Konten dari Pengguna

Kenapa Akuntansi Disebut Bahasa Bisnis? Ini Alasannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas jelaskan bahwa akuntansi merupakan bahasa bisnis. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas jelaskan bahwa akuntansi merupakan bahasa bisnis. Foto: Pexels

Pertanyaan seperti jelaskan bahwa akuntansi merupakan bahasa bisnis, kerap memicu perdebatan di kalangan pelajar maupun praktisi pemula. Ungkapan ini sering kali muncul dalam berbagai sesi ujian, diskusi, maupun wawancara kerja di bidang keuangan.

Banyak orang berusaha menemukan jawaban yang paling tepat agar dapat menjelaskan fungsi akuntansi dalam bisnis. Oleh karena itu, diperlukan sudut pandang yang jelas untuk menghubungkan peran laporan keuangan dengan aktivitas operasional suatu bisnis.

Jelaskan bahwa Akuntansi Merupakan Bahasa Bisnis

Ilustrasi memahami pertanyaan jelaskan bahwa akuntansi merupakan bahasa bisnis. Foto: Pexels

Berdasarkan buku Pengantar Akuntansi 1 karya Widaryanti dkk., akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis (language of business), karena dapat mengomunikasikan data untuk membantu manusia dalam menetapkan keputusan yang lebih baik.

Definisi akuntansi merupakan bahasa bisnis juga mencakup perannya sebagai sarana, di mana informasi keuangan bisnis dapat disampaikan kepada pengguna. Sistem ini memungkinkan seluruh pihak dapat memahami kondisi dan kinerja finansial perusahaan secara transparan.

Lebih lanjut, mengacu pada buku Akuntansi dan Keuangan Sebuah Pengantar karya Eko Sudarmanto dkk., akuntansi sebagai bahasa bisnis dapat mendukung perusahaan dalam merekam, menganalisis, dan menyampaikan transaksi keuangan.

Hal ini melibatkan pengukuran, pengenalan, hingga analisis informasi keuangan.

Alasan Akuntansi Disebut sebagai Bahasa Bisnis

Merujuk pada buku Akuntansi Bisnis Pengantar dan Penerapan karya Suparmi dkk., akuntansi adalah bahasa bisnis, karena berkat kehadirannya, informasi bisnis dapat dikomunikasikan kepada para pemangku kepentingan.

Akuntansi menawarkan informasi keuangan kepada para pemangku kebijakan dalam perusahaan melalui tahapan berikut:

  • Mengidentifikasi.

  • Menilai kebutuhan.

  • Merancang sistem informasi akuntansi untuk memenuhi kebutuhan.

  • Mencatat data ekonomi mengenai aktivitas dan peristiwa.

Contoh Penerapan Akuntansi sebagai Bahasa Bisnis

Implementasi akuntansi sebagai bahasa bisnis dapat dilihat dari cara perusahaan menyampaikan informasi keuangan kepada berbagai pihak. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Laporan Keuangan

Laporan keuangan bertindak sebagai sarana penyampaian kondisi finansial perusahaan secara berkala. Dokumen ini memuat catatan kinerja usaha yang dapat dibaca oleh pihak internal maupun eksternal.

Penyusunan laporan laba rugi dan neraca dapat memberikan gambaran mengenai keuntungan hingga kewajiban entitas. Melalui dokumen tertulis ini, investor dapat menilai tingkat kesehatan bisnis secara transparan.

2. Standardisasi Istilah

Aturan baku dalam akuntansi berfungsi sebagai tata bahasa yang disepakati secara global. Keseragaman pedoman ini sangat penting demi memastikan setiap istilah finansial mempunyai pemaknaan yang sama di seluruh wilayah.

Penerapan standardisasi istilah melalui standar akuntansi keuangan memudahkan proses membandingkan kinerja antarperusahaan. Hal ini tentunya akan mendukung proses analisis keuangan dapat berjalan lebih teratur tanpa adanya hambatan perbedaan penafsiran.

3. Pengambilan Keputusan Investasi dan Pinjaman

Data akuntansi juga digunakan oleh calon investor dan pihak perbankan untuk menilai kelayakan suatu perusahaan. Informasi mengenai arus kas dan rasio utang dapat memudahkan pihak luar dalam memperhitungkan risiko sebelum menanamkan modal.

Catatan transaksi yang transparan akan memberikan kepastian hukum dan finansial bagi para pemberi kredit. Hal ini tentunya dapat mempermudah proses negosiasi batas pinjaman dan penilaian potensi imbal hasil jangka panjang.

Baca Juga: Ulasan Akuntansi Disebut Sebagai Bahasa Dunia Usaha

(MDP)