Kelebihan dan Kekurangan Ekspedisi Kargo dan Reguler

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelebihan dan kekurangan ekspedisi kargo dan reguler penting untuk diketahui pelanggan sebelum lakukan pengiriman barang. Dengan mengetahui informasi tersebut, pelanggan jadi dapat menentukan jenis ekspedisi yang sesuai kebutuhannya.
Sebagai informasi, ekspedisi kargo adalah jenis pengiriman yang diperuntukkan bagi barang-barang besar dan berat. Sementara ekspedisi reguler merupakan jenis pengiriman untuk barang berukuran kecil hingga sedang.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut seputar perbedaan ekspedisi kargo dan reguler sekaligus kelebihan serta kekurangannya, simak terus uraian artikel Berita Bisnis berikut ini hingga tuntas.
Perbedaan Ekspedisi Kargo dan Reguler
Perbedaan pengiriman kargo dan reguler dapat diamati dari skala, waktu pengiriman, biaya, serta keamanannya. Berikut penjelasan lengkapnya yang bisa Anda simak:
1. Pengiriman kargo
Pengiriman kargo digunakan untuk mengirimkan barang dengan ukuran dan jumlah yang besar. Biasanya, penyedia jasa kirim akan memanfaatkan moda transportasi besar seperti kontainer, kapal, dan pesawat terbang untuk mengirim barangnya.
Umumnya, pengiriman kargo memerlukan waktu yang lebih lama. Namun, biaya yang diperlukan cenderung lebih murah dibandingkan pengiriman reguler.
Dijelaskan dalam buku Manajemen Operasional Bandar Udara karya Arista Atmadjati, ada dua jenis pengiriman kargo yang biasa digunakan, yaitu general cargo dan special cargo.
General cargo: Diperuntukkan bagi barang-barang kiriman biasa, sehingga tidak memerlukan penanganan khusus.
Special cargo: Diperuntukkan bagi barang-barang yang memerlukan penanganan khusus. Contohnya, yaitu AVI, DG, HUM, PER, PES, PEM, HEA, dan lain-lain.
2. Pengiriman reguler
Ini mengacu pada pengiriman barang yang jumlahnya lebih kecil. Biasanya, pihak penyedia jasa kirim akan menggunakan jasa kurir atau pengiriman ekspres.
Pengiriman reguler dapat dilakukan dengan berbagai moda transportasi, seperti truk, mobil, ataupun sepeda motor. Biayanya cenderung lebih mahal dibandingkan kargo, tapi paket bisa sampai dalam waktu yang lebih cepat.
Jenis barang yang bisa dikirim di metode pengiriman reguler harus berukuran kecil sampai sedang. Beratnya maksimal mencapai 10-20 kg saja.
Baca juga: Arti Transit Paket dalam Dunia Ekspedisi
Kelebihan dan Kekurangan Pengiriman Kargo
Seperti metode lainnya, pengiriman kargo juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Berikut penjelasannya:
Kelebihan pengiriman kargo
Bisa digunakan untuk pengiriman dalam skala besar. Jadi, metode ini cocok untuk bisnis di bidang manufaktur dan e-commerce, di mana barang-barang mereka dikirim untuk wilayah nasional dan internasional.
Jika dikirim dalam jumlah besar, biaya pengiriman kargo jauh lebih efisien dibandingkan pengiriman reguler. Jadi, penjual dapat mengurangi biaya pengiriman secara keseluruhan.
Jasa pengiriman kargo biasanya memiliki jangkauan global, memungkinkan pengiriman ke berbagai negara di seluruh dunia.
Kekurangan pengiriman kargo
Pengiriman kargo memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan pengiriman reguler. Penyebabnya, yaitu perjalanan jarak jauh dan proses pengelolaan barang yang lebih kompleks.
Pengiriman kargo bisa menghabiskan biaya yang lebih tinggi jika digunakan untuk pengiriman barang dalam jumlah besar.
Kelebihan dan Kekurangan Pengiriman Reguler
Ada sejumlah kelebihan dan kekurangan yang dimiliki pengiriman reguler, yakni sebagai berikut:
Kelebihan pengiriman reguler
Pengiriman reguler cenderung lebih cepat dibandingkan pengiriman kargo. Selain karena barang yang dikirim bentuknya kecil, pengiriman reguler juga biasanya memanfaatkan jasa kurir dan layanan pengiriman ekspres.
Pengiriman reguler memungkinkan penjual mengatur jadwal sesuai keinginannya.
Biaya pengiriman reguler biasanya lebih murah daripada pengiriman kargo. Namun, ini hanya berlaku bagi barang yang ukurannya kecil dan beratnya ringan.
Kekurangan pengiriman reguler
Pengiriman reguler tidak cocok untuk pengiriman skala besar.
Biaya pengiriman reguler bisa membengkak jika beratnya melebihi kapasitas maksimal, yakni 10-20 kg.
Beberapa layanan pengiriman reguler memiliki keterbatasan dalam jangkauan global, terutama jika alamat pengirimannya sulit diakses.
(NDA)
