Karakteristik Pasar Output Berdasarkan Bentuknya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pasar output adalah pasar yang memperjualbelikan suatu barang atau jasa, di mana hal tersebut menjadi hasil dari kegiatan produksinya. Pasar jenis ini terbagi lagi menjadi dua bentuk, yaitu pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna.
Kedua bentuk pasar output tersebut memiliki karakteristik yang berbeda. Untuk mengetahui karakteristik pasar output, baik pada pasar persaingan sempurna maupun pasar persaingan tidak sempurna, simak ulasannya di bawah ini.
Karakteristik Pasar Output Berdasarkan Bentuknya
Berikut karakteristik pasar output berdasarkan bentuknya yang telah dirangkum dari buku Pengantar Ekonomi Islam oleh Dedi Mardianto dan beberapa sumber lainnya.
1. Pasar persaingan sempurna
Pasar persaingan sempurna adalah suatu pasar di mana jumlah penjual (produsen) dan pembeli (konsumen) sangat banyak dan barang yang ditawarkan bersifat seragam.
Dalam pasar ini, penjual atau pembeli tidak dapat memengaruhi harga, sehingga harga di pasar betul-betul merupakan hasil kesepakatan dan interaksi antara penawaran dan permintaan.
Mengutip Posma Sariguna Johnson Kennedy, karena jumlah perusahaan pada pasar persaingan sempurna sangat banyak, kemampuan dari masing-masing perusahaan untuk mempengaruhi pasar sangat kecil.
Di sini, kekuatan permintaan dan penawaran dapat bergerak secara leluasa. Alhasil harga yang terbentuk benar-benar mencerminkan keinginan produsen dan konsumen.
Adapun jenis barang yang dijual dalam pasar persaingan sempurna umumnya merupakan hasil pertanian seperti beras, gandum, kopra, dan lain-lain. Berikut karakteristik pasar persaingan sempurna:
Banyaknya jumlah penjual dan pembeli;
Memperjualbelikan barang dan jasa yang bersifat homogen;
Penjual dan pembeli mengetahui keadaan pasar secara sempurna;
Penjual dan pembeli mempunyai kebebasan keluar mask pasar;
Pergerakan faktor-faktor produksi bebas; dan
Perseorangan tidak bisa mempengaruhi harga pasar.
2. Pasar persaingan tidak sempurna
Secara garis besar, pasar persaingan tidak sempurna merupakan bentuk pasar ketika penjual lebih memiliki kuasa atas pengendalian harga. Bisa dibilang, bentuk pasar ini adalah kebalikan dari jenis pasar persaingan sempurna.
Adapun bentuk dari pasar persaingan tidak sempurna, di antaranya ada pasar monopoli, pasar oligopoli, pasar persaingan monopolistik, pasar monopsoni, dan pasar oligopsoni.
Berikut karakter dari masing-masing pasar seperti dikutip dari Buku Pedoman Umum Pelajar Ekonomi Rangkuman Inti Sari Ekonomi Lengkap SMA Kelas 1, 2, 3 oleh Tri Astuty S.Pd.I.
1. Pasar monopoli
Dalam pasar monopoli, hanya terdapat satu produsen dengan konsumen yang banyak. Adapun karakteristik lainnya pada pasar monopoli, yaitu:
Produsen sebagai price maker;
Terdapat hambatan untuk masuk;
Produsen mempunyai ciri khas yang tidak dipunyai oleh produk lain dari produk yang dihasilkannya; dan
Sebagian besar volume transaksi total ole produksi produsen.
2. Pasar Oligopoli
Merupakan pasar di mana terdapat sedikit produsen, namun memiliki banyak konsumen. Kondisi tersebut menyebabkan persaingan harga di pasar menjadi tidak seimbang. Adapun karakteristik pasar oligopoli, yaitu:
Adanya beberapa orang produsen dengan konsumennya yang relatif banyak;
Setiap produsen tersebut bisa mempengaruhi terhadap harga;
Adanya barrier to entry bagi produsen lain, sehingga perusahaan jumlahnya bersifat konstan; dan
Satu di antara beberapa produsen tersebut merupakan price leader, yaitu perusahaan yang mempunyai pangsa pasar yang besar.
3. Pasar Monopolistik
Merupakan pasar di mana banyak produsen yang menawarkan satu jenis barang dengan kualitas, bentuk, dan ukuran produk yang berbeda-beda. Berikut karakteristik lain dari pasar monopolistik:
Terdapat banyak penjual;
Barang yang dijual serupa, tetapi memiliki sifat dan corak yang berbeda;
Perusahaan mempunyai sedikit kekuasaan;
Tidak ada hambatan untuk memasuki industri;
Promosi sangat mempengaruhi penjualan.
4. Pasar Monopsoni
Merupakan pasar di mana terdapat satu konsumen dengan produsennya yang banyak. Atau dengan kata lain, keadaan pasar ini berbanding terbalik dengan pasar oligopoli dan monopoli. Adapun karakteristik pada pasar monopsoni, yaitu:
Penjual dan pembeli jumlahnya tidak seimbang;
Harga produk ditentukan oleh pembeli; dan
Produk yang diperdagangkan masih bersifat mentah.
5. Pasar Oligopsoni
Merupakan pasar di mana terdapat dua atau lebih sedikit pembeli. Umumnya dikarenakan penerimaan pasokan pada pasar dikuasai oleh pelaku usaha yang berperan sebagai pembeli tunggal atas barang/jasa di dalam suatu komoditas. Berikut karakteristik pasar oligopsoni:
Terdapat sedikit pembeli;
Pada umumnya pembeli tersebut adalah seorang distributor;
Produknya bersifat barang mentah;
Jenis barang cenderung sedikit; dan
Harga produknya cukup stabil.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu pasar output?

Apa itu pasar output?
Pasar output adalah pasar yang memperjualbelikan suatu barang atau jasa, di mana hal tersebut menjadi hasil dari kegiatan produksinya.
Apa saja bentuk dari pasar output?

Apa saja bentuk dari pasar output?
Pasar jenis ini terbagi lagi menjadi dua bentuk, yaitu pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna.
Apa yang dimaksud dengan pasar persaingan sempurna?

Apa yang dimaksud dengan pasar persaingan sempurna?
Pasar persaingan sempurna adalah suatu pasar di mana jumlah penjual (produsen) dan pembeli (konsumen) sangat banyak dan barang yang ditawarkan bersifat seragam.
