Kode 925 Emas Asli Apa Palsu? Ini Penjelasannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Konten dari Pengguna
21 November 2022 14:07
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi perhiasan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perhiasan. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
Emas termasuk salah satu instrumen investasi yang paling banyak dipilih masyarakat sejak dulu. Harganya yang cenderung selalu meningkat, membuat logam mulia ini dinilai lebih aman dan menguntungkan.
ADVERTISEMENT
Dalam berinvestasi, umumnya investor akan memilih emas dalam bentuk perhiasan. Misalnya seperti gelang, cincin, anting, hingga kalung yang terbuat dari emas banyak ditemukan di pasaran.
Saat diolah jadi perhiasan, emas biasanya akan dicampur dengan bahan lain agar tampilannya semakin berkilau. Adapun cara untuk membedakan emas murni atau campuran adalah dengan melihat kode emas yang dicap pada perhiasan.
Kode emas ini merupakan jumlah persentase kandungan emas murni dalam suatu perhiasan. Setiap emas memiliki kode yang berbeda-beda. Lantas, apakah ada kode 925 pada emas? Untuk mengetahui kode 925 emas asli apa palsu, simak penjelasannya di bawah ini.

Kode 925 Emas Asli Apa Palsu?

Ilustrasi emas. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi emas. Foto: Pexels
Pada dasarnya, kode emas berfungsi untuk menentukan persentase kadar keaslian suatu emas. Semakin tinggi persentase kandungan emas murni di dalamnya, semakin tinggi pula harga jualnya.
ADVERTISEMENT
Kode emas yang umumnya beredar di pasaran adalah 900, 700, 420 atau 375. Apabila kamu menemukan kode 925 pada emas, itu berarti bahwa produk tersebut merupakan perak yang disepuh emas, bisa emas kuning atau emas putih.
Merujuk buku Majalah Ilmiah Dinamika Kerajinan dan Batik, perak 925 adalah logam mulia perak yang memiliki kadar 92.5 persen perak murni yang dilapisi emas. Kadar perak 925 inilah yang paling baik digunakan untuk dibuat perhiasan.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa jawaban dari pertanyaan “kode 925 emas asli apa palsu” adalah produk tersebut bukanlah emas, melainkan perak yang memang paling baik untuk dibuat sebagai perhiasan.

Kode Emas Asli dalam Perhiasan

Ilustrasi emas. Foto: Antam
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi emas. Foto: Antam
Telah diberitahukan sebelumnya, setiap emas memiliki kode yang berbeda-beda. Mengutip buku Investasi Emas, Dinar, Dirham oleh Ella Syafputri, berikut beberapa jenis kode emas asli yang kerap ditemukan dalam perhiasan.
ADVERTISEMENT
  • Kode emas 150, artinya memiliki kadar emas murni sebesar 15 persen.
  • Kode emas 300, artinya memiliki kadar emas murni sebesar 30 persen.
  • Kode emas 333, artinya memiliki emas murni sebesar 33,33 persen.
  • Kode emas 375, artinya memiliki tingkat kemurnian emas sebesar 37,5 persen.
  • Kode emas 400, artinya memiliki tingkat kemurnian emas sebesar 40 persen.
  • Kode emas 420, artinya memiliki tingkat kemurnian emas sebesar 42 persen.
  • Kode emas 585, artinya memiliki tingkat kemurnian emas sebesar 58 persen.
  • Kode emas 700, artinya memiliki tingkat kemurnian emas sebesar 70 persen.
  • Kode emas 750, artinya memiliki tingkat kemurnian emas sebesar 75 persen.
  • Kode emas 833, artinya memiliki tingkat kemurnian emas sebesar 83,3 persen.
  • Kode emas 850, artinya memiliki tingkat kemurnian emas sebesar 85 persen.
  • Kode emas 875, artinya memiliki tingkat kemurnian emas sebesar 87,5 persen.
  • Kode emas 916, artinya memiliki tingkat kemurnian emas sebesar 91,6 persen.
  • Kode emas 958, artinya memiliki tingkat kemurnian emas sebesar 95,8 persen.
  • Kode emas 999, artinya memiliki tingkat kemurnian emas sebesar 99,9 persen.
ADVERTISEMENT
(NDA)
Apa itu kode emas?
chevron-down
Apa saja kode emas asli?
chevron-down
Apa keuntungan investasi emas?
chevron-down
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020