Konten dari Pengguna

Mengenal Batuan yang Memiliki Nilai Ekonomi Tinggi

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi batuan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi batuan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Foto: Pixabay

Batuan di bumi ada banyak sekali jenisnya, bahkan tidak sedikit juga yang memiliki nilai ekonomis. Salah satu batuan yang memiliki nilai ekonomi tinggi adalah batu marmer (marbel).

Batu marmer merupakan salah satu jenis batuan metamorf (metamorphic), yaitu batuan yang terbentuk karena adanya tekanan dan suhu yang tinggi atau panas pada bumi.

Batu ini seringkali dimanfaatkan untuk dijadikan keramik, dinding, bahkan furnitur. Untuk mengetahui informasi lengkap seputar batu marmer, simak ulasan di bawah ini.

Sekilas tentang Batu Marmer

Ilustrasi bangunan yang terbuat dari batu marmer. Foto: Unsplash

Merangkum buku Kreasi Unik Batu Alam oleh Solehuddin, kata "marmer" berasal dari bahasa Yunani (marmairein) yang berarti berkilau. Batu marmer terbentuk dari batuan limestone yang mengkristal selama jutaan tahun.

Batu ini berwarna indah dengan corak yang beraneka ragam, sehingga banyak digunakan dalam dunia arsitektur. Sebagai contoh, Menara Parthenon yang dibangun pada tahun 447-432 SM terbuat dari marmer.

Dalam pengaplikasiannya, batuan marmer lebih cocok digunakan untuk interior ketimbang eksterior karena batuan ini tidak tahan terhadap cuaca.

Batuan marmer banyak terdapat di Indonesia, tetapi baru sedikit yang dapat ditambang. Hal tersebut terjadi karena kendala infrastruktur yang belum memadai.

Baca juga: 4 Daerah Penghasil Marmer Terbesar di Indonesia

Ciri-ciri Batu Marmer

Ilustrasi batu marmer. Foto: Pixabay

Sebagai salah satu jenis batu alam dan batuan metamorf atau malihan, batu marmer ini mempunyai ciri khusus yang membedakannya dengan jenis batu lain.

Dikutip dari buku Menelusuri Tulungagung Lewat Pena oleh Alfiah Nur Aini, dkk, beberapa ciri dari batu marmer, di antaranya sebagai berikut:

  1. Mempunyai struktur batu yang kompak.

  2. Gugusan kristal yang ada di batu marmer rek™tif sama dengan tekstur halur sampai yang agak kasar.

  3. Pada umumnya marmer tersusun atas mineral kalsit dengan mineral minor lainnya seperti mika, klhorit, kuarsa, dan jenis silikat lainnya seperti graphit, hematit, dan juga limorit.

  4. Mempunyai nilai komersil atau ekonomi yang bergantung pada warna dan tekstur batu tersebut.

  5. Terpengaruh oleh porositas, kekuatan regangan, dan kekuatan terhadap cuaca.

Jenis-jenis Batu Marmer

Ilustrasi tambang batu marmer. Foto: Unsplash

Batu marmer memiliki banyak jenis yang dibedakan berdasarkan warna, tekstur, dan juga komposisi mineral yang menyusun batuan tersebut. Berikut jenis-jenis batu marmer yang dikutip dari buku Menelusuri Tulungagung Lewat Pena oleh Alfiah Nur Aini, dkk:

  1. Statuary marble, yakni jenis batuan marmer yang putih bersih dan mempunyai tekstur yang bagus.

  2. Architectural marble, yakni batuan marmer yang mempunyai warna tekstur, mutu, dan kekuatan yang bagus.

  3. Ornamental marble, yakni batuan marmer yang memiliki warna yang indah.

  4. Onix marble, yakni batuan marmer yang yang jernih dan terdiri dari material-material organik dan juga kalsit.

  5. Cipolin marble, yakni batuan marmer yang banyak mengandung mika dan juga talk.

  6. Ruin marble, merupakan batuan marmer yang bertekstur halus dan juga kristal yang tidak teratur.

  7. Breccia marble, merupakan batuan marmer yang mempunyai tekstur kasar dan juga persegi.

  8. Shell marble, merupakan batuan marmer yang terdiri dari fosil-fosil.

  9. Carrara marble, yakni batu marmer yang mempunyai warna putih murni. Batu jenis ini seringkali digunakan oleh bangsa Yunani dan Romawi sebagai bahan dasar pembuatan patung dan juga air mancur.

  10. Limestone, yakni marmer yang yang memiliki warna beige atau coklat. Batu marmer ini bisa ditemukan dari danau ataupun bekas danau.

  11. Breksi, yakni batu marmer yang terbentuk karena adanya bekas longsoran tanah.

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Batu marmer termasuk jenis batuan apa?

chevron-down

Batu marmer merupakan salah satu jenis batuan metamorf (metamorphic) atau malihan.

Dari mana batu marmer terbentuk?

chevron-down

Karena termasuk jenis batuan metamorf, baru marmer terbentuk karena adanya tekanan dan suhu yang tinggi atau panas pada bumi.

Batu marmer digunakan untuk apa?

chevron-down

Batu marmer seringkali dimanfaatkan untuk dijadikan keramik, dinding, bahkan furnitur.