dividend date (cum dividen date).
Berikut rincian jadwal pembagian dividen Gudang Garam:
Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: Rabu, 1 Juli 2026.
Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: Kamis, 2 Juli 2026.
Cum dividen di pasar tunai: Jumat, 3 Juli 2026.
Ex dividen di pasar tunai: Senin, 6 Juli 2026.
Penetapan daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai: Jumat, 3 Juli 2026.
Pembayaran dividen: Kamis, 23 Juli 2026.
Perbandingan Tren Dividen Gudang Garam
Dividen dengan total alokasi sebesar Rp1,5 triliun atau Rp800 per lembar saham ini terpantau mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun buku sebelumnya. Pada tahun buku 2024, emiten dengan kode saham GGRM ini tercatat membagikan dividen Rp962 miliar atau Rp500 per saham.
Meskipun mulai merangkak naik, nilai dividen tahun buku 2025 sebenarnya masih jauh di bawah pencapaian historis perseroan pada beberapa tahun silam.
Sebagai perbandingan, pada tahun buku 2018 dan 2020, GGRM sempat membagikan keuntungan tertinggi sebesar Rp2.600 per saham dengan total pembayaran menembus Rp5 triliun.
Sementara itu, pada tahun buku 2021, Gudang Garam berhasil mencairkan dividen dengan total Rp4,3 triliun atau Rp2.250 per saham.
Di tahun berikutnya atau pada tahun buku 2022, perusahaan yang berkedudukan di Kediri, Jawa Timur ini, mencatatkan jumlah pembayaran dividen sebesar Rp2,3 triliun atau Rp1.200 per saham.
Struktur Kepemilikan Saham Gudang Garam
PT Suryaduta Investama bertindak sebagai pemegang saham mayoritas pengendali di Gudang Garam dengan porsi kepemilikan mencapai 69,29%. Posisi kepemilikan institusional ini kemudian diikuti oleh PT Suryamitra Kusuma yang memegang porsi saham sebesar 6,26%.
Selain kepemilikan lewat perusahaan terafiliasi, anggota keluarga Wonowidjojo, seperti Juni Setiawati Wonowidjojo dan Susilo Wonowidjojo, juga menggenggam langsung saham perseroan masing-masing sebesar 0,58% dan 0,09%.
Di sisi lain, masyarakat umum atau pihak lainnya (others) yang masing-masing memiliki porsi di bawah 5%, menguasai sisa kepemilikan saham Gudang Garam sebesar 23,78%.
Baca Juga: 36 Saham Bagi Dividen Juli 2026, ANTM, BYAN, hingga PANS
(MDP)
