Konten dari Pengguna

Jadwal SBR015 Lengkap, Cek Masa Penawaran hingga Pembayaran Kupon

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Savings Bond Ritel (SBR). Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Savings Bond Ritel (SBR). Foto: Shutterstock

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, membuka penawaran Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR015.

SBR merupakan instrumen investasi bagian dari Surat Berharga Negara (SBN) yang pembayaran pokok dan kuponnya dijamin sepenuhnya oleh pemerintah.

Instrumen ini diperuntukkan bagi perseorangan berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dengan imbalan berupa kupon atau bunga yang dihitung berdasarkan persentase terhadap jumlah pokok utang dalam setahun dan dibayarkan setiap bulan.

Bagi calon investor yang ingin melakukan pemesanan, mengetahui jadwal SBR015 tentu menjadi hal penting. SBR015 diterbitkan dalam dua pilihan tenor, yakni SBR015T2 dengan jangka waktu dua tahun dan SBR015T4 dengan tenor empat tahun.

Jadwal SBR015

Ilustrasi jadwal SBR015 . Foto: Shutterstock

Masa penawaran SBR015 dibuka pemerintah mulai 28 September hingga 22 Oktober 2026. Selanjutnya, penetapan hasil penjualan SBR015 dijadwalkan pada 26 Oktober 2026, kemudian setelmen penerbitan dilakukan pada 28 Oktober 2026.

Untuk SBR015 tenor dua tahun, minimum pembelian ditetapkan Rp1 juta dengan maksimum Rp5 miliar. Sementara itu, tenor empat tahun memiliki minimum pembelian Rp1 juta dan maksimum Rp10 miliar.

SBR bersifat non-tradable atau tidak dapat diperjualbelikan di pasar sekunder. Meski demikian, SBR015 menyediakan fasilitas early redemption yang memungkinkan investor memperoleh sebagian pelunasan pokok sebelum jatuh tempo.

Nilai maksimal early redemption untuk kedua seri tersebut ditetapkan sebesar 50 persen dari setiap transaksi pembelian yang dilakukan pada masing-masing Mitra Distribusi. Adapun kupon dibayarkan setiap tanggal 10 hingga jatuh tempo.

Dikutip dari laman DJPPR, berikut rincian lengkap jadwal SBR015:

  • Pembukaan masa penawaran: 28 September 2026 pukul 09.00 WIB

  • Penutupan masa penawaran: 22 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB

  • Tanggal penetapan hasil penjualan: 26 Oktober 2026

  • Tanggal setelmen: 28 Oktober 2026

  • Tanggal jatuh tempo: 10 Oktober 2028 untuk SBR015T2, 10 Oktober 2030 untuk SBR015T4

  • Pembayaran kupon: tanggal 10 setiap bulan

  • Pembayaran kupon pertama kali: 10 Desember 2026

  • Periode early redemption SBR015T2: 27 Oktober 2027 pukul 09.00 WIB hingga 4 November 2027 pukul 15.00 WIB

  • Periode early redemption SBR015T4: 30 Oktober 2028 pukul 09.00 WIB hingga 6 November 2028 pukul 15.00 WIB

  • Tanggal setelmen early redemption SBR015T2: 10 November 2027

  • Tanggal setelmen early redemption SBR015T4: 10 November 2028

Skema Kupon SBR015

SBR015 menawarkan kupon sebesar 6,75 persen per tahun untuk tenor dua tahun dan 6,85 persen per tahun untuk tenor empat tahun.

Kupon tersebut bersifat mengambang dengan skema floating with floor, sehingga perubahan BI Rate menjadi salah satu faktor yang memengaruhi besaran kupon selama masa investasi.

Melalui skema tersebut, besaran kupon SBR disesuaikan dengan tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI Rate). Ketika suku bunga acuan naik, kupon dapat ikut meningkat.

Sebaliknya, jika suku bunga turun, kupon SBR tidak akan lebih rendah dari batas minimal yang telah ditetapkan suku bunga yang masih berpotensi mengalami perubahan.

Proses Pemesanan Pembelian SBR015

Pemesanan SBR015 dapat dilakukan secara daring melalui empat tahap, yakni registrasi atau pendaftaran, pemesanan, pembayaran, serta setelmen atau konfirmasi.

Pemesanan disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN.

Sebelum melakukan pemesanan, calon investor perlu memahami Memorandum Informasi SBR015T2 dan SBR015T4 yang akan dirilis pada 28 September 2026. Dokumen tersebut dapat diakses melalui tautan www.kemenkeu.go.id/sbr.

Untuk memudahkan proses pemesanan secara elektronik, pemerintah menunjuk 29 Mitra Distribusi yang terdiri atas beberapa lembaga, antara lain:

1. Bank Umum

  • PT Bank Central Asia Tbk

  • PT Bank CIMB Niaga Tbk

  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk

  • PT Bank DBS Indonesia

  • PT Bank HSBC Indonesia

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

  • PT Bank Maybank Indonesia Tbk

  • PT Bank Mega Tbk

  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

  • PT Bank OCBC NISP Tbk

  • PT Bank Panin Tbk

  • PT Bank Permata Tbk

  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

  • PT Bank UOB Indonesia

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

  • PT Bank SMBC Indonesia Tbk

  • PT Bank Victoria International Tbk

  • Standard Chartered Bank Indonesia

2. Perusahaan Efek

  • PT Ajaib Sekuritas Asia

  • PT BRI Danareksa Sekuritas

  • PT BNI Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas

  • PT Panin Sekuritas Tbk

  • PT Phillip Sekuritas Indonesia

  • PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

3. Perusahaan Financial Technology Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)

  • PT Bareksa Portal Investasi

  • PT Bibit Tumbuh Bersama

  • PT Nusantara Sejahtera Investama (FUNDtastic+)

  • PT Star Mercato Capitale (Tanamduit)

Baca Juga: BI Rate September 2026, Tetap di Level 5,75 Persen

(SA)