Konten dari Pengguna

Komponen Belanja Negara dalam APBN Terbagi atas Sektor Ini

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Komponen Belanja Negara dalam APBN. Foto: Pexels.com/Joslyn Pickens
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Komponen Belanja Negara dalam APBN. Foto: Pexels.com/Joslyn Pickens

Komponen belanja negara dalam APBN terbagi atas pengeluaran pemerintah pusat dan pengeluaran pemerintah daerah. Kedua komponen belanja negara ini menjadi roda penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Untuk mengetahui komponen belanja negara dalam APBN lebih lanjut, simak pembahasan lengkapnya di artikel Berita Bisnis berikut ini.

Daftar isi

Komponen Belanja Negara dalam APBN Terbagi atas Hal Ini

Ilustrasi Komponen Belanja Negara dalam APBN. Foto: Pexels.com/RDNE Stock project

Merujuk skripsi Pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Anggaran Belanja Modal oleh Nasution, komponen belanja negara terdiri atas belanja pemerintah pusat dan belanja pemerintah daerah.

Mengutip djkn.kemenkeu.go.id, belanja negara merupakan bentuk realisasi rencana kerja pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan.

Aktivitas ini baru dapat dirasakan masyarakat ketika proses belanja selesai dilakukan, seperti belanja penyediaan infrastruktur, belanja subsidi, belanja di bidang pendidikan, dan lainnya.

Merujuk jurnal Analisis Pengaruh Belanja Negara terhadap Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi oleh Widodo dan Dahiri, jika belanja negara lebih kecil dari pendapatan negara dan hibah, APBN dikatakan surplus.

Namun jika belanja negara lebih besar dari pendapatan negara dan hibah, APBN akan mengalami defisit anggaran. Untuk lebih jelasnya, simak jenis komponen belanja negara yang ada pada APBN di bawah ini.

Jenis Komponen Belanja Negara

Ilustrasi Komponen Belanja Negara dalam APBN. Foto: Pexels.com/Pixabay

Mengutip jurnal Analisis Pengaruh Belanja Negara terhadap Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi oleh Widodo dan Dahiri, berikut penjelasan dari komponen belanja negara dalam APBN:

1. Belanja Pemerintah Pusat

Belanja pemerintah pusat terdiri atas berikut ini:

  • Belanja pegawai: belanja yang digunakan untuk membiayai kompensasi dalam bentuk uang atau barang yang diberikan ke pegawai pemerintah pusat, pensiunan, anggota TNI/POLRI, dan pejabat negara lainnya.

  • Belanja barang: belanja untuk pembelian barang dan/atau jasa yang habis pakai untuk memproduksi barang dan/atau jasa yang dipasarkan maupun yang tak dipasarkan.

  • Belanja modal: pengeluaran untuk pembayaran perolehan aset dan/atau menambah nilai aset tetap/aset lainnya.

  • Pembayaran bunga utang: belanja pemerintah pusat yang digunakan untuk pembayaran atas kewajiban pengunaan pokok utang (principal outstanding), baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

  • Subsidi: alokasi anggaran yang diberikan ke perusahaan/lembaga yang berperan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat, seperti subsidi BBM dan subsidi pangan.

  • Belanja hibah: belanja pemerintah pusat dalam bentuk uang, barang, atau jasa dari pemerintah ke BUMN, pemerintah negara lain, lembaga/organisasi internasional, dan lainnya.

  • Bantuan sosial: pengeluaran yang diberikan ke masyarakat guna melindungi masyarakat dari kemungkinan terjadinya “risiko sosial” (bencana alam) dan meningkatkan kemampuan ekonomi dan/atau kesejahteraan masyarakat.

  • Belanja lain-lain: semua pengeluaran atau belanja Pemerintah Pusat yang dialokasikan untuk membiayai keperluan lembaga yang belum mempunyai kode bagian anggaran.

2. Belanja Pemerintah Daerah

Transfer ke daerah adalah bagian dari belanja negara dalam rangka mendanai pelaksanaan desentralisasi fiskal berupa dana perimbangan, dana otonomi khusus, dan dana penyesuaian. Berikut penjelasannya:

  • Dana perimbangan: dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan ke daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.

  • Dana otonomi khusus: dana yang dialokasikan untuk membiayai pelaksanaan otonomi khusus suatu daerah. Contohnya, Dana Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dan Dana Otonomi Khusus bagi Provinsi Aceh.

  • Dana penyesuaian: dana yang dialokasikan untuk membantu daerah dalam rangka melaksanakan kebijakan tertentu Pemerintah dan DPR sesuai peraturan perundangan-undangan.

  • Dana keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta adalah dana yang dialokasikan untuk penyelenggaraan urusan keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

  • Dana desa: dana yang diperuntukkan untuk membiayai penyelenggaran pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat desa.

(MQ)

Frequently Asked Question Section

Apa itu belanja pegawai?
chevron-down

Belanja yang digunakan untuk membiayai kompensasi dalam bentuk uang atau barang untuk pegawai pemerintah pusat dan lainnya.

Bagaimana jika belanja lebih besar dari pendapatan negara?
chevron-down

Apabila belanja negara lebih besar dari pendapatan negara dan hibah, APBN akan mengalami defisit anggaran.

Apa itu dana otonomi khusus?
chevron-down

Dana yang dialokasikan untuk membiayai pelaksanaan otonomi khusus suatu daerah.