Konten dari Pengguna

Kode Emas Asli pada Cincin, Ikuti 6 Cara Membedakan dengan Emas Kuningan

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kode Emas Asli Pada Cincin. Foto: Dokumentasi The Palace Jeweler
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kode Emas Asli Pada Cincin. Foto: Dokumentasi The Palace Jeweler

Tiap jenis emas memiliki kadar yang berbeda-beda, termasuk kode emas asli pada cincin yang termasuk dalam golongan emas muda dan emas tua. Simak penjelasan dan tips membedakan emas asli dengan kuningan melalui artikel berikut.

Melansir dari laman Sahabat Pegadaian, emas adalah salah satu jenis logam mulia yang paling diminati masyarakat. Emas yang kita ketahui, salah satunya hadir dalam wujud perhiasan berupa kalung, cincin, gelang, dan anting. Ketika diolah jadi perhiasan, emas dicampur dengan bahan lain yang mengurangi kadar kemurniannya.

Jenis Kadar Emas

Masih melansir dari website Sahabat Pegadaian, kandungan kemurnian emas yang terdapat dalam perhiasan ini diukur dalam satuan karat, mulai dari 1K (1 karat) hingga 24K (24 karat). Kadar 24 karat merupakan kadar paling tinggi, artinya angka untuk emas murni atau kadar emas 99,9 persen seperti pada emas batangan. Emas 24 karat umumnya dimiliki oleh emas batangan atau koin emas bersertifikat. Sementara, produk emas yang mengandung logam lain seperti perhiasan memiliki kadar karat di bawah itu.

Umumnya istilah Emas 24 di toko emas ini kadarnya berkisar 80%-96% yang dikenal dengan emas tua, sedangkan Emas 23 kadarnya berkisar 60%-70%. Lalu Emas 22 kadarnya berkisar 30%-42% atau dikenal dengan emas muda.

Semakin tinggi kadar emas, semakin mahal pula harga perhiasan tersebut, begitupun sebaliknya. Selain itu, semakin banyak kandungan emas pada perhiasan, maka perhiasan tersebut akan semakin berkilau. Sehingga investasi emas menjadi salah satu investasi yang menjanjikan.

Kode Emas Asli

1. Kode Emas Muda

Emas muda adalah emas yang memiliki kadar emas di bawah 50%. Ada beberapa kode yang sering digunakan untuk golongan emas muda, di antaranya ialah sebagai berikut.

  1. Kode Emas 150 memiliki kadar emas sebesar 15%. Memiliki nama GB150 alias Gold Bond 150 jika pada kalung.

  2. Kode emas 300 memiliki kadar emas 30%. Beberapa cap atau kode antara lain kode hati, A3, PR, LGT, L,0,3,HT,MT,DY, KY, Lotus, RS, M, N, MG, BMW, KH, HWT, UBS biasanya diikuti dengan angka 30.

  3. Kode emas 333 memiliki kadar emas 33,33%.

  4. Kode emas 375 memiliki kadar emas 37,5%. Terdapat pada emas putih dan emas kuning. Kodenya segitiga, prisma, A, Beta/B, SA, HWT dan UBS.

  5. Kode emas 400 memiliki kadar emas 40%. Kadar emas ini sudah jarang ditemukan karena telah digantikan emas 375.

  6. Kode Emas 420 memiliki kadar emas 42% terdapat pada kalung. Emas ini dikeluarkan oleh HWT dan UBS. Jika kamu beli di luar negeri maka diberi label 10k.

2. Kode Emas Tua

Emas tua adalah emas yang kadarnya di atas 50%. Harganya tentu lebih mahal dibanding emas muda.

  1. Kode emas 14K585 atau 585 menunjukkan kadar emas 58,5%. Kode 14K585 sering ditemui jika perhiasan dibeli di luar negeri.

  2. Kode Emas 700 memiliki kadar emas 70%. Kode emas ini KH, MT, SG, JR, S22, HWT, UBS dan ada dengan logo matahari.

  3. Kode emas 750 memiliki kadar emas 75%. Mempunyai kode Prisma750, 18K,AYU,MT,HT,JR,Citra,KH,HWT dan UBS.

  4. Kode Emas 833 memiliki kadar emas 83,3%. Sangat jarang ditemui di pasaran.

  5. Kode emas 850 memiliki kadar 85%.

  6. Kode emas 21K875 atau 875 memiliki kadar 87,5%. Banyak diproduksi di arab.

  7. Kode Emas 22K 916 memiliki kadar 91,6%. Jenis emas ini biasa ditemukan Kendari, Bali, Dubai, Bangkok.

  8. Kode emas 23K95 atau 958 memiliki kadar 95,8% memiliki kadar karat tertinggi.

Ilustrasi Kode Emas Asli Pada Cincin. Foto: Cottonbro/Pexels

6 Cara Membedakan Cincin Emas Asli dengan Kuningan

Adapun cara untuk membedakan cincin emas asli dengan emas palsu atau kuningan kamu bisa mengikuti tips-tips berikut ini.

1. Cek Perubahan Warna saat Digosok

Cara pertama untuk membedakan emas asli dan palsu adalah dengan menggosokkan jari pada emas. Jika warnanya berubah, misalnya menjadi pudar atau belang saat digosok, artinya emas tersebut palsu.

2. Perhatikan Fisiknya

Kedua, kamu bisa membedakan emas asli atau palsu dengan melihat dari ciri-ciri fisiknya secara langsung. Pada emas murni biasanya terdapat tanda cap berisi informasi kadar dari emas tersebut. Emas menggunakan satuan fineness yang secara umum dikenal memakai satuan karat dalam angka 10K, 14K, 18K, 22K atau 24K.

3. Mengigit Emas

Cara ketiga membedakan emas asli dan palsu adalah dengan menggigitnya. Emas merupakan jenis logam yang lunak dan mudah untuk dibentuk. Semakin tinggi kadar karatnya, akan semakin lunak emas tersebut. Jadi, kamu bisa mencoba untuk mengecek keaslian emas dengan menggigitnya. Jika ada bekas gigitan yang tertinggal, maka bisa jadi emas tersebut asli. Sedangkan emas palsu ketika digigit tidak akan meninggalkan bekas. Akan tetapi cara ini tidak dianjurkan karena dapat merusak tekstur emas.

4. Goreskan pada Keramik atau Kertas

Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggoreskan emas pada permukaan keramik atau kertas. Kemudian kamu lihat, apakah terdapat bekas atau jejak goresan pada permukaan keramik. Jika ternyata emas tersebut meninggalkan jejak, maka bisa dipastikan emas tersebut palsu. Namun, kamu perlu berhati-hati dengan cara ini, karena berisiko merusak emas.

5. Mengecek Sertifikat Emas

Cara kelima untuk membedakan emas asli dan palsu adalah dengan memeriksa sertifikat emas. Sertifikat yang palsu tentu saja menandakan bahwa emas tersebut palsu. Cara mengetahui sertifikat emas asli atau palsu, kamu bisa coba meletakkannya di bawah sinar ultraviolet. Jika asli, maka akan ada garis-garis tipis berwarna-warni seperti pada uang kertas dan blok berwarna hijau di setiap deskripsi detail sertifikat.

6. Cek dengan Magnet

Cara ini dapat kamu lakukan dengan mudah hanya dengan magnet kuat. Kamu cukup mengarahkan magnet ke emas yang akan di uji. Karena emas bukanlah benda magnetik maka cincin emas tidak akan bisa ditarik oleh magnet. Jika emas milik kamu dapat tertarik, kemungkinan besar emas tersebut emas palsu yakni berupa logam kuningan yang di beri warna tiruan emas.

Itulah ulasan singkat mengenai kode emas asli pada cincin dan tips membedakan cincin emas asli dengan emas palsu atau kuningan. Semoga artikel ini bermanfaat!

(SRS)