Konten dari Pengguna

Masa Berlaku Token Listrik dan Cara Mengisinya ke Meteran Prabayar

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi meteran listrik. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi meteran listrik. Foto: Unsplash

Listrik prabayar menjadi solusi praktis bagi rumah tangga di Indonesia. Sistem ini memungkinkan pelanggan membeli token listrik sesuai kebutuhan tanpa harus khawatir dengan tagihan bulanan.

Agar bisa terus menggunakan daya listrik rumah dan tak dikenai pemutusan listrik, pelanggan harus membeli token secara rutin dan mengisinya ke meteran prabayar.

Token listrik adalah kode unik berupa 20 digit angka yang akan menjadi saldo listrik ketika dimasukkan pada meteran prabayar. Token ini dapat dibeli di minimarket, ATM, atau platform digital.

Masa Berlaku Token Listrik

Ilustrasi meteran listrik. Foto: Unsplash

Berdasarkan informasi yang dibagikan PLN melalui akun Twitter @pln_123, nomor token listrik tidak memiliki masa berlaku. Artinya, token listrik dapat digunakan kapan pun selama tak ada penggantian kWh meter.

Token listrik pun tak harus langsung digunakan di hari pembelian. Pelanggan prabayar yang lupa atau tak sempat memasukkan token listrik di hari pembelian masih bisa menggunakan kode tersebut beberapa hari setelahnya.

Namun, token listrik tak akan bisa dimasukkan jika pelanggan salah memasukan angkanya lebih dari tiga kali. Kesalahan memasukkan token lebih dari tiga kali berpotensi membuat listrik terblokir. Jadi, pastikan nomor token yang pelanggan masukkan sudah benar, lengkap, dan sesuai.

Baca Juga: Cara Cek Token Listrik yang Sudah Dibeli Melalui Beragam Metode

Cara Mengisi Token Listrik

Ilustrasi cara mengisi token listrik ke meteran listrik. Foto: Unsplash

Mengutip laman PLN, harga token listrik untuk pelanggan prabayar terdiri dari beberapa pilihan, yakni Rp20.000, Rp50.000, Rp100.000, Rp250.000, Rp500.000, dan Rp1.000.000.

Sementara untuk jumlah kWh dari harga pembelian tersebut didapat berbeda-beda, sesuai dengan daya listrik yang digunakan dan tarif listrik yang berlaku.

Adapun cara mengisi token listrik ke meteran bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan petugas PLN. Berikut langkah-langkahnya yang bisa pelanggan prabayar terapkan:

  1. Beli token listrik dengan nominal sesuai kebutuhan.

  2. Jika pembelian berhasil, pelanggan akan mendapatkan nomor token listrik yang terdiri dari 20 digit angka tak beraturan. Simpan baik-baik nomor tersebut agar tak hilang.

  3. Masukkan nomor token listrik tersebut ke meteran yang terpasang di rumah.

  4. Periksa kembali nomor yang dimasukkan. Jika sudah benar, tekan tombol “Enter”.

  5. Jika angka yang dimasukkan sesuai, layar meteran akan menampilkan notifikasi “Benar/Accept”. Setelah itu, layanan listrik prabayar sudah bisa digunakan.

Jika proses mengisi ulang gagal karena salah nomor token atau alasan lainnya, pelanggan diberi kesempatan untuk mencobanya sebanyak tiga kali. Jika tetap gagal, segera hubungi call center PLN di nomor 123 atau melalui media sosial resminya untuk mendapat penanganan.

(NDA)