Masalah Pokok Ekonomi Klasik dan Modern, Ini Penjelasan Lengkapnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masalah pokok ekonomi di Indonesia terbagi menjadi dua, yakni masalah pokok ekonomi klasik dan modern. Masalah pokok ekonomi adalah kebutuhan manusia yang tidak terbatas sedangkan alat pemuas untuk memenuhi kebutuhan terbatas, sehingga manusia harus dapat menentukan kebutuhan mana yang harus didahulukan agar seluruh kebutuhannya dapat terpenuhi.
Menyadur dari modul pembelajaran berjudul Masalah Ekonomi dan Sistem Ekonomi yang ditulis Sri Utami, masalah pokok perekonomian terbagi ke dalam dua aliran, yaitu aliran ekonomi klasik dan aliran ekonomi modern.
Menurut M. Manullang, ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana memenuhi keinginan manusia atau masyarakat demi tercapainya kemakmuran atau kondisi di mana manusia bisa memenuhi kebutuhannya, baik dalam bentuk barang maupun jasa
Masalah Pokok Ekonomi Klasik
Menurut teori ekonomi klasik, masalah pokok ekonomi dapat digolongkan menjadi tiga permasalahan utama:
1. Masalah Produksi
Agar dapat memenuhi kebutuhan manusia, maka barang dan jasa harus tersedia. Demi memenuhi hal ini, produsen harus mengetahui barang dan jasa apa saja yang dibutuhkan masyarakat.
2. Masalah Distribusi
Masalah lain adalah bagaimana produk bisa terdistribusi secara baik hingga sampai ke tangan konsumen.
3. Masalah Ekonomi
Setelah barang dan jasa sampai di konsumen, permasalahan selanjutnya adalah; apakah barang tersebut akan dikonsumsi atau malah terbuang sia-sia karena tidak harganya tidak terjangkau. Ini juga menjadi permasalahan lain yang harus bisa dijawab oleh produsen selaku pembuat produk. Di sisi lain, sebagai konsumen, kita harus bisa meningkatkan pendapatan supaya dapat menjangkau produk yang kita inginkan.
Masalah Pokok Ekonomi Modern
Masalah pokok ekonomi modern terdiri dari barang apa yang diproduksi dan berapa jumlah, bagaimana cara memproduksinya, dan juga untuk siapa barang tersebut diproduksi.
Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah penjelasan yang dikutip dari buku Ekonomi Jilid 1 karya Alam S.
1. Apa dan berapa yang diproduksi (what)?
Masalah pertama adalah apa dan berapa barang yang diproduksi, seperti namanya, di masalah ini menyangkut jenis barang yang akan diproduksi serta dengan jumlah barangnya.
Jenis barang yang akan diproduksi, pastikan untuk memberikan alasan mengenai mengapa barang itu diproduksi mengingat sumber daya terbatas.
Jumlah barang yang akan diproduksi, masalah berikutnya adalah menentukan berapa jumlah barang yang harus diproduksi sehingga dapat ditentukan berapa sumber daya yang harus dialokasikan.
Hal ini penting dilakukan sebelum melakukan produksi karena produsen sudah harus bisa memecahkan masalah tersebut. Pasalnya, dengan hal ini, produsen bisa memproduksi barang yang tidak hanya dibutuhkan oleh manusia, tetapi juga bisa memperoleh laba perusahaan.
2. Bagaimana cara memproduksi (how)?
Masalah kedua adalah bagaimana cara untuk memproduksinya. Pada poin ini, akan di bahas bagaimana teknik atau metode produksi yang akan diterapkan dan juga dilakukan.
Teknik atau metode produksi yang diterapkan produsen, Penentuan teknik produksi untuk menjawab permasalahan bagaimana melakukan proses produksi seefisien mungkin sehingga produksi dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan laba maksimum.
Kemampuan produsen dalam mengkombinasikan faktor produksi, jika sudah mengetahui teknik yang akan dilakukan, maka produsen kembali memutar otak tentang bagaimana untuk memperoleh sumber daya alam tersebut dan lainnya.
3. Untuk siapa barang itu diproduksi (for whom)?
Masalah ketiga adalah untuk siapa barang tersebut akan diproduksi. Dengan kata lain, produsen perlu untuk memikirkan bagaimana cara untuk mendistribusikan produk tersebut.
Seperti yang diketahui, sistem ekonomi pasar berpendapat bahwa sedikit atau banyaknya distribusi tergantung pada persiapannya. Oleh karena itu, distribusinya tergantung pada persaingan dan juga mekanisme pasar.
Semoga bermanfaat!
(SRS)
