Kartu Stok Barang: Pengertian, Fungsi, dan Manfaatnya dalam Akuntasi Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menghitung stok barang dalam akuntansi bisnis termasuk aktivitas yang cukup rumit dan berisiko besar apabila terjadi kesalahan atau kelalaian. Untuk mempermudah aktivitas tersebut, kamu memerlukan kartu stok barang.
Kartu stok barang adalah kartu yang berisikan pergerakan masuk maupun keluarnya suatu barang usaha. Di dalamnya memuat penerimaan stok, penerbitan stok, hingga kuantitas stok barang di akhir periode.
Dalam manajemen usaha, kartu stok barang digunakan untuk melacak pembelian, penjualan, hingga pengembalian barang. Simak uraian di bawah ini untuk mengetahui penjelasannya lebih lanjut.
Pengertian Kartu Stok Barang
Menurut laman Jurnal Entrepreneur, kartu stok barang adalah sekumpulan catatan pembukuan, baik itu di atas kertas atau dalam bentuk elektronik, yang berisi rincian lengkap mengenai aktivitas keluar masuknya barang.
Dalam hal ini, jika terjadi pembelian, maka stok barang akan bertambah. Sementara apabila terjadi penjualan, stok barang akan berkurang.
Kegiatan tersebut dapat dicatat pada kartu stok barang guna mengetahui jumlah stok barang yang dimiliki pada saat itu. Sehingga, kamu pun bisa menentukan apakah perlu membeli barang lagi atau tidak.
Ada dua metode yang bisa digunakan untuk melakukan pencatatan persediaan barang dengan kartu stok barang, yaitu metode persediaan fisik (physical inventory method) dan mutasi persediaan (perpetual inventory method). Pada metode mutasi persediaan, setiap mutasi persediaan dicatat dalam kartu stok barang.
Fungsi Kartu Stok Barang
Merujuk buku Aplikasi Accounting Retail dengan Access 2010 oleh Hengky Alexander Mangkulo dan Winpec Solution, berikut beberapa fungsi kartu stok barang:
Menginformasikan jumlah dan nilai persediaan barang yang ada
Menyajikan data persediaan barang untuk dianalisis
Mencatat arus persediaan, penerimaan, penjualan, serta pemakaian barang
Mengontrol stok barang untuk menghindari kemungkinan risiko kekeliruan dan kerugian yang terjadi
Alat audit untuk mengetahui perbandingan
Melacak persediaan barang atas segala mutasi yang ada.
Manfaat Kartu Stok Barang
Kartu stok barang menjadi salah satu dokumen terbaik untuk mengontrol aliran barang. Secara umum, manfaat kartu ini adalah membantu mengendalikan persediaan barang dengan baik. Sementara manfaat lain dari kartu stok barang adalah sebagai berikut.
1. Memantau persediaan stok barang
Kamu bisa memanfaatkan kartu ini untuk dijadikan sebagai penanggung jawab inventori guna memantau tingkat persediaan barang dan mengusulkan pembelian bila diperlukan.
Ketika menggunakannya, pastikan kamu mencantumkan level minimum pada setiap materi yang ada di kartu ini, tujuannya supaya pekerja lebih waspada terhadap pengawasan mereka.
2. Sebagai material database inventaris perusahaan
Setiap staf dari suatu industri tentu diwajibkan membuat laporan penting mengenai pendistribusian barang. Dengan adanya kartu stok barang, tentu akan sangat membantu auditor mengidentifikasi materi dari daftar stok tersebut yang dibutuhkan dalam melakukan audit perhitungan tahunan.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan kartu stok barang?

Apa yang dimaksud dengan kartu stok barang?
Kartu stok barang adalah sekumpulan catatan pembukuan, baik itu di atas kertas atau dalam bentuk elektronik, yang berisi rincian lengkap mengenai aktivitas keluar masuknya barang.
Apa kegunaan dari kartu stok barang?

Apa kegunaan dari kartu stok barang?
Dalam manajemen usaha, kartu stok barang digunakan untuk melacak pembelian, penjualan, hingga pengembalian barang.
Apa saja yang tercantum dalam kartu stok?

Apa saja yang tercantum dalam kartu stok?
Di dalam kartu stok barang memuat penerimaan stok, penerbitan stok, hingga kuantitas stok barang di akhir periode.
