Konten dari Pengguna

Lembaga Ekonomi: Pengertian, Fungsi, Karakteristik, dan Contoh

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lembaga Ekonomi. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lembaga Ekonomi. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Lembaga ekonomi merupakan bagian dari lembaga sosial yang mengatur tata hubungan antar manusia dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Kegiatan ekonomi di antaranya perdagangan, ketenagakerjaan, dan juga transaksi jual beli.

Dalam buku Pengantar Ringkas Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial (2020) karya Elly M. Setiadi, dijelaskan bahwa ada empat faktor yang menentukan struktur lembaga ekonomi, yaitu:

  • Gathering (pengumpulan), merupakan proses pengumpulan sumber daya alam dari lingkungannya.

  • Production (produksi), yaitu proses merubah sumber daya alam menjadi barang-barang tertentu sehingga bisa digunakan oleh subsistem lainnya.

  • Distributing (distribusi), adalah proses pembagian barang yang sudah jadi kepada subsistem-subsistem lainnya.

  • Servising (jasa), merupakan organisasi dari elemen-elemen ekonomi yang tidak termasuk dalam proses produksi, akan tetapi kehadirannya diperlukan untuk menunjang proses ekonomi lainnya.

Fungsi Lembaga Ekonomi

Adapun beberapa fungsi dari lembaga ekonomi:

  • Memberi petunjuk dalam mendapatkan bahan pangan

  • Memberikan sebuah pedoman dalam hal melakukan suatu pertukaran barang atau bisa di sebut dengan barter

  • Memberikan sebuah pedoman mengenai harga jual beli barang .

  • Memberikan sebuah pedoman dalam penggunaan tenaga kerja

  • Memberikan sebuah pedoman mengenai cara pengupahan/pemberian

  • Memberikan sebuah pedoman mengenai cara melakukan suatu pemutusan hubungan kerja

  • Memberi identitas bagi masyarakat setempat.

Karakteristik Lembaga Ekonomi

1. Mengawasi lalannya ekonomi

Sifat tetap dalam lembaga ekonomi adalah dapat berfungsi untuk memberikan pengawasan di dalam kegiatan perkonomian. Pengawasan ini umumnya dilakukan dengan membentuk badan khusus yang akan menaunginya. Pada masyarakat Indonesia lembaga ekonomi bisa diawasi dengan OJK, Kementerian Perekonomian, serta lembaga-lembaga yang lainnya.

2. Bersifat kokoh

Karakteristik selanjutnya dari lembaga ekonomi adalah bersifat kokoh. Yang dimaksud dengan kokoh adalah memiliki payung hukum yang tetap dan tidak bisa diubah atau diganggu gugat.

3. Asas gotong royong

Dengan rasa persaudaraan antara satu wilayah ataupun masyarakat maka pembangunan ekonomi dan tahap perencanaannya akan lebih mudah untuk dapat dilakukan atau dikerjakan.

4. Menyelesaikan permasalahan ekonomi

Ciri yang terakhir yang harus ada di dalam lembaga ekonomi, yakni harus menyelesaikan beragam bentuk kelangkaan ekonomi, baik itu secara langsung maupun tidak. Tujuannya ialah untuk memberikan kemampuan finansial dan jaminan tentang peraturan sosial yang berada dalam masyarakat.

Contoh Lembaga Ekonomi

Ilustrasi Gedung Kementerian BUMN. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

1. Lembaga keuangan

Lembaga keuangan merupakan lembaga yang menyediakan (memfasilitasi) modal dari pihak yang memiliki dana kepada pihak yang membutuhkan dana dan di bidang jasa lalu lintas pembayaran.

Lembaga keuangan atau sering disebut sebagai lembaga intermediasai, berdasarkan kemampuannya menghimpun dana dari masyarakat secara langsung maka dapat dikelompokkan menjadi 2 (dua) yaitu lembaga keuangan bank (depository financial institution) dan lembaga keuangan non bank (non depository financial institution).

2. BUMN

BUMN merupakan Badan Usaha Milik Negara uang sumber modalnya sebagian besar berasal dari Negara.

3. Koperasi

Koperasi merupakan sekumpulan orang atau badan hukum yang mempunyai visi yang sama yaitu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya

Selain ketiga contoh di atas, masih banyak lagi contoh lembaga ekonomi yang lainnya seperti: kementrian keuangan, kementrian perdagangan, kementrian negara koperasi dan UKM, pasar dan lain sebagainya.

Demikianlah ulasan singkat mengenai lembaga keuangan, semoga bermanfaat!

(AAG)