Konten dari Pengguna

Kisi Kisi Tes CAT PPIH 2027 untuk Persiapan Ujian Petugas Haji

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jemaah haji dari berbagai negara melaksanakan tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Selasa (2/6/2026) waktu setempat. Foto: Citro Atmoko/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah haji dari berbagai negara melaksanakan tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Selasa (2/6/2026) waktu setempat. Foto: Citro Atmoko/ANTARA FOTO

Tahapan seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448 H/2027 M kini memasuki tahap Computer Assisted Test (CAT). Bagi peserta yang akan mengikuti ujian, kisi-kisi CAT PPIH 2027 dapat menjadi panduan untuk mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan agar memperoleh hasil maksimal.

Tes CAT digunakan untuk menilai sejumlah aspek yang dibutuhkan calon petugas haji agar mampu menjalankan tugas secara kompeten, profesional, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan kepada jemaah. Ujian dilaksanakan berbasis komputer di lokasi yang ditetapkan oleh panitia seleksi.

Adapun peserta seleksi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi dijadwalkan mengikuti CAT pada Sabtu, 5 September 2026. Hasil ujian kemudian diumumkan pada keesokan harinya, yakni 6 September 2026.

Kisi Kisi Tes CAT PPIH 2027

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf memimpin upacara pemberangkatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (23/4/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Seleksi CAT PPIH mencakup sejumlah kategori materi utama, meliputi regulasi penyelenggaraan haji, tata cara ibadah, sistem informasi haji, hingga kesehatan dan keselamatan jemaah.

Dikutip dari kanal YouTube Fungsional Indonesia dan laman Kementerian Haji dan Umrah RI, berikut gambaran materi yang perlu dipelajari peserta seleksi calon petugas haji:

1. Regulasi Pelaksanaan Haji

Peserta perlu memahami berbagai regulasi yang menjadi dasar penyelenggaraan ibadah haji. Materi ini penting agar calon petugas mengetahui ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan tugas. Beberapa regulasi yang perlu dipelajari meliputi:

  • Undang-undang (UU) Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Ibadah Haji dan Umrah

  • Undang-undang (UU) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah

  • PMHU Nomor 6 Tahun 2025 tentang Biaya Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji

  • PMHU Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler

  • PMHU Nomor 4 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus dan Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah

  • PMHU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Organisasi dan Tata Kerja Asrama Haji

2. Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Haji

Soal yang keluar dalam ujian juga mencakup pemahaman mengenai seluruh rangkaian ibadah haji, mulai dari manasik, rukun, wajib, hingga sunnah haji. Pengetahuan tersebut dibutuhkan agar petugas dapat memberikan bimbingan yang tepat kepada jemaah selama menjalankan ibadah.

3. Sistem Informasi dan Manajemen Haji Terpadu (SISKOHAT)

Peserta juga perlu memahami Sistem Informasi dan Manajemen Haji Terpadu (SISKOHAT). Sistem ini digunakan untuk mengelola dan memantau berbagai data jemaah haji, termasuk informasi kesehatan, akomodasi, serta pergerakan jemaah selama berada di Tanah Suci.

4. Kesehatan dan Keselamatan Jemaah

Materi kesehatan dan keselamatan mencakup kemampuan mengenali berbagai penyakit yang umum dialami jemaah. Peserta juga perlu memahami langkah penanganan awal dan manajemen risiko kesehatan jemaah selama pelaksanaan ibadah haji.

5. Penyuluhan dan Pembinaan Jemaah

Peserta perlu memahami cara memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada jemaah, termasuk menyampaikan aturan serta informasi penting selama berada di Tanah Suci.

6. Wawasan Penyelenggaran Haji di Arab Saudi

Materi ini juga mencakup prosedur keamanan, jalur evakuasi, dan langkah pencegahan untuk menjaga keselamatan jemaah.

Wawasan mengenai penyelenggaraan haji di Arab Saudi diperlukan agar petugas dapat memberikan bantuan secara tepat ketika jemaah menghadapi situasi darurat.

7. Penanganan Keluhan dan Permasalahan Jemaah

Kemampuan menangani keluhan menjadi bagian penting dalam tugas pelayanan jemaah. Peserta perlu memahami cara merespons berbagai persoalan secara tepat, baik yang berkaitan dengan kesehatan, administrasi, maupun kesulitan dalam menjalankan ibadah.

Selain itu, calon petugas perlu menguasai prosedur tanggap darurat untuk menghadapi situasi kritis. Kemampuan tersebut diperlukan agar pelayanan kepada jemaah tetap berjalan dengan aman.

Baca Juga: Berapa Passing Grade CAT PPIH 2027? Simak Penjelasannya

(SA)