Konten dari Pengguna

Link Download Surat Pernyataan Keabsahan Dokumen UT dan Formatnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas link download surat pernyataan keabsahan dokumen UT. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas link download surat pernyataan keabsahan dokumen UT. Foto: Pexels

Menemukan link download surat pernyataan keabsahan dokumen UT (Universitas Terbuka) menjadi salah satu langkah krusial bagi calon mahasiswa. Pasalnya, berkas ini memuat pernyataan calon mahasiswa terkait isian data dan keaslian seluruh dokumen administrasi yang diunggah.

Tanpa mengunggah surat pernyataan kebenaran data dan keabsahan dokumen, verifikasi pendaftaran calon mahasiswa baru tidak dapat diproses oleh pihak UT. Oleh karena itu, memastikan format surat berasal dari laman resmi UT sangat penting untuk menghindari kesalahan.

Format Surat Pernyataan Keabsahan Dokumen UT

Ilustrasi memahami format surat pernyataan keabsahan dokumen UT. Foto: Pexels

Berdasarkan Pedoman Sistem Penyelenggaraan Universitas Terbuka 2026/2027, surat pernyataan kebenaran data dan keabsahan dokumen menjadi salah satu berkas persyaratan admisi calon mahasiswa baru jenjang sarjana atau strata-1 dan diploma.

Hal ini termasuk bagi pendaftar program S-1 dan diploma Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB); Fakultas Sains dan Teknologi (FST); Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Politik (FHISIP), serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) non-Pendidikan Guru Sekolah Dasar (non-PGSD) dan non-Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (non-PGPAUD) maupun PGSD atau PGPAUD (pre-service).

Selain itu, surat pernyataan kebenaran data dan keabsahan dokumen wajib diunggah oleh calon mahasiswa baru program S-1 Pendidikan Guru Sekolah Menengah (PGSM) FKIP (in-service), S-1 PGSD (in-service), dan S-1 PGPAUD (in-service).

1. Struktur Surat Pernyataan Keabsahan Dokumen UT

Adapun surat pernyataan keabsahan dokumen UT tersebut memuat poin-poin informasi berikut:

  • Judul surat pernyataan kebenaran data dan keabsahan dokumen.

  • Identitas diri calon mahasiswa baru, meliputi nama, Nomor Admisi Calon Mahasiswa (NAC), tempat dan tanggal lahir, alamat domisili, nomor ponsel, serta alamat surel (email).

  • Pernyataan bahwa isian pada data pribadi sesuai dengan dokumen yang dimiliki.

  • Pernyataan dokumen dan seluruh dokumen pendukung yang dilampirkan adalah asli dan sah menurut hukum.

  • Pernyataan bahwa ijazah yang dilampirkan diperoleh dengan cara yang sah dan tidak melanggar hukum.

  • Pernyataan bersedia diberhentikan sebagai mahasiswa UT dan/atau pencabutan gelar serta mengembalikan ijazah apabila di kemudian hari ditemukan dokumen yang dilampirkan palsu.

  • Pernyataan tidak akan menuntut UT untuk mengembalikan biaya pendidikan apabila di kemudian hari ditemukan dokumen yang dilampirkan palsu.

  • Pernyataan tidak akan menuntut secara hukum apabila di kemudian hari ditemukan dokumen yang dilampirkan palsu.

  • Pernyataan bahwa surat pernyataan kebenaran data dan keabsahan dokumen dibuat tanpa ada paksaan.

  • Tempat dan tanggal surat dibuat.

  • Tanda tangan di atas meterai Rp10.000.

  • Nama terang calon mahasiswa baru.

2. Contoh Surat Pernyataan Keabsahan Dokumen UT

Berikut ini adalah tampilan contoh surat pernyataan keabsahan dokumen UT:

Contoh surat pernyataan keabsahan dokumen UT. Foto: UT

Calon mahasiswa baru UT dapat mengunduh (download) surat pernyataan kebenaran data dan keabsahan dokumen pada halaman Formulir UT. Halaman ini dapat diakses melalui tautan (link) ut.ac.id/formulir.

Selain surat pernyataan keabsahan dokumen UT, mahasiswa juga dapat menemukan formulir perubahan data pribadi mahasiswa, formulir surat permohonan pengunduran diri sebagai mahasiswa UT, hingga formulir daftar riwayat hidup pada halaman yang sama.

Baca Juga: Gagal SNBP-SNBT Bukan Akhir Cerita, Masih Ada PTN yang Membuka Bangku Kuliah

(MDP)