Konten dari Pengguna

Kenapa Tagihan Air Tiba-Tiba Melonjak? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas alasan kenapa tagihan air tiba-tiba melonjak. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas alasan kenapa tagihan air tiba-tiba melonjak. Foto: Pexels

Keluhan mengenai kenaikan tagihan air dari pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau Perusahaan Air Minum (PAM) sering kali bermunculan di dunia maya. Tak heran bila banyak orang yang bertanya, kenapa tagihan air tiba-tiba melonjak.

Berdasarkan pantauan di media sosial Threads, cuitan dengan kata kunci “tagihan air” menampilkan beragam keluhan masyarakat yang terus berdatangan. Tidak sedikit yang mengaku harus membayar hingga berkali-kali lipat dari biasanya.

Lantas, mengapa tagihan air tiba-tiba naik?

Kenapa Tagihan Air Tiba-Tiba Melonjak?

Ilustrasi membahas penyebab kenapa tagihan air tiba-tiba melonjak. Foto: Pexels

Akun Instagram @pdamkotasemarang, pada Rabu, 15 April 2026, menjelaskan penyebab-penyebab umum tagihan air naik secara mendadak. Berikut rinciannya:

1. Kebocoran Pipa Setelah Meteran Air

Faktor ini merupakan penyebab yang paling umum terjadi di lingkungan rumah tangga.

Kebocoran instalasi pipa yang terletak setelah alat pengukur akan membuat air terus mengalir tanpa disadari. Akibatnya, jarum meteran tetap berputar aktif meskipun seluruh keran air di dalam rumah sudah ditutup rapat.

2. Kerusakan pada Tandon atau Pelampung Air

Masalah pada fisik tandon yang bocor atau alat pelampung yang tidak berfungsi dengan baik dapat memicu pemborosan volume air.

Ketika pelampung rusak, aliran pengisian tidak akan berhenti secara otomatis saat tandon penuh, sehingga air meluap dan terbuang sia-sia.

3. Pemasangan Keran yang Tidak Rapat

Posisi penguncian penutup keran yang kurang sempurna atau longgar dapat memicu rembesan air.

Walaupun volume kebocoran terlihat kecil, akumulasi aliran air yang ke luar secara terus-menerus dalam waktu lama akan berdampak besar pada lonjakan tagihan bulanan.

4. Kerusakan pada Infrastruktur Sanitasi Rumah Tangga

Adanya komponen yang rusak, seperti keran air yang bocor, selang air yang retak, hingga toilet duduk yang terus mengalirkan air berpotensi meningkatkan angka meteran secara drastis.

Pemeriksaan dan perbaikan pada setiap titik fasilitas sanitasi ini sangat penting untuk menghindari kerugian biaya.

5. Peningkatan Aktivitas Penggunaan Air di Rumah

Lonjakan tagihan air juga dapat dipicu secara langsung oleh adanya perubahan pola konsumsi harian.

Peningkatan intensitas kegiatan yang menggunakan volume air besar secara otomatis akan menaikkan grafik penggunaan pada data PDAM.

Cara Mengatasi Tagihan Air Tiba-Tiba Melonjak

Sebagaimana dilansir dari unggahan akun Instagram @pdamtirtahandayanigk, Sabtu, 20 September 2025, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan pelanggan bila mendapati tagihan PDAM membengkak:

  • Periksa kembali pemakaian air, apakah terdapat peningkatan penggunaan, seperti karena ada tamu, acara, atau kebutuhan tambahan.

  • Periksa instalasi pipa dan keran. Pastikan tidak ada kebocoran atau keran lupa tertutup.

  • Periksa semua keran, lalu perhatikan apakah meteran air tetap berputar. Jika iya, maka kemungkinan ada kebocoran di instalasi pipa.

Setelah melakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan penyebab pasti taguhan air tiba-tiba melonjak, maka segera melapor atau datang langsung ke kantor PDAM terdekat.

Petugas PDAM selanjutnya akan membantu mengecek lebih lanjut di lapangan dan menindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Itulah penjelasan mengenai kenapa tagihan air tiba-tiba melonjak. Dengan memahami berbagai potensi penyebab di atas, pelanggan dapat melakukan deteksi dini secara mandiri guna terhindar dari pemborosan air dan pembengkakan biaya di masa mendatang.

Baca Juga: Cara Cek Tagihan PDAM Secara Online dan Offline

(MDP)