Konten dari Pengguna

Jumlah kWh Token Listrik 200 Ribu dan Cara Cek Saldonya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Warga memeriksa meteran listrik prabayar di Rumah Susun Benhil, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
zoom-in-whitePerbesar
Warga memeriksa meteran listrik prabayar di Rumah Susun Benhil, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Jumlah kWh token listrik 200 ribu tergantung pada tarif dasar listrik (TDL) dan kapasitas daya listrik rumah. Kilowatt jam atau kilowatt hour (kWh) merupakan satuan energi listrik yang digunakan tiap jam.

Besaran kWh yang diperoleh dari pembelian token listrik 200 ribu tak sepenuhnya berdasarkan nominal pembelian, karena akan dikenakan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar tiga hingga 10 persen.

Bagi pengguna listrik prabayar yang baru saja membeli token listrik sebesar 200 ribu, berikut perkiraan jumlah kWh yang akan didapatkan setelah dipotong PPJ.

Jumlah kWh Token Listrik 200 Ribu

Warga memeriksa meteran listrik prabayar di Rumah Susun Benhil, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Merujuk pada kanal YouTube PT PLN (Persero), untuk mengetahui jumlah kWh token listrik 200 ribu, pelanggan prabayar bisa menghitung menggunakan rumus di bawah ini:

Jumlah kWh = (Harga Token - PPJ daerah) / Tarif Dasar Listrik

Jika mengikuti perhitungan di atas, berikut perkiraan jumlah kWh yang didapat dari pembelian token listrik 200 ribu untuk beberapa daya listrik:

  • Daya 450 VA dapat sekitar 470,36 kWh

  • Daya 900 VA dapat sekitar 141,64 kWh

  • Daya 1.300 VA dapat sekitar 132,55 kWh

  • Daya 2.200 VA dapat sekitar 135,11 kWh

  • Daya 3.500 VA dapat sekitar 132,2 kWh

  • Daya 4.400 VA dapat sekitar 113 kWh

Sebagai informasi, pelanggan prabayar juga akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp2.000 hingga Rp3.500 dari setiap pembelian token listrik.

Baca Juga: Masa Berlaku Token Listrik dan Cara Mengisinya ke Meteran Prabayar

Cara Cek Saldo Token Listrik

PT PLN (Persero) mulai mengimplementasikan smart meter berbasis Advanced Metering Infrastructure (AMI). Dok PLN

Untuk memastikan bahwa saldo token listrik yang dimasukkan ke meteran listrik sudah berhasil masuk atau belum, pelanggan bisa mengeceknya melalui beberapa metode berikut.

1. Melihat Meteran Listrik

  1. Lihat layar pada meteran listrik. Biasanya, saldo listrik (dalam satuan kWh) akan langsung ditampilkan di layar utama.

  2. Jika saldo tidak langsung muncul, pelanggan dapat menekan tombol "Info" atau tombol angka tertentu (tergantung jenis meteran) untuk menampilkan saldo listrik.

  3. Setelah itu, saldo listrik yang tersisa akan muncul di layar dalam bentuk angka kWh.

2. Menggunakan Aplikasi PLN Mobile

  1. Unduh PLN Mobile di Google Play Store atau Apps Store.

  2. Pilih menu Informasi.

  3. Klik Informasi Tagihan dan Token Listrik.

  4. Masukkan ID Pelanggan atau Nomor Meteran.

  5. Akan muncul kotak dialog yang menjelaskan tentang pembelian token terakhir yang pelanggan lakukan, 20 digit di bagian bawah merupakan nomor token listrik.

  6. Isi nomor token listrik itu ke meteran.

3. Mengakses Website PLN

  1. Buka situs web PLN di https://web.pln.co.id/

  2. Di bagian Identitas Pelanggan, pilih ID Pelanggan.

  3. Masukkan nomor ID Pelanggan.

  4. Klik Cari.

  5. Pelanggan akan memperoleh informasi lengkap tentang transaksi yang baru saja dilakukan beserta 20 digit token listrik milik Anda.

4. Menghubungi Call Center PLN

  1. Hubungi 123 diawali kode area pengguna, contoh: 021-123 atau 022-123.

  2. Jelaskan masalah dan sebutkan nomor meteran atau ID Pelanggan.

  3. Petugas akan memberitahu informasi pembelian serta nomor token listrik pelanggan.

(NDA)