Konten dari Pengguna

Mekanisme Perdagangan Saham dan Karakteristiknya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Warga melihat layar pergerakan saham pada gawainya di Jakarta, Kamis (24/2/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Warga melihat layar pergerakan saham pada gawainya di Jakarta, Kamis (24/2/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Saham (stock) merupakan salah satu instrumen pasar keuangan yang paling populer diperdagangkan di lantai Bursa Efek. Alasannya, berinvestasi saham dapat memberikan keuntungan secara cepat dan besar.

Kendati begitu, risiko kerugian berinvestasi saham juga sangat besar. Sebab, permintaan dan penawaran saham tidak dapat diatur dan ditentukan, sehingga perlu penganalisaan yang tinggi dalam berinvestasi saham.

Mekanisme perdagangan saham pun terbilang cukup rumit, di mana investor tidak bisa membeli atau menjual saham secara langsung. Seluruh transaksi dalam perdagangan saham hanya bisa dilakukan dengan perantara Anggota Bursa (AB).

Anggota Bursa tersebut juga haruslah yang ditunjuk secara resmi oleh Bursa Efek. Untuk mengetahui mekanisme perdagangan saham lebih lanjut, simak ulasan lengkapnya dalam uraian artikel di bawah ini.

Mekanisme Perdagangan Saham

Ilustrasi sedang mempelajari mekanisme perdagangan saham. Foto: Unsplash

Berdasarkan informasi yang dirangkum dari buku Insider Trading: Indikasi, Pembuktian, dan Penegakan Hukum oleh Arman Nefi, berikut mekanisme perdagangan saham selengkapnya:

  1. Investor harus terlebih dahulu membuka rekening Efek di AB dan membuat perjanjian tertulis dengan AB untuk berinvestasi.

  2. Untuk membuka rekening Efek di perusahaan Efek yang telah menjadi AB, investor harus mengisi formulir yang telah disediakan oleh pihak perusahaan dan menyerahkan fotokopi KTP yang berlaku.

  3. Setelah itu, investor harus memberikan deposit awal yang berbeda antara satu AB dengan AB lainnya. Umumnya, minimal sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) atau lebih.

  4. Apabila proses tersebut selesai, investor menerima 'Tanda Bukti Pembukaan Rekening Efek, password untuk online, peraturan dan etika untuk melakukan transaksi serta informasi atas fee biaya jasa perantara perdagangan Efek.

  5. Dengan itu, investor sudah melakukan transaksi dengan nilai deposit awal yang sudah ada.

  6. Jika investor telah melakukan pembelian saham, pesanan tersebut akan dikirimkan ke Sistem Perdagangan Bursa (JATS NEXT-G) oleh AB.

  7. Proses tersebut akan membutuhkan waktu kurang lebih 2 hari. Setelah itu, saham sang investor akan dimasukkan ke dalam portofolio miliknya, dan dapat dipantau secara real time.

  8. Bukti pembelian biasanya akan dikirimkan pada sore hari, setelah perdagangan Bursa Efek tutup, melalui email atau biasa yang disebut dengan Trade Confirmation (TC).

Karakteristik Saham yang Diperjualbelikan di Bursa Efek

Ilustrasi saham. Foto: Pixabay

Saham adalah tanda penyertaan modal seseorang atau badan usaha dalam perusahaan atau perseroan terbatas. Untuk bisa diperjualbelikan di Bursa Efek, saham harus memiliki beberapa karakteristik berikut ini:

  • Kepemilikannya akan memberikan kesempatan untuk mendapatkan dividen.

  • Kepemilikan atas saham akan memiliki hak untuk hadir dalam RUPS.

  • Kepemilikan atas saham dapat memiliki HMETD atau right issue.

  • Terdapat kemungkinan untuk mendapatkan Capital Gain atau Capital Loss.

  • Merupakan aset yang bersifat likuid sehingga mudah untuk diperjualbelikan.

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan saham?

chevron-down

Saham adalah tanda penyertaan modal seseorang atau badan usaha dalam perusahaan atau perseroan terbatas.

Apa keuntungan kita membeli saham?

chevron-down

Berinvestasi saham dapat memberikan keuntungan secara cepat dan besar.

Apa kerugian dari saham?

chevron-down

Permintaan dan penawaran saham tidak dapat diatur dan ditentukan, sehingga perlu penganalisaan yang tinggi dalam berinvestasi saham.