Konten dari Pengguna

Jumlah Barang dan Jasa yang Dihasilkan Masyarakat Selama Satu Tahun Disebut Apa?

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat. Foto: Pexels

Dalam ilmu ekonomi, jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh masyarakat dalam suatu negara selama satu tahun disebut Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Bruto (GDP).

PDB merupakan indikator penting yang dapat digunakan untuk mengukur kondisi perekonomian suatu negara. Mengutip situs Badan Pusat Statistik, pada dasarnya PDB memuat jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit perekonomian.

Untuk menghitung PDB, perlu diperhatikan perhitungan barang jadi atau jasa akhir dalam sistem perekonomian suatu negara. Simak informasi lengkap seputar Produk Domestik Bruto (PDB) di bawah ini.

Pengertian Produk Domestik Bruto (PDB)

Ilustrasi PDB. Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Dikutip dari buku Manajemen Pembangunan Daerah oleh Iskandar Kato dkk., Produk Domestik Bruto (PDB) adalah jumlah seluruh produksi yang dihasilkan masyarakat, baik masyarakat asing yang berada di dalam negeri, maupun masyarakat nasional dalam kurun waktu satu tahun.

Menurut situs Investovepdia, PDB suatu negara cenderung meningkat ketika nilai total barang dan jasa yang dijual produsen domestik ke luar negeri melebihi nilai total barang dan jasa luar negeri yang dibeli konsumen domestik.

Ketika situasi seperti itu terjadi, suatu negara dikatakan mengalami surplus perdagangan. Sebaliknya, jika nilai total barang dan jasa yang dijual tak melebihi total barang yang dikonsumsi konsumen domestik, suatu negara akan mengalami defisit perdagangan.

Baca juga: Hubungan PDB dan PNB Sebagai Bagian dari Pendapatan Nasional

Jenis-jenis Produk Domestik Bruto (PDB)

Ilustrasi PDB. Foto: Pexels

PDB terbagi menjadi empat jenis, yang mana semuanya menunjukkan fitur unik dari suatu perekonomian dan pendapatan nasional bruto. Mengutip laman Wall Street Mojo, berikut jenis-jenis PDB:

1. PDB Nominal

PDB Nominal mengevaluasi output ekonomi suatu negara secara keseluruhan tanpa memperhitungkan inflasi. PDB ini menilai semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam negeri berdasarkan harga pasar saat ini.

2. PDB Riil

PDB Riil adalah indikator paling tepat untuk mengukur aktivitas ekonomi suatu negara, seperti pertumbuhan atau penurunan dan produksi barang dan jasa pada tahun tertentu.

3. PDB Potensial

PDB Potensial adalah tolok ukur yang ditetapkan untuk output ekonomi suatu negara yang dapat dicapai dalam kondisi sempurna ketika semuanya terkendali.

4. PDB Per Kapita

Indikator ini mengukur total output ekonomi suatu negara dengan membagi produk domestik bruto nominal untuk periode tertentu dengan total populasi. Hasilnya akan menunjukkan pendapatan per kapita rata-rata, standar hidup, dan produktivitas pekerja.

Cara Menghitung Produk Domestik Bruto (PDB)

Ilustrasi menghitung PDB. Foto: Pexels

Merujuk e-Modul Ekonomi: Pendapatan Nasional oleh Kemdikbud, berikut rumus yang bisa digunakan untuk menghitung Produk Domestik Bruto:

Y = C + I + G + (X-M)

Keterangan:

  • Y: Gross Domestic Product

  • C: Konsumsi pribadi

  • I: Investasi

  • G: Pengeluaran pemerintah

  • X: Ekspor

  • I: Impor

(NDA)