Kode Emas Asli dan Tips Investasi Emas untuk Pemula

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tiap jenis emas memiliki kadar yang berbeda-beda. Berikut kode emas asli yang termasuk dalam golongan emas muda dan emas tua. Sekaligus simak penjelasan dan tips investasi emas berikut ini.
Melansir dari laman Sahabat Pegadaian, emas adalah salah satu jenis logam mulia yang paling diminati masyarakat. Emas yang kita ketahui, salah satunya hadir dalam wujud perhiasan berupa kalung, cincin, gelang, dan anting. Ketika diolah jadi perhiasan, emas dicampur dengan bahan lain yang mengurangi kadar kemurniannya.
Jenis Kadar Emas
Masih melansir dari website Sahabat Pegadaian, kandungan kemurnian emas yang terdapat dalam perhiasan ini diukur dalam satuan karat, mulai dari 1K (1 karat) hingga 24K (24 karat). Kadar 24 karat merupakan kadar paling tinggi, artinya angka untuk emas murni atau kadar emas 99,9 persen seperti pada emas batangan. Emas 24 karat umumnya dimiliki oleh emas batangan atau koin emas bersertifikat. Sementara, produk emas yang mengandung logam lain seperti perhiasan memiliki kadar karat di bawah itu.
Umumnya istilah Emas 24 di toko emas ini kadarnya berkisar 80%-96% yang dikenal dengan emas tua, sedangkan Emas 23 kadarnya berkisar 60%-70%. Lalu Emas 22 kadarnya berkisar 30%-42% atau dikenal dengan emas muda.
Semakin tinggi kadar emas, semakin mahal pula harga perhiasan tersebut, begitupun sebaliknya. Selain itu, semakin banyak kandungan emas pada perhiasan, maka perhiasan tersebut akan semakin berkilau.
Kode Emas Asli
1. Kode Emas Muda
Emas muda adalah emas yang memiliki kadar emas di bawah 50%. Ada beberapa kode yang sering digunakan untuk golongan emas muda, di antaranya ialah sebagai berikut.
Kode Emas 150 memiliki kadar emas sebesar 15%. Memiliki nama GB150 alias Gold Bond 150 jika pada kalung.
Kode emas 300 memiliki kadar emas 30%. Beberapa cap atau kode antara lain kode hati, A3, PR, LGT, L,0,3,HT,MT,DY, KY, Lotus, RS, M, N, MG, BMW, KH, HWT, UBS biasanya diikuti dengan angka 30.
Kode emas 333 memiliki kadar emas 33,33%.
Kode emas 375 memiliki kadar emas 37,5%. Terdapat pada emas putih dan emas kuning. Kodenya segitiga, prisma, A, Beta/B, SA, HWT dan UBS.
Kode emas 400 memiliki kadar emas 40%. Kadar emas ini sudah jarang ditemukan karena telah digantikan emas 375.
Kode Emas 420 memiliki kadar emas 42% terdapat pada kalung. Emas ini dikeluarkan oleh HWT dan UBS. Jika kamu beli di luar negeri maka diberi label 10k.
2. Kode Emas Tua
Emas tua adalah emas yang kadarnya di atas 50%. Dengan harga yang lebih mahal dibanding emas muda.
Kode emas 14K585 atau 585 menunjukkan kadar emas 58,5%. Kode 14K585 sering ditemui jika perhiasan dibeli di luar negeri.
Kode Emas 700 memiliki kadar emas 70%. Kode emas ini KH, MT, SG, JR, S22, HWT, UBS dan ada dengan logo matahari.
Kode emas 750 memiliki kadar emas 75%. Mempunyai kode Prisma750, 18K,AYU,MT,HT,JR,Citra,KH,HWT dan UBS.
Kode Emas 833 memiliki kadar emas 83,3%. Sangat jarang ditemui di pasaran.
Kode emas 850 memiliki kadar 85%.
Kode emas 21K875 atau 875 memiliki kadar 87,5%. Banyak diproduksi di arab.
Kode Emas 22K 916 memiliki kadar 91,6%. Jenis emas ini biasa ditemukan Kendari, Bali, Dubai, Bangkok.
Kode emas 23K95 atau 958 memiliki kadar 95,8% memiliki kadar karat tertinggi.
Cara Investasi Emas Bagi Pemula
Melansir dari laman Cimb Niaga, berikut 5 tips melakukan investasi emas yang aman bagi para pemula.
1. Pastikan tujuan investasi emas
Cara investasi emas yang aman ialah mengetahui dengan baik tujuannya dalam berinvestasi. Banyak tujuan yang bisa dijadikan target dalam berinvestasi emas, apakah untuk tabungan pernikahan, pendidikan, atau investasi hari tua.
Sebagai contoh, kamu sudah menargetkan dalam kurun 10 tahun ke depan akan berhenti bekerja dan memulai usaha sendiri. Kemudian penghasilan dari gaji kamu sebagian disisihkan dan diinvestasikan di emas. Jika sudah memiliki tujuan yang jelas seperti ini maka akan lebih tahu berapa besaran emas yang diinvestasikan setiap bulannya. Itulah cara investasi emas yang aman pertama bagi pemula.
2. Pantau perkembangan harga emas secara berkala
Saat ini, tidak sulit untuk memantau perkembangan harga emas secara berkala. Banyak situs-situs di internet yang menampilkan perkembangan harga emas setiap harinya. Kemudian ada juga aplikasi pada ponsel yang dapat menampilkan perkembangan harga emas.
Emas meski dikenal sebagai alat investasi yang paling stabil terkadang juga mengalami penurunan harga. Meski jarang, tidak ada salahnya untuk membelinya. Kemudian saat secara tiba-tiba harga emas melonjak tinggi, kamu juga mempunyai pilihan untuk kemudian menjualnya. Namun perlu dipahami bahwa investasi emas sebaiknya dilakukan untuk jenis investasi jangka panjang yakni dalam kurun waktu 5-10 tahun.
3. Beli emas di tempat yang terpercaya
Ada beberapa tempat yang menjual emas batangan untuk berinvestasi. Namun sebaiknya membeli emas di tempat-tempat yang menjual secara resmi dan terpercaya dengan menyertakan surat-surat dan sertifikatnya.
Salah satu tempat yang direkomendasikan dan termasuk cara investasi emas adalah membelinya di PT ANTAM. Kamu bisa membelinya langsung di gerai penjualan emas di kantor PT ANTAM atau situs-situs e-commerce yang memang menjual emas dari PT ANTAM secara resmi. Kemudian, kamu juga bisa membeli dan membuka rekening tabungan emas di PT Pegadaian. Keduanya merupakan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN sehingga penjualannya lebih terpercaya.
4. Tempat penyimpanan emas yang aman
Salah satu tips atau cara investasi emas adalah kamu juga harus mengerti tempat penyimpanan emas yang aman. Yang paling mudah ialah menyimpannya di rumah sendiri di dalam brankas atau safety box. Jika merasa kurang aman, kamu juga bisa menyimpannya di Safe Deposit Box (SDB) yang ditawarkan pihak bank. Tentunya jika memilih untuk menggunakan SDB, ada biaya tambahan yang diperlukan. Untuk SDB sendiri selain emas bisa juga dimanfaatkan untuk menyimpan barang-barang maupun surat-surat berharga lainnya seperti sertifikat rumah atau tanah.
5. Fokus masa depan
Kamu harus memahami bahwa investasi merupakan tabungan untuk masa depan baik itu yang sifatnya jangka pendek atau jangka panjang yakni bisa 10 sampai 15 tahun mendatang. Ingat, investasi berbeda dengan jual beli yang memang bertujuan untuk mencari keuntungan dalam waktu singkat. Karena itu dalam berinvestasi emas, kamu harus fokus terhadap tujuan dan masa depan yang ingin dicapai.
(SRS)
